Sejarah Hukum Internasional
Wajib
Profil penulis
230 karya publik ditemukan.
Wajib
Wajib
ABSTRAK HASBY ASSYIDIKY. NIM 1630201020. Judul Skripsi : “Analisis Terhadap Alasan Perceraian oleh PNS di Lingkungan KEMENAG Tanah Datar dalam Perspektif Hukum Islam dan PP NO 10 Tahun 1983 JO PP NO 49 Tahun 1990”. Jurusan Ahwal-Al-Syakshiyyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam Skripsi ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan perceraian oleh PNS di lingkungan Kemenag Tanah Datar dan Tinjauan Hukum Islam terhadap faktor-faktor perceraian yang diajukan PNS di Kantor Kemenag Tanah Datar. Tujuan pembahasan ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan perceraian oleh PNS di lingkungan Kemenag Tanah Datar dan bagaimana tinjauan hukum islam terhadap faktor-faktor perceraian yang diajukan PNS di Kantor Kemenag Tanah Datar. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (Field Research), untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Sumber data primer yaitu Bapak Kasi Bimas (Drs. Alinardius,MA) dan Bapak Kasi PAIS (Drs. H. Erizal, MM) dan pegawai BP4 di Kantor Kementrian Agama Tanah Datar dan sebagai data sekunder yaitu segala sesuatu yang dapat dijadikan sumber data tambahan atau pelengkap dalam mengungkapkan masalah penelitian ini seperti buku-buku Islam, fiqih, jurnal, dan buku lainnya tentang pernikahan atau perkawinan, buku tentang perceraian, UU Yang mengatur tentang Izin Perceraian Bagi PNS).Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melalukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Dari penelitian yang penulis lakukan di lapangan dapat disimpulkan: Pertama, Faktor-faktor yang menyebabkan perceraian oleh PNS di lingkungan Kemenag Tanah Datar yaitu perselingkuhan, masalah ekonomi, kebiasaan buruk suami, tidak ada lagi keharmonisan dalam rumah tangga, status sosial, suami tidak bertanggung jawab dan KDRT. Berdasarkan data yang penulis temukan di lapangan bahwa izin untuk melakukan perceraian di dominasi oleh PNS wanita yang disebabkan oleh faktor-faktor di atas. Mereka (PNS Wanita) tidak tahan lagi dengan kelakuan suami mereka. Kedua, Analisa terhadap faktor-faktor tersebut dalam hukum islam sebagai berikut : Faktor ekonomi, perselingkuhan, Status sosial dan Suami tidak bertanggung jawab memang tidak terdapat dalam alasan perceraian dalam pasal 19 PP No 9 Tahun 1975, namun karena alasan-alasan ini yang menyebabkan terjadinya perselisihan dan pertengkaran yang menyebabkan rumah tangga mereka tidak akan rukun lagi, sehingga penulis mengaitkan alasan-alasan termasuk kategori Ayat 6 Pasal 19 PP No 9 tahun 197. Selanjutnya Faktor kebiasaan buruk suami ini terdapat dalam Ayat 1, alasan penulis mengaitkan dengan Ayat 1 karena suami adalah seorang penjudi. Selanjutnya Tidak ada lagi keharmonisan dalam rumah tangga ini penulis kategorikan ke Ayat 6, alasan penulis mengaitkan dengan Ayat 6 karena suami istri terus menerus berselisih dan bertengkar dan terakhir faktor KDRT, alasan ini terdapat dalam Ayat 4, alasan karena adanya unsur penganiayaan dan perbuatan kasar. Faktor-faktor ini lah yang menyebabkan keretakan rumah tangga para PNS tersebut, yang menyebabkan mereka para PNS meminta izin untuk bercerai dengan pasangannya. Jika ditinjau dari hukum islam, bahwa faktor-faktor tersebut akan bermuara kepada perselisihan dan pertengkaran terus menerus, hal ini sesuai dengan ayat 6 Pasal 19 PP No 9 Tahun 1975.
