2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rosdiana, NIM. 2230202028, Judul “Dominasi Toke dalam Praktik Jual Beli Buah Sawo di Nagari Sumpur, Kabupaten Tanah Datar”. Program Studi Hukum Ekonomi Syari’ah (Muamalah) Fakultas Syari’ah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2026. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik penentuan harga dan pemotongan timbangan pada transaksi jual beli buah sawo di Nagari Sumpur, Kabupaten Tanah Datar, dari perspektif Fikih Muamalah. Fenomena yang menjadi fokus utama adalah adanya ketimpangan posisi tawar antara petani dan toke (pengepul) serta praktik pengurangan berat timbangan yang telah menjadi tradisi lokal dengan alasan risiko penyusutan buah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif dengan pendekatan normatif-empiris. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam menggunakan teknik snowball sampling terhadap informan yang terdiri dari 10 petani sawo, 3 toke, dan 2 tokoh masyarakat. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk membedah realitas lapangan dengan prinsip-prinsip hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Perama, Praktik Penentuan Harga: Harga ditentukan secara sepihak oleh toke berdasarkan informasi pasar induk, tanpa ruang negosiasi bagi petani. Kondisi ini dikategorikan sebagai bay’ al-mudhthar (jual beli orang terdesak) yang mencederai prinsip an-taradhin (suka sama suka) dan berpotensi mengandung unsur kezaliman karena adanya eksploitasi terhadap keterbatasan akses pasar petani. Kedua, Pemotongan Timbangan: Praktik pemotongan timbangan seberat 1 hingga 4 kilogram per karung merupakan bentuk tatfif (kecurangan takaran) dan mengandung unsur gharar (ketidakjelasan) karena pemotongan didasarkan pada asumsi kerusakan masa depan, bukan kondisi riil saat transaksi. Ketiga, Perspektif 'Urf: Meskipun telah menjadi kebiasaan lama, praktik ini diklasifikasikan sebagai 'Urf Fasid (adat yang rusak) karena bertentangan dengan nas Al-Qur'an dan prinsip Al-Kharaj bi al-Dhaman, di mana risiko seharusnya berpindah kepada pembeli setelah serah terima, bukan dibebankan kembali kepada petani.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rosdiana Sari, Nim 1730401131, dengan judul skripsi “Penerapan Prinsip 5 C dalam Penyaluran Pembiayaan Murabahah pada KJKS BMT Ampek Jurai Lantai Batu Batusangkar. Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah banyaknya pembiayaan bermasalah yang dialami oleh KJKS BMT Ampek Jurai Lantai Batu Batusangkar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan penerapan prinsip 5 C dalam penyaluran pembiayaan murabahah pada KJKS BMT Ampek Jurai Lantai Batu Batusangkar. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (field research) yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada KJKS BMT Ampek Jurai Lantai Batu Batusangkar. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif kemudian dilakukan penarikan kesimpulan untuk menyimpulkan semua informasi yang telah diperoleh. Hasil penelitian tentang penerapan prinsip 5 C dalam penyaluran pembiayaan murabahah pada KJKS BMT Ampek Jurai Lantai Batu Batusangkar yaitu Pertama, penilaian terhadap character (watak atau kepribadian) untuk menilai apakah nasabah memiliki watak yang baik serta dapat dipercaya atau tidak. Selain itu, penilaian terhadap watak juga dikaitkan dengan keyakinan yang kuat terhadap nasabah. Kedua, penilaian terhadap capacity (kemampuan) untuk menilai kemampuan nasabah dalam mengembalikan pembiayaan yang telah diberikan dilihat dari laporan keuangan nasabah. Ketiga, penilaian capital (modal) untuk menilai jumlah keseluruhan dana yang dimiliki oleh nasabah yang mengajukan permohonan pembiayaan. Keempat, penilaian collateral (jaminan) untuk menilai seberapa besar nilai jaminan yang diberikan oleh nasabah terkait pembiayaan yang diajukan. Kelima, penilaian condition of economy (kondisi perekonomian) untuk menilai perkembangan usaha yang dijalankan oleh nasabah, apakah usaha tersebut maju atau tidak. Dalam penerapan prinsip 5 C dalam penyaluran pembiayaan murabahah, KJKS BMT Ampek Jurai Lantai Batu Batusangkar lebih mengedepankan penilaian terhadap character (watak atau kepribadian), keyakinan yang kuat terhadap nasabah, serta jaminan (collateral) yang diberikan oleh nasabah yang mengajukan permohonan pembiayaan. Kata Kuci : Prinsip 5 C, Pembiayaan Murabahah
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
History of Kings of Gowa Kingdom in South Sulawesi Province, Indonesia.
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan