Profil penulis
Muhammad
1.600 karya publik ditemukan.
Mukjizat Kedokteran Nabi; Berobat dengan Rempah dan Buah-buahan
Sejarah Hidup Nabi Muhammad
Al-maut dalam pandangan Nabi Muhammad saw dan para sufi
Fattabiuni, Gaul Cara Nabi
Tahukah kamu bahwa bergurau itu termasuk sunnah Nabi Saw.? Bahkan menurut beliau-sebagai pemimpin umat-gurauan itu penting untuk menyatukan hati dan menghancurkan penghalang silaturahim. Selain bergurau, Nabi Saw. mengajarkan kepada kita berbagai macam cara menjalin hubungan baik dengan orang lain. Buku ini dengan berbagai ilustrasi menarik memaparkan cara pergaulan Nabi Saw.-bagaimana ketika beliau berjanji, melindungi kehormatan seseorang, menjadi pendidik, hingga ketika beliau menjalin hubungan dengan para sahabat, orang tua, anak-anak, dan kaum perempuan. Melalui buku ini, kita dapat meneladani beliau agar perbuatan kita benilai sunnah serta menjadi bukti cinta kepada Allah. Sebab sebagaimana dinyatakan dalam Al-Quran: Katakanlah, "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihimu …" (QS Âli 'Imrân [3]: 31) [Mizan, Noura Books, Nourabooks, Agama Islam, Seri Sunnah Nabi, Ibadah, Indonesia]
7 Sunah Harian Nabi SAW.
Tanpa bermaksud membatasi sunah-sunah Nabi Saw., buku ini ingin menunjukkan kepada kita amalan sederhana yang biasa Rasulullah lakukan setiap hari.ÿ[Mizan, Hikmah, Agama, Islam, Tuntunan, Indonesia]
Kisah Hikayat Nabi Muhammad SAW Dalam Islam
Nabi Muḥammad SAW, selengkapnya Muḥammad bin Abdullah bin Abdul Mutthalib bin Hasyim (lahir di Mekkah, 20 April 570 – wafat di Madinah, 8 Juni 632 pada umur 62 tahun) adalah seorang nabi dan rasul terakhir bagi umat Muslim. Ia memulai penyebaran ajaran Islam untuk seluruh umat manusia dan bangsa jin serta mewariskan pemerintahan tunggal Islam. Meski kaum non-Muslim umumnya menganggap Nabi Muhammad SAW sebagai pendiri Islam, dalam pandangan Muslim, Nabi Muhammad SAW sama-sama menegakkan ajaran tauhid untuk mengesakan Allah SWT sebagaimana yang dibawa nabi dan rasul sebelumnya sejak dari zaman Nabi Adam AS. Umat Muslim menyebut Nabi Muhammad SAW dengan salam penghormatan "Shalallaahu 'Alayhi Wasallam" dan mengiringi dengan shalawat Nabi setiap nama Muhammad diperdengarkan. Dalam mengemban misi dakwahnya, umat Islam percaya bahwa Nabi Muhammad SAW diutus Allah SWT untuk menjadi nabi bagi seluruh umat manusia dan kaum jin, sedangkan nabi dan rasul sebelumnya hanya diutus untuk umatnya masing-masing, seperti halnya Nabi Musa AS yang hanya diutus untuk Bani Israil saja. Sedangkan kesamaan ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW dengan nabi dan rasul sebelumnya ialah sama-sama mengajarkan keesaan Tuhan (Tawhid/Pure Monotheism), yaitu kesaksian bahwa Tuhan yang berhak disembah hanyalah Allah SWT Tuhan Semesta Alam.