Hasbi Hidayat, NIM 2230101047, judul skripsi “Pengembangan Instrumen Formatif Berbasis Game Based Learning Menggunakan Aplikasi Kahoot Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VIII SMP” Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih dominannya penggunaan instrumen evaluasi konvensional pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang kurang bervariatif dan belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen formatif berbasis Game Based Learning menggunakan aplikasi Kahoot pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam materi Inspirasi Al-Qur'an: Indahnya Beragama Secara Moderat, serta mengetahui validitas dan praktikalitas produk yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap: Analyze, Design, Develop, Implementation, dan Evaluate. Subjek uji coba penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 4 Pasaman. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan indeks validitas Aiken's V untuk mengukur tingkat validitas dan praktikalitas produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Instrumen formatif berbasis Game Based Learning menggunakan aplikasi Kahoot dinyatakan sangat valid berdasarkan hasil validasi ahli materi dengan nilai rata-rata Aiken's V sebesar 0,83 (83,3%) dan ahli media/instrumen dengan nilai rata-rata Aiken's V sebesar 0,91 (90,7%); (2) Instrumen formatif berbasis Game Based Learning menggunakan aplikasi Kahoot dinyatakan sangat praktis berdasarkan respon guru dan peserta didik dengan nilai rata-rata Aiken's V sebesar 0,865 (86,5%). Dengan demikian, instrumen formatif berbasis Game Based Learning menggunakan aplikasi Kahoot pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam materi Inspirasi Al-Qur'an: Indahnya Beragama Secara Moderat dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan sebagai alternatif instrumen evaluasi dalam pembelajaran PAI di kelas VIII SMP. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pemanfaatan teknologi digital melalui pendekatan Game Based Learning dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas asesmen formatif dan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI.
ABSTRAK Tsaufi Nuriyatul Isbat, NIM : 2030306064, Judul Skripsi: “Hubungan Keharmonisan Keluarga dengan Kualitas Hidup Pada Lansia di Kecamatan Pulau Punjung”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok Pemasalahan dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang diamati oleh peneliti, yaitu lansia di Kecamatan Pulau Punjung merasa bahwa kualitas hidup dalam keluarga sudah tidak lagi terjaga. Hal ini disebabkan oleh perubahan kondisi dan situasi dalam keluarga, seperti sering terjadinya cekcok antara lansia dan anak, serta lansia yang mengambil keputusan sendiri tanpa komunikasi terlebih dahulu. Akibatnya, lansia merasa kualitas hidup dalam keluarga mereka telah hilang. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hidup lansia di Kecamatan Pulau Punjung adalah keharmonisan keluarga. memunculkan tantangan terkait kesejahteraan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keharmonisan keluarga dengan kualitas hidup pada lansia di kecamatan Pulau Punjung. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.591 orang dengan sampel 95 orang. Teknik pengambilan sampel adalah menggunakan random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Skala Likert dengan menggunakan instrumen penelitian skala keharmonisan keluarga dan skala kualitas hidup. Berdasarkan hasil hipotesis menunjukkan bahwa (rxy = 0,024) dengan signifikansi 0,05. Hal ini berarti hipotesis alternatif (Ha) ditolak dan hipotesis nihil (Ho) diterima, artinya tidak terdapat hubungan antara keharmonisan keluarga dengan kualitas hidup pada lansia di Kecamatan Pulau Punjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara keharmonisan keluarga dengan kualitas hidup, maksudnya semakin tinggi keharmonisan keluarga maka semakin tinggi kualitas hidup. Sebaliknya semakin rendah keharmonisan keluarga maka kualitas hidup akan semakin rendah. Hal ini berarti terdapat korelasi yang signifikan antara keharmonisan keluarga dengan kualitas hidup pada lansia di Kecamatan Pulau Punjung.
