Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SP

6 karya publik ditemukan.

2021: 12020: 12018: 12017: 3

Indonesia X-Files

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

“Kamu gila. Ngelawan arus. Pulang tinggal nama entar." Begitu yang terlontar dari kolega dr. Abdul Mun’im Idries, ketika akhir 1993, dokter forensik ini berani menjadi saksi ahli kasus pembunuhan Marsinah. Kala itu, santer diyakini pejuang buruh ini dihabisi oknum militer—ketika militer paling ditakuti dengan penculikan senyapnya. Tapi berani-beraninya Mun’im mengusik tentara. Lalu, apa yang dihadapi Mun’im dan fakta apa yang ia temukan ketika harus terjun pada detik-detik mencekam Tragedi Trisakti dan Tragedi Semanggi? Bagaimana analisis forensiknya terkait pembunuhan Munir, Tragedi Tanjung Priuk, Tragedi Beutong Ateuh, dan sebagainya? Mun’im dalam buku ini membongkar arsip, membeberkan fakta-fakta mengejutkan, mengungkap sejumlah nama tabu, di samping berbagi kisah dan cara ilmiah (kedokteran) forensik dalam membongkar kriminalitas dan kejahatan di negeri ini.

Mukjizat Gerakan Shalat

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Meskipun banyak orang menganggap ana ustadz, tapi ana geter juga denger ceramah antum yang menguraikan detail ruas-ruas tulang manusia. Antum harus maju terus untuk mengadakan penelitian dan menyebarluaskan temuan-temuan ilmiah tentang rahasia wudhu dan shalat. -Ustadz Yusuf Mansur, Wisata Hati Saya kagum dengan ilmu kesehatan yang dikembangkan oleh dr. Sagiran. Ketakjuban saya semakin menggetarkan sanubari karena apa yang dikembangkan berasal dari gerakan shalat, ibadah wajib yang dilaksanakan kaum muslim lima kali sehari. Tanpa kita sadari, gerakan-gerakan shalat mengandung makna sehat luar biasa, bukan hanya gerakan ritual biasa. Buku Mukjizat Gerakan Shalat ini diharapkan dapat memberikan pandangan kuat tentang nikmat sehat dan sarat motivasi untuk menggapai kualitas hidup lebih balk. -KH. Abdullah Gymnastiar, Pendiri Pesantren Daarut Tauhid, Bandung Saya sudah mempraktikkan senam ergonomis kurang lebih dua tahun. Saya telah merasakan manfaatnya untuk menjaga kebugaran tubuh sehingga dapat menyelesaikan tugas sehari-hari. Sesungguhnya, bangsa ini dulu pernah besar dan jaya. Mari kita berkolaborasi untuk menghasilkan karya-karya besar untuk memperoleh kembali kebesaran dan kejayaan Nusantara. -Purwantono, GM Horison Hotel, Semarang Saya ingin sekali mempelajari dan mewarisi sebagian kecil ilmu yang sedang Bapak kembangkan agar dapat menolong hidup saya di dunia dan akhirat. Saya sering jatuh pingsan dan kejang. Semoga Allah SWT meridhai usaha kita. -M. Sadri, Medan Sudah bertahun-tahun saya menderita diabetes. Dulu, setiap hari kaki saya nyeri sekali. Gula darah hampir selalu di atas 200. Alhamdulillah, setelah saya ikuti pelatihan dr. Sagiran dan mempraktikkan tip wudhu dan shalat sehat sesuai ajaran Rasulullah dalam buku ini, saya tidak perlu lagi memijit kaki setiap hari. Gula darah saya juga stabil. -lbu Maryuni, Yogyakarta -QultumMedia-

Dari Rimba Aceh ke Stockholm

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Darah pejuang mengalir deras dari Ayahnya. Jiwa dan raganya dipertaruhkan demi rakyat Aceh yang dicintainya. Kehidupan yang mewah sebagai dokter dan kebahagiaan bersama anak istri, ia tinggalkan demi perjuangan. Ia menjadi orang kedua setelah Tengku Hasan M. di Tiro dalam perjuangan Aceh Merdeka. Dr. Husaini Hasan selalu setia menemani ke manapun Walli Negara pergi semasa perjuangan. Ia menjadi orang pertama yang dimintai pertimbangan oleh Wali Negara dalam membuat keputusan penting. Kesetiaan dan keteguhan yang dimilikinya menjadikan Wali Negara percaya untuk memberikan beberapa jabatan strategis sekaligus, serta mengutusnya untuk misi-misi penting Aceh Merdeka. Bahkan Wali Negara pernah mengutusnya ke luar negeri, mencari bantuan internasional. Padahal tugas itu seharusnya diemban oleh Malik Mahmud sebagai Menteri Negara Urusan PBB. Mungkin kepercayaan Wali Negara yang begitu besar terhadap dirinya, telah disalahartikan oleh rekan-rekan seperjuangan. Sehingga muncul pihak-pihak yang ingin menjauhkan Dr. Husaini Hasan dari Wali Negara. bahkan dengan tegas mengkhianati teman seperjuangan, menyebarkan fitnah dan memutarbalikkan fakta. Namun dirinya tetap yakin, kebenaran pasti akan selalu menemukan kemenangan. Melalui buku ini, Dr. Husaini Hasan menyampaikan kebenaran sejarah Aceh Merdeka yang sebenarnya. Kini, rasa rindu kepada tanah kelahiran yang telah ia tinggalkan bertahun-tahun semakin memuncak. Dirinya memutuskan kembali ke tanah air dan ingin menyumbangkan gagasan dalam membangun Aceh. Di hari tuanya, Dr. Husaini Hasan berharap dapat menyaksikan kejayaan Aceh yang dihormati oleh daerah-daerah lainnya di Indonesia