Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

UCI NOVITA

2 karya publik ditemukan.

2026: 12020: 1

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Auditory Intellectually Repetition (AIR) dengan Metode Brainstorming terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII di SMPN 4 Batusangkar.

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Suci Novita, NIM 223015033. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Auditory Intellectually Repetition (AIR) dengan Metode Brainstorming terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII di SMPN 4 Batusangkar. Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang kesulitan dalam menyelesaikan soal yang disajikan dalam bentuk yang bervariasi, memahami soal cerita, dan mengubahnya ke dalam model matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Auditory Intellectually Repetition dengan metode Brainstorming terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan rancangan Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 4 Batusangkar Tahun Pelajaran 2025/2026 yang terdiri atas dua kelas. Sampel ditentukan melalui teknik saturated sampling. Data diperoleh melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan dianalisis menggunakan SPSS Statistics 27. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition dengan metode Brainstorming lebih baik dibanding siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Berdasarkan analisis deskriptif kuantitatif, kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata sebesar 75,44, sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata sebesar 71,76. Dengan demikian, nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol sehingga model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition dengan metode Brainstorming berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF TIPE EVERYONE IS A TEACHER HERE (ETH) BERBANTUKAN SIMULASI PhET TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PADA KELAS X MIPA SMAN 1 PARIANGAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

UCI NOVITA, NIM. 14 107 045, Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Aktif Tipe Everyone is a Teacher Here (ETH) berbantukan Simulasi PhET terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa pada Kelas X MIPA SMA N 1 Pariangan”, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Tadris Fisika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. 2019. Hasil belajar fisika siswa khususnya kelas X MIPA SMA N 1 Pariangan masih tergolong rendah. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata dan persentase ketuntasan dari ulangan harian materi gerak melingkar siswa kelas X MIPA SMA N 1 Pariangan tahun pelajaran 2018/2019. Rendahnya hasil belajar fisika siswa disebabkan proses pembelajaran masih berpusat pada guru, pembelajaran tidak menarik, kurangnya kesempatan siswa untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, akibatnya siswa hanya menerima saja yang disampaikan oleh guru. Oleh kerena itu dilakukan penelitian mengenai Penerapan Model Pembelajaran Aktif Tipe Everyone is a Teacher Here (ETH) berbantukan Simulasi PhET. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar fisika siswa dengan penerapan model pembelajaran aktif tipe ETH berbantukan simulasi PhET lebih baik dari pada hasil belajar fisika siswa dengan penerapan pembelajaran konvensional di kelas X MIPA SMAN 1 Pariangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan Randomized Control Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA SMAN 1 Pariangan berjumlah 65 orang siswa. Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling yang menghasilkan dua kelas sampel yaitu kelas X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan X MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Data yang diambil berupa tes hasil belajar ranah kognitif berupa tes pilihan ganda sebanyak 25 butir soal dan dianalisis secara statistik dengan uji-t. Data ranah afektif dan ranah psikomotor siswa menggunakan lembar observasi aktivitas siswa yang di analisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata ranah kognitif kelas eksperimen 72,38 sedangkan pada kelas kontrol 64,73. Hasil rata-rata untuk ranah afektif pada kelas eksperimen 69,95 sedangkan untuk kelas kontrol 62,98. Hasil rata-rata untuk ranah psikomotor pada kelas eksperimen 70,25 sedangkan untuk kelas kontrol 61,24. Hal ini diperkuat dengan hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji-t, didapatkan thitung = 2,304 untuk ranah kognitif, thitung = 6.900 untuk ranah afektif, thitung = 6.301 untuk ranah psikomotor sedangkan nilai ttabel= 1,645 pada taraf 0,05; thitung > ttabel. Ho ditolak dan H1 diterima dapat diambil kesimpulan bahwa hasil belajar fisika siswa dengan penerapan model pembelajaran aktif tipe ETH berbantukan simulasi PhET lebih baik dari pada pembelajaran konvensional.