Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Seni

38 karya publik ditemukan.

2024: 12023: 12018: 132017: 202016: 3

Motif Masyarakat Membeli Sepeda Motor Kredit Melalui Perusahaan Multifinance Daripada Pembiayaan Murabahah Pada Bank Syariah (Studi Kasus Masyarakat Jorong Koto Sawah Nagari Pintu Padang Kecamatan Mapat Tunggul Kabupaten Pasaman)

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Senia Yunita, NIM 1930401118 yang berjudul “Motif Masyarakat Membeli Sepeda Motor Kredit Melalui Perusahaan Multifinance Daripada Pembiayaan Murabahah Pada Bank Syariah (Studi Kasus Masyarakat Jorong Koto Sawah Nagari Pintu Padang Kecamatan Mapat Tunggul Kabupaten Pasaman) Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah apa motif masyarakat Jorong Koto sawah Nagari Pintu Padang Kecamatan Mapat Tunggul Kabupaten Pasaman Memilih Kedit Kepemilikan Sepeda Motor Daripada Pembiayaan Murabahah pada Bank Syariah serta apa saja yang menjadi faktor timbulnya motif tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan apa motif masyarakat memilih kredit kepemilikan sepeda motor daripada pembiayaan murabahah pada bank syariah dan faktor apa saja yang menyebabkan timbulnya motif tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik anasisis data yang penulis gunakan adalah dengan cara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data yang penulis gunakan adalah teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motif masyarakat memilih kredit kepemilikan sepeda motor daripada pembiayaan murabahah pada bank syariah adalah motif biogenetis, motif sosiogenetis dan motif ekonomi. Sedangkan faktor yang menyebabkan timbulnya motif terbagi dua yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor eksternal diantaranya adalah faktor lingkungan atau sosial, faktor budaya, faktor promosi dan faktor kebutuhan. Selanjutnya faktor internal diantaranya adalah faktor individu atau pribadi, faktor kepercayaan dan faktor keinginan atau cita-cita

Pengaruh Pendekatan Saintifik dengan Teknik Spotlight terhadap Self Confidence dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII MTsS Balimbing dalam Pembelajaran Matematika

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DILA MARTA SOSENI, NIM : 1730105008 Judul skripsi : “Pengaruh Pendekatan Saintifik dengan Teknik Spotlight terhadap Self Confidence dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII MTsS Balimbing dalam Pembelajaran Matematika”. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Tadris Matematika Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini rendahnya self confidence dan hasil belajar peserta didik. Kebiasaan belajar peserta didik yang kurang baik, terlihat pada peserta didik merasa takut untuk menyelesaikan soal di depan kelas, tidak percaya dengan kemampuan yang dimiliki, peserta didik cenderung percaya dengan jabawan teman yang mengakibatkan hasil belajar peserta didik rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mendiskripsikan self confidence peserta didik kelas VIII MTsS Balimbing yang pembelajarannya menggunakan pendekatan saintifik dengan teknik spotlight. 2) Untuk mengetahui apakah hasil belajar peserta didik yang menggunakan pendekatan saintifik dengan spotlight lebih baik dari pada hasil belajar menggunakan pembelajaran konvensional dalam pemebelajaran metmatika SMP/MTs. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasy-eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII MTsS Balimbing tahun pelajaran 2023/2024 yang terdiri dari 2 kelas yang berjumlah 35 peserta didik. Sampel penelitian kelas VIII.2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.1 sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket self confidence dan soal tes akhir hasil belajar peserta didik. Teknik analysis data angket menggunakan perhitungan berdasarkan skala Likert, sedangkan untuk hasil belajar peserta didik melakukan uji normalitas, uji homogenitas variansi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat Self confidence peserta didik yang mendapatkan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik dengan teknik spotlight memiliki predikat yang tinggi, pencapaian hasil belajar peserta didik menggunakan pendekatakan saintifik dengan teknik spotlight lebih baik daripada hasil belajar peserta didik menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat pada hasil uji satu pihak memperoleh hasil yaitu t_hitung>t_(tabel )atau 2,47>1,69