Hasbi Azhari Zarista. NIM 2030203033. Judul Skripsi: “Kedudukan Tungku Tigo Sajarangan Dalam Sistem Pemerintahan Nagari Perspektif Hukum Tata Negara Islam”. Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam Skripsi ini adalah bagaimana kedudukan tungku tigo sajarangan dalam sistem pemerintahan nagari menurut hukum tata negara dan perspektif hukum tata negara islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kedudukan tungku tigo sajarangan dalam sistem pemerintahan nagari menurut hukum tata negara dan perspektif hukum tata negara islam. Jenis Penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian hukum normatif (library research) Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu hasil penelusuran dari bahan kepustakaan (buku-buku) dan dianalisis secara komprehensif terkait dengan bagaimana kedudukan tungku tigo sajarangan dalam sistem pemerintahan nagari menurut hukum tata negara dan perspektif hukum tata negara islam. Dalam penelitian ini, penulis melakukan penelaahan terhadap bahan pustaka yaitu buku-buku, jurnal, internet serta artikel-artikel ilmiah yang memuat data permasalahan tentang bagaimana kedudukan tungku tigo sajarangan dalam sistem pemerintahan nagari perspektif hukum tata negara islam. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa tungku tigo sajarangan dalam sistem pemerintahan nagari memiliki kedudukan sebagai lembaga adat yang berperan sebagai mitra pemerintah nagari dalam menjalankan pemerintahan nagari, sebagai tempat konsultatif bagi badan permusyawaratan nagari dan bersifat koordinatif dengan lembaga adat lainnya. Dan pemerintahan nagari berkewajiban mengikutsertakan lembaga adat dalam hal perencanaan dan pengambilan keputusan. Dalam hukum tata negara islam tungku tigo sajarangan dapat diibaratkan sebagai majelis syuro atau lembaga ahlul halli wal aqdi yang bertugas sebagai forum musyawarah untuk membantu pemerintah dalam mengelola pemerintahan dan sebagai lembaga pengawas pemerintah.
Kehadiran seorang anak yang normal merupakan harapan semua orangtua, tapi kenyataannya ada orangtua yang memiliki anak yang tidak normal yaitu anak berkebutuhan khusus. Hal tersebut menjadikan orangtua menolak, stres atas kehadiran anaknya yang tidak seperti anak yang normal. Oleh karena itu dalam penelitian ini memiliki pertanyaan penelitian bagaimana dinamika penerimaan orangtua serta proses dan tahapan orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, bagaimana penerimaan diri orangtua dengan peran dan tanggungjawabnya kepada anak berkebutuhan khusus, bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan diri orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, dan bagaimana implikasinya dalam konseling. Untuk menjawab pertanyaan penelitian, peneliti menggunakan metodologi kualitatif Dari proses menemukan fakta di lapangan, orangtua tida langsung menerima anaknya tapi melalui proses dan tahapan, kemudian peran dan tanggung jawab orangtua kepada anak terlihat orangtua berusaha melakukan perannya kepada anak, faktor yang mempengaruhi penerimaan diri orangtua yaitu agama, k dukungan keluarga maupun masyarakat.
