PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI BERBASIS EXPERIENTAL LEARNING CYCLE PADA MATERI SHOLAT SUNNAH BERJAMA’AH DAN MUNFARID DI SMPN 1 KAPUR IX
ABSTRAK RILA ANGGRAINI, NIM. 1902032019. Tesis “PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS EXPERIENTAL LEARNING CYCLE PADA MATERI SHOLAT SUNNAH BERJAMA’AH DAN MUNFARID DI SMPN 1 KAPUR IX Program Studi Pendidikan Agama Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2022. Penelitian ini didasari oleh sebuah permasalahan yang ada di SMP N 1 Kapur IX yaitu kurangnya pemamfaatan media pembelajaran berupa modul untuk peserta didik gunakan dalam kegiatan pembelajaran. Adapun media yang digunakan dalam pembelajaran yaitu bahan ajar berupa buku paket. Buku paket yang digunakan kurang mendukung peran aktif peserta didik, sehingga peserta didik menjadi pasif dan kurang fokus peserta didik merasa jenuh dan sulit memahami meteri pelajaran. Di dalam buku paket tersebut kurang lengkap, kurang membuat peserta didik termotivasi dalam belajar karena disain dalam buku paket kurang menarik. Dengan demikin penting adanya sebuah media pengembangan sebuah modul yang biasa membuat anak interaktif, aktif Dalam pembelajaran. Salah satunya adalah dengan mengunakan modul Pembelajaran berbasis Experiental Learning dimana modul ini dilengkapi dengan uraian materi yang lengkap, selain itu modul berbasis memiliki desain yang menarik, mempunyai tampilan dengan variasi warna yang hidup, gambar sesuai dengan materi dalam silabus. Tujuan pengunaan modul Pembelajaran berbasis Experiental Learning Cycle adalah dapat meningkatkan motivasi peserta didik dalam belajar Penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan (research and development) dengan menerapkan model ADDIE. Model pengembangan ini terdiri dari lima tahapan yaitu analysis, design (desain), develobment (pengembangan), implementation (implementasi) and evaluation (evaluasi) untuk merancang penelitian (define, design, develop dan desseminate). Instrumen pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, intrumen dan lembar validasi. Modul yang telah dikembangkan kemudian dilakukan uji validasi dan praktikalisasi. Data yang didapat kemudian dianalisis untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisannya. Pengkategorian hasil kevalidan dan kepraktisanya bersadarkan skala likert, dimana persentase antara 0%-20% dengan kategori tidak valid, 21%-40% dengan kategori kurang valid, 41%-60% dengan ketegori cukup valid, 61%-80% dengan ketegori valid, 81%-100% dengan kategori sangat valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi modul Pembelajaran berbasis Experiental Learning Cycle memperoleh nilai 88,88 % dengan kategori valid. Sedangkan untuk hasil praktikalitas modul Pembelajaran berbasis Experiental Learning Cycle memperoleh nilai 96% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil validasi dan uji praktikalisas tersebut maka modul Pembelajaran berbasis Experiental Learning Cycle ini layak digunakan pekerti materi sholat Sunnah berjamaah dan munfarid.