Wahhabi Islam : From Revival and Reform to Global Jihad

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Before 9/11, few Westerners had heard of Wahhabism. Today, it is a household word. Frequently mentioned in association with Osama bin Laden, Wahhabism is portrayed by the media and public officials as an intolerant, puritanical, militant interpretation of Islam that calls for the wholesale destruction of the West in a jihad of global proportions. In the first study ever undertaken of the writings of Wahhabism's founder, Muhammad Ibn Abd al-Wahhab (1702-1791), Natana DeLong-Bas shatters these stereotypes and misconceptions. Her reading of Ibn Abd al-Wahhab's works produces a revisionist thesis: Ibn Abd al-Wahhab was not the godfather of contemporary terrorist movements. Rather, he was a voice of reform, reflecting mainstream 18th-century Islamic thought. His vision of Islamic society was based upon a monotheism in which Muslims, Christians and Jews were to enjoy peaceful co-existence and cooperative commercial and treaty relations. Eschewing medieval interpretations of the Quran and hadith (sayings and deeds of the prophet Muhammad), Ibn Abd al-Wahhab called for direct, historically contextualized interpretation of scripture by both women and men. His understanding of theology and Islamic law was rooted in Quranic values, rather than literal interpretations. A strong proponent of women's rights, he called for a balance of rights between women and men both within marriage and in access to education and public space. In the most comprehensive study of Ibn Abd al-Wahhab's interpretation of jihad ever written, DeLong-Bas details a vision in which jihad is strictly limited to the self-defense of the Muslim community against military aggression. Contemporary extremists like Osama bin Laden do not have their origins in Wahhabism, she shows. The hallmark jihadi focus on a cult of martyrdom, the strict division of the world into two necessarily opposing spheres, the wholescale destruction of both civilian life and property, and the call for global jihad are entirely absent from Ibn Abd al-Wahhab's writings. Instead, the militant stance of contemporary jihadism lies in adherence to the writings of the medieval scholar, Ibn Taymiyya, and the 20th century Egyptian radical, Sayyid Qutb. This pathbreaking book fills an enormous gap in the literature about Wahhabism by returning to the original writings of its founder. Bound to be controversial, it will be impossible to ignore.

Merekayasa Kearifan Tempatan: Citra Seni dalam Teknologi (Penerbit USM)

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Keindahan seni dan keunikan teknologi dalam kehidupan masyarakat di Nusantara khasnya masyarakat Melayu yang saling berbaur menjadikannya unggul dalam kelas yang tersendiri. Telahan ilmu yang berteraskan kearifan tempatan ditekuni melalui pelbagai disiplin yang dikelompokkan sebagai alam sejarah, alam sastera, alam pendidikan, alam masyarakat desa, alam perubatan tradisional, alam rohaniah, alam seni, alam pembinaan, alam perkapalan dan perniagaan, alam pengurusan/adat tradisional Melayu, alam air, alam belantara dan alam pertanian. Sesungguhnya, galuran ilmu yang luas ini telah memungkinkan terhasilnya teks berbahasa Melayu yang mengangkat judul Merekayasa Kearifan Tempatan: Citra Seni dalam Teknologi. Persembahan buku ini dibahagikan kepada empat bahagian, iaitu Bahagian I: Ilmu Seni Alam, Bahagian II: Teknologi Seni Persembahan, Bahagian III: Teknologi Seni Warisan dan Bahagian IV: Teknologi Seni Reka Bentuk. Perihalan kearifan tempatan yang terpancar bukan sahaja memperlihatkan kebijaksanaan masyarakat Melayu memanfaatkan alam seninya; malah menghubungkaitkannya dengan merekayasa seni dalam teknologi bagi penghasilan ilmu baharu.