Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SITI ZAHARA

3 karya publik ditemukan.

2026: 22022: 1

Students’ Strategies in Overcoming Challenges during the Internship Program

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SITI ZAHARA RAHIMI FITRI, Student ID 22 301 040 60, Thesis Title: "STUDENTS' STRATEGIES IN OVERCOMING CHALLENGES DURING THE INTERNSHIP PROGRAM." English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. The Teaching Internship Program (PPL) is a compulsory program that gives English student teachers the opportunity to gain direct teaching experience in schools. During the program, they apply the knowledge and teaching skills they have learned at university in real classroom situations. However, English student teachers may face various challenges during the internship, such as lesson preparation, instructional delivery, classroom management, assessment practices, student engagement, and adaptation to the school environment. Previous studies have discussed challenges experienced by student teachers during teaching internships. However, studies focusing on the strategies used by English student teachers to overcome these challenges during the Teaching Internship Program (PPL) at the junior high school level in Tanah Datar Regency are still limited. Therefore, this study aimed to explore the strategies used by English student teachers to overcome challenges during the Teaching Internship Program (PPL) at the junior high school level. This study used a descriptive qualitative design. The participants were three English student teachers from the English Teaching Department of UIN Mahmud Yunus Batusangkar who had completed their Teaching Internship Program (PPL) at junior high schools. The participants were selected using purposive sampling based on the research criteria. The data were collected through semi-structured interviews using an interview guide. The interviews were conducted in Indonesian based on the participants’ preferences. The data were analyzed using Miles and Huberman’s (1994) interactive model, which included data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. Member checking was also used to ensure the trustworthiness of the data. The findings showed that the participants used three main types of strategies to overcome the challenges they experienced during the Teaching Internship Program (PPL), namely cognitive strategies, behavioral strategies, and emotional strategies. Cognitive strategies included understanding students’ characteristics, searching for teaching references, reflecting on teaching practices, and finding suitable solutions to teaching challenges. Behavioral strategies included preparing teaching materials and learning media, using games and quizzes, applying code-switching, communicating with mentor teachers, and encouraging students to participate in classroom activities. Emotional strategies included managing nervousness and anxiety, maintaining confidence, remaining patient, and adapting to the school environment. The findings also showed that the participants used these strategies to deal with challenges in lesson preparation, instructional delivery, classroom management, assessment practices, student engagement, and school adaptation.

Analisis Tingkat Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Laju Reaksi Kelas XI SMAN 2 Batusangkar

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Ayu Siti Zahara , NIM 2130110001, “ANALISIS TINGKAT PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI LAJU REAKSI KELAS XI SMAN 2 BATUSANGKAR” Program Studi Tadris Kimia, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI.F2 SMAN 2 Batusangkar. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti, sedangkan instrumen pendukung berupa tes diagnostik Three-Tier Diagnostic Test, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan melalui peningkatan ketekunan dan triangulasi data. Teknik analisis data dilakukan dengan mengklasifikasikan jawaban siswa berdasarkan pola respons pada Three-Tier Diagnostic Test ke dalam kategori paham konsep, miskonsepsi, dan tidak paham konsep, kemudian dihitung persentasenya pada setiap submateri laju reaksi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pemahaman konsep siswa pada materi laju reaksi masih tergolong rendah. Hasil analisis menunjukkan bahwa masih terdapat siswa yang mengalami miskonsepsi dan tidak memahami konsep pada setiap submateri laju reaksi, dengan tingkat miskonsepsi tertinggi terdapat pada submateri yang memiliki karakteristik konsep abstrak dan melibatkan kemampuan analisis serta perhitungan. Faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya pemahaman konsep siswa meliputi rendahnya penguasaan konsep dasar, kesulitan dalam menghubungkan konsep dengan penyelesaian soal, penggunaan metode pembelajaran yang masih didominasi ceramah, serta kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.

Analisis Kesulitan Belajar pada Materi Limit Ditinjau dari Kecemasan Matematika (Math Anxiety) Di Kelas XI MIPA SMAN 1 X Koto Singkarak

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan belajar yang dialami peserta didik dan hasil belajar yang rendah dalam pelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana kesulitan belajar peserta didik dari masing-masing tingkat kecemasan matematika. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu peserta didik Kelas XI MIPA 2 di SMAN 1 X Koto Singkarak. Instrumen pada penelitian ini ada dua, instrumen utama yaitu peneliti sendiri dan instrumen pendukung ada tiga yaitu angket kecemasan matematika (math anxiety), tes soal kesulitan belajar dan pedoman wawancara untuk kesulitan belajar. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa peserta didik yang memiliki kecemasan matematika tinggi, cenderung mengalami kesulitan menggunakan konsep, prinsip maupun prosedural. Peserta didik yang memiliki kecemasan matematika sedang, cenderung mengalami kesulitan belajar menggunakan prinsip dan prosedural dan ada yang mengalami kesulitan belajar dalam konsep dan prosedural. Peserta didik yang memiliki kecemasan matematika rendah cenderung tidak mengalami indikator kesulitan belajar, rata-rata peserta didik mampu menyelesaikan soal tes, hanya saja subjek 5 mengalami kesulitan pada indikator dalam prosedural.