Misbaitul Husnah, NIM 1830201043, Judul Skripsi PENERAPAN KRITERIA ADIL BAGI WALI NIKAH DI KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) LIMA KAUM, Jurusan Ahwal Al-Syakhshiyyah, Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2022. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah praktik penerapan kriteria yang adil bagi wali nikah di KUA Lima Kaum. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan kriteria adil yang diterapkan pada wali di KUA Lima Kaum dan menemukan kelangsungan akad nikah bagi wali nikah yang tidak adil di KUA Lima Kaum Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang menggunakan kejadian fenomena dilapangan. Sebagai sumber data primer adalah mewawancarai Kepala KUA Lima Kaum, Penghulu Ahli Madyah dan Penyuluh Fungsional Kantor Urusan Agama (KUA) Lima Kaum. Sedangkan sumber data sekunder yaitunya buku-buku, jurnal, dan artikel mengenai wali nikah. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data dengan tringulasi. Hasil penelitian yang penulis temukan ialah kriteria adil yang diterapakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Lima Kaum terhadap wali ialah dilihat dari pelaksaan atau perilaku wali dari melaksanakan perintah Allah Swt dan perilaku menjauhi larangan-Nya. Pelaksanaan ibadah tersebut berupa sholat baik pelaksanaannya maupun bacaannya, membaca al-qur’an, puasa dan zakat. Dan perilaku menjauhi larangan atau dosa seperti zina, judi dan mabuk. Hal ini dilandasi karena dengan melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya dapat menjauhi orang-orang dari kefasikan sehingga dapat terpenuhi syarat adil bagi wali nikah. Jika terdapat wali yang tidak adil dikarenakan kefasikannya, maka upaya yang dilakukan Kantor Urusan Agama Lima Kaum ialah dengan memberikan pengertian dengan menggunakan kata kata yang baik terhadap wali, dengan memberikan nasehat dengan istilah diminta untuk bertaubat. Jika seandainya wali tersebut tidak mau maka tindakan selanjutnya dengan menggantinya dengan wali yang lain atau wali hakim.
Al-Qu’an sebagai kitab mukjizat, berisi petunjuk yang menjadi sentral ideologi umat Islam mengantarkan kepada kehidupan bahagia di dunia dan akhirat. Taqdîm dan ta’khîr adalah kaidah-kaidah bahasa serta ushlûb balâghah yang indah dan menarik yang terdapat dalam Al-Qur’an yang telah diteliti dan disepakati para ulama bahasa, Nahwu-Sharaf, Balaghah serta Sastra dan sebagainya. Bagian salah satu gaya bahasa dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an yang diperlukan oleh para Mufasir dalam rangka memudahkan bagi umat memahami isi kandungan Al-Qur’an sebagai kitab mu’jizat baik dari sisi bahasa maupun dari kontennya. Melalui kaidah tersebut para mufassir akan menemukan makna-makna yang tersurat mapupun yang tersirat dari sebab-sebab dan rahasia “taqdîm dan ta’khîr “itu.. Oleh karenanya, bagi umat Islam untuk mendapatkan pemahaman yang baik dan benar, tentang kandungan isi Al-Qur’an yang merupakan kitab mukjizat, diperlukan kajian-kajian mendalam tentang kaidah taqdîm dan ta’khîr . Rahasia Taqdim Dan Ta'khir Dalam Al-Qur'an ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak
Penuntun Praktikum Biokimia adalah buku petunjuk tata laksana praktikum yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa bidang kesehatan, termasuk juga pangan dan ilmu gizi. Praktikum Biokimia yang dilaksanakan terdiri atas enam materi percobaan. Ada topik percobaan pengenalan spektrofometer sebagai bekal dasar menggunakan instrumen spektrofometer, analisa kualitatif dan kuantitatif mengenai karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan enzim. Penyusunan Petunjuk Praktikum Biokimia ini masih banyak kekurangan dan perlu adanya penyempurnaan dari berbagai pihak. Untuk itu kami mengharapkan adanya kritik dan saran yang bersifat membangun, sebagai bahan perbaikan di masa mendatang. Semoga Petunjuk Praktikum Biokimia ini dapat bermanfaat bagi siapa saja yang memerlukannya. Sebagai penutup, penyusun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terwujudnya buku petunjuk ini.
