Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik SMAN 2 Sungai Tarab
ABSTRAK Putri Zahara, NIM 2130105039 Judul Skripsi “ Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik SMAN 2 Sungai Tarab”. Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi matematis peserta didik kelas XI SMAN 2 Sungai tarab. Berdasarkan hasil sumatif tengah semester genap, sebanyak 95% peserta didik berada dibawah KKTP. Analisis tes observasi awal menunjukan banyak peserta didik belum mampu mongkomunikasikan ide dan pemahaman dalam bentuk tulisan, merefleksikan ide-ide matematika kedalam ilustrasi visual serta mengekpresikan masalah kedalam bahasa model matematika. Pembelajaran yang masih berpusat pada pendidik mengakibatkan keterlibatan peserta didik dalam komunikasi matematis rendah. Kondisi ini dapat diatasi dengan penerapan model Problem Based Learning. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematis peserta didik yang diajarkan dengan model Problem Based Learning lebih baik daripada menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas XI SMAN 2 Sungai Tarab. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian Quasy Eksperiment dengan rancangan penelitian Randomized Control Only Design. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seleruh peserta didik kelas XI SMAN 2 Sungai Tarab tahun ajaran 2025/2026. Pengambilan sampel kelas dilakukan dengan teknik Total Sampling, dimana total keseluruahan populasi dijadikan sampel yaitu kelas kontrol adalah XI.F1 dan kelas eksperimen adalah kelas XI.F2. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan komunikasi matematis peserta didik dan dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh signifikansi α atau 0,020 0,05. Hal ini menunjukan bahawa kemampuan komunikasi matematis peserta didik yang menerapkan model Problem Based Learning lebih baik daripada menerapkan model pembelajaran konvensional.