Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

RADA DESVIANA

3 karya publik ditemukan.

2020: 1

SELF HEALING KORBAN PELECEHAN SEKSUAL DI KABUPATEN TANAH DATAR

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RADA DESVIANA, NIM. BKPI. 2002052013, JUDUL: “SELF HEALING KORBAN PELECEHAN SEKSUAL DI KABUPATEN TANAH DATAR”. Studi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah self healing korban pelecehan seksual di Kabupaten Tanah Datar. Terdapat 4 orang korban pelecehan seksual yang melakukan self healing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan self healing yang dilakukan oleh korban Pelecehan seksual yang ada di Kabupaten Tanah Datar Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara. Penentuan sumber data dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan Milles and Huberman dan teknik keabsahan data dengan trianggulasi waktu. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa self healing korban pelecehan seksual di Kabupaten Tanah Datar terdapat 6 aspek yakni: (1) Dampak yang dialami oleh korban pelecehan seksual di Kabupaten Tanah Datar adalah korban mengalami ketakutan, kecemasan, gangguan tidur, rendah diri, tidak berharga, malu dan tertutup, (2) Alasan korban memilih self healing adalah karena malu kejadian pelecehan ini diketahui oleh orang lain dan merasa hal itu adalah aib, merasa mampu untuk melakukannya dan tidak memerlukan biaya yang cukup banyak untuk melakukannya, (3) Bentuk self healing yang dilakukan korban pelecehan seksual di Kabupaten Tanah Datar yakni dalam bentuk olahraga, sharing dengan teman, travelling, melakukan hobi, mempelajari hal baru, menyibukkan diri dengan berbagai macam aktivitas, meng-upgrade diri dan beribadah secara rutin, (4) Cara yang dilakukan korban dalam melakukan self healing adalah tergantung pada bentuk self healing yang dilakukan, namun pada dasarnya untuk melakukan self healing agar berhasil dan dapat dilakukan secara maksimal korban harus memulai dengan niat yang baik, (5) Terdapat beberapa tahap-tahap self healing yang dilakukan korban yakni tahap awal, tahap proses dan tahap hasil, (6) Pengalaman individu setelah melakukan self healing adalah lebih bersyukur karena sudah bisa mengurangi ketakutan dan kecemasannya.

PROFIL ANAK PUTUS SEKOLAH DI NAGARI SUNGAI PATAI KECAMATAN SUNGAYANG KABUPATEN TANAH DATAR

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RADA DESVIANA, NIM. 16 301 080 57, JUDUL: “PROFIL ANAK PUTUS SEKOLAH DI NAGARI SUNGAI PATAI KECAMATAN SUNGAYANG KABUPATEN TANAH DATAR”. Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar tahun 2020. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah profil anak putus sekolah di Nagari Sungai Patai Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar, banyaknya anak-anak yang mengalami putus sekolah pada usia sekolah di era yang serba berpendidikan seperti saat sekarang ini menjadi suatu kajian yang menarik untuk di teliti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran kehidupan anak putus sekolah di Nagari Sungai Patai setelah mengalami putus sekolah. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis penelitian lapangan (descriptif research), menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan teknik Snowball sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis model Milles dan Huberman dan untuk teknik penjamin keabsahan data yaitu dengan cara triagulasi dan analisis kasus negatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa profil anak putus sekolah di Nagari Sungai Patai Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar terdapat 6 aspek yaitu: 1). Latar belakang pendidikan keluarga anak putus sekolah tergolong rendah terutama orang tua 2). Latar belakang ekonomi keluarga anak putus sekolah tergolong menengah kebawah dan kebanyak ekonomi rendah/tidak mampu. 3). Latar belakang keharmonisan keluarga anak putus sekolah menjadi salah satu faktor penyebab anak putus sekolah namun tidak semua anak putus sekolah berasal dari keluarga yang tidak harmonis. 4). Faktor penyebab anak putus sekolah diantaranya adalah faktor rendahnya pendidikan keluarga, ekonomi, motivasi dan minat belajar yang rendah, keharmonisan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan pergaulan. 5). Cita-cita anak putus sekolah, hampir semua anak putus sekolah tidak memiliki cita-cita. 6). Aktivitas/pekerjaan sehari-hari anak putus sekolah pada umumnya bertani dan mengambil upahan orang lain. Kata kunci : Profil, anak putus sekolah.

PROFIL ANAK PUTUS SEKOLAH DI NAGARI SUNGAI PATAI KECAMATAN SUNGAYANG KABUPATEN TANAH DATAR

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

RADA DESVIANA, NIM. 16 301 080 57, JUDUL: “PROFIL ANAK PUTUS SEKOLAH DI NAGARI SUNGAI PATAI KECAMATAN SUNGAYANG KABUPATEN TANAH DATAR”. Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar tahun 2020. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah profil anak putus sekolah di Nagari Sungai Patai Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar, banyaknya anak-anak yang mengalami putus sekolah pada usia sekolah di era yang serba berpendidikan seperti saat sekarang ini menjadi suatu kajian yang menarik untuk di teliti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran kehidupan anak putus sekolah di Nagari Sungai Patai setelah mengalami putus sekolah. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis penelitian lapangan (descriptif research), menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan teknik Snowball sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis model Milles dan Huberman dan untuk teknik penjamin keabsahan data yaitu dengan cara triagulasi dan analisis kasus negatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa profil anak putus sekolah di Nagari Sungai Patai Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar terdapat 6 aspek yaitu: 1). Latar belakang pendidikan keluarga anak putus sekolah tergolong rendah terutama orang tua 2). Latar belakang ekonomi keluarga anak putus sekolah tergolong menengah kebawah dan kebanyak ekonomi rendah/tidak mampu. 3). Latar belakang keharmonisan keluarga anak putus sekolah menjadi salah satu faktor penyebab anak putus sekolah namun tidak semua anak putus sekolah berasal dari keluarga yang tidak harmonis. 4). Faktor penyebab anak putus sekolah diantaranya adalah faktor rendahnya pendidikan keluarga, ekonomi, motivasi dan minat belajar yang rendah, keharmonisan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan pergaulan. 5). Cita-cita anak putus sekolah, hampir semua anak putus sekolah tidak memiliki cita-cita. 6). Aktivitas/pekerjaan sehari-hari anak putus sekolah pada umumnya bertani dan mengambil upahan orang lain.