HASBY ASSYIDIKY. NIM 1630201020. Judul Skripsi : “Analisis Terhadap Alasan Perceraian oleh PNS Di Lingkungan Kemenag Tanah Datar dalam Perspektif Hukum Islam dan PP No 10 Tahun 1983 Jo PP No 49 Tahun 1990”. Jurusan Ahwal-Al-Syakshiyyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam Skripsi ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan perceraian oleh PNS di lingkungan Kemenag Tanah Datar dan Tinjauan hukum islam terhadap faktor-faktor perceraian yang diajukan PNS di Kantor Kemenag Tanah Datar. Tujuan pembahasan ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan perceraian oleh PNS di lingkungan Kemenag Tanah Datar dan bagaimana tinjauan hukum islam terhadap faktor-faktor perceraian yang diajukan PNS di Kantor Kemenag Tanah Datar. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (Field Research), untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Sumber data primer yaitu Bapak Kasi Bimas (Drs. Alinardius,MA) dan Bapak Kasi PAIS (Drs. H. Erizal, MM) dan pegawai BP4 di Kantor Kementrian Agama Tanah Datar dan sebagai data sekunder yaitu segala sesuatu yang dapat dijadikan sumber data tambahan atau pelengkap dalam mengungkapkan masalah penelitian ini seperti buku-buku Islam, fiqih, jurnal, dan buku lainnya tentang pernikahan atau perkawinan, buku tentang perceraian, UU Yang mengatur tentang Izin Perceraian Bagi PNS).Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melalukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Dari penelitian yang penulis lakukan di lapangan dapat disimpulkan: Pertama, Faktor-faktor yang menyebabkan perceraian oleh PNS di lingkungan Kemenag Tanah Datar yaitu perselingkuhan, masalah ekonomi, kebiasaan buruk suami, tidak ada lagi keharmonisan dalam rumah tangga, status sosial, suami tidak bertanggung jawab dan KDRT. Berdasarkan data yang penulis temukan di lapangan bahwa izin untuk melakukan perceraian di dominasi oleh PNS wanita yang disebabkan oleh faktor-faktor di atas. Mereka (PNS Wanita) tidak tahan lagi dengan kelakuan suami mereka. Kedua, Analisa terhadap faktor-faktor tersebut dalam hukum islam sebagai berikut : Faktor ekonomi, perselingkuhan, Status sosial dan Suami tidak bertanggung jawab memang tidak terdapat dalam alasan perceraian dalam pasal 19 PP No 9 Tahun 1975, namun karena alasan-alasan ini yang menyebabkan terjadinya perselisihan dan pertengkaran yang menyebabkan rumah tangga mereka tidak akan rukun lagi, sehingga penulis mengaitkan alasanalasan termasuk kategori Ayat 6 Pasal 19 PP No 9 tahun 197. Selanjutnya Faktor kebiasaan buruk suami ini terdapat dalam Ayat 1, alasan penulis mengaitkan dengan Ayat 1 karena suami adalah seorang penjudi. Selanjutnya Tidak ada lagi keharmonisan dalam rumah tangga ini penulis kategorikan ke Ayat 6, alasan vi penulis mengaitkan dengan Ayat 6 karena suami istri terus menerus berselisih dan bertengkar dan terakhir faktor KDRT, alasan ini terdapat dalam Ayat 4, alasan karena adanya unsur penganiayaan dan perbuatan kasar. Faktor-faktor ini lah yang menyebabkan keretakan rumah tangga para PNS tersebut, yang menyebabkan mereka para PNS meminta izin untuk bercerai dengan pasangannya. Jika ditinjau dari hukum islam, bahwa faktor-faktor tersebut akan bermuara kepada perselisihan dan pertengkaran terus menerus, hal ini sesuai dengan ayat 6 Pasal 19 PP No 9 Tahun 1975.
Written by David Hornsby, who is a current Linguistics lecturer and researcher at the University of Kent, Linguistics - The Essentials is designed to give you everything you need to succeed, all in one place. It covers the key areas that students are expected to be confident in, outlining the basics in clear jargon-free English, and then providing added value features like summaries of key books, and even lists of questions you might be asked in your seminar or exam. The book uses a structure that mirrors many university courses on linguistics - with separate chapters focusing on linguistic thought, syntax, sound systems, morphology, semantics, pragmatics, language acquisition, and much more.