Kisah Hikayat Abdul Muthalib Kakek Nabi Muhammad SAW
Abdul Muthalib beliau bernama Asli Syaibah lahir Tahun 497 M, wafat dalam usia 80 Tahun Saat Rasulullah berusia 8 Tahun. Merupakan putra dari Hasyim bin Abdi Manaf. Terkait nama Abdul Muthalib ada kisah yang menyebutkan bahwa pamannya Al-Muthalib bin Manaf bergantian memegang tugas menyediakan minuman dan bantuan yang diperlukan kepada jamaah haji ketika saudaranya Hasyim telah meninggal dunia. Orang-orang Quraisy menyebutnya Al-Faidh karena kemurahan hatinya. Suatu hari, salah seorang temannya, Tsabit bin Al-Mundzir ayah Hasan bin Tsabit, penyair Rasulullah datang kepadanya, lalu berkata, “jika kamu melihat keponakanmu Syaibah diantara kita, maka kamu akan melihat keindahan, kewibawaan, dan kemuliaan.” Muthalib berkata, ”Menurut dugaanku, ibunya tidak akan menyerahkan kepadamu. Begitu juga paman-pamannya dari pihak ibu.” Salma Ibunda Syaibah (Abdul Muthalib) adalah seorang perempuan yang mulia dari bani Addi bin Najjar, yakni Salma binti Amr bin Zaid bin Labib dari Bani Addi bin Najjar. Suatu saat Hasyim bersama dengan kafilahnya berhenti di Madinah. Disana mereka menemukan sebuah pasar yang sedang ramai dengan aktivitas jual beli. Hasyim melihat seorang perempuan berada ditempat yang tinggi diatas pasar Perempuan ini memberikan perintah pembelian dan penjualan untuknya. Ia adalah perempuan yang teguh , berpendirian, rendah hati, dan cantik. Hasyim bertanya kepada penduduk sekitar, apakah ia masih gadis atau janda? Mereka mengatakan bahwa ia janda dan tidak mau menikah kecuali dengan laki-laki yang setara denganya karena kedudukanya terhormat di kalangan kaumnya. Ia menyaratkan bahwa jika ia menikah, maka pemegang kekuasaan adalah dirinya . Hasyim kemudian meminangnya. Stelah mengetahui kemuliaan nasab Hasyim, Salma menikahkan dirinya dengan Hasyim. Setelah perkawinan mereka menghasilkan anak yang pertama yaitu Syaibah. Hasyim wafat dalam sebuah perjalanan di Syam. Ia dimakamkan di Gaza. Setelah ayahnya meninggal Syaibah hidup dibawah penjagaan dan pemeliharaan ibunya dan paman-pamanya. Akhirnya Tsabit memberikan informasi kepada paman Syaibah, Yaitu Al-Muthalib tentang hal tersebut. Maka Al-Muthalib mendatanginya untuk membawanya pulang. Semula Salma menolak permintaan Al-Muthalib. Namun akhirnya ia menyetujuinya. Al-Muthalib membawa Syaibah kembali ke Makkah pada waktu siang. Ketika melihatnya,penduduk Makkah menyangka bahwa Syaibah adalah budaknya. Maka mereka berkata, “ini adalah Abdul Muthalib (budah Muthalib).” Al-Muthalib berkata, “Enyahlah kalian.! Sesungguhnya ia adalah anak saudaraku, Syaibah bin Hasyim.” Namun Syaibah tetap terkenal dengan sebutan Abdul Muthalib. Al-Muthalib pergi ke Yaman dan meninggal disana. Maka Abdul Muthalib bin Hasyim yang mengganti tugas memberikan minuman dan pelayanan kepada jamaah haji. Ia tidak pernah lelah untuk meberikan makanan dan minuman kepada mereka dalam wadah besar yang terbuat dari kulit di Makkah. Ketika sumur Zamzam telah ditemukan, jamaah haji diberi minum dari sumur ini. Abdul Muthalib adalah orang yang pertama kali menggali sumur zamzam setelah zaman dahulu dikubur oleh kabilah Jurhum saat dipaksa untuk keluar dari kota Makkah. Abdul Muthalib membawa air Zamzam ke Arafah untuk memberikan minuman kepada jamaah Haji. Dengan begitu, ia memberikan kenang-kenangan yang luar biasa, yaitu kenang-kenangan Nabi Ismail.
Benarkah Nabi Muhammad & Umatnya Lebih Istimewa
Risalah seminar sedjarah masuknja Islam ke Indonesia; kumpulan pedato, restu dan pendapat para pemimpin, pemerasaran dan pembanding dalam seminar, tg. 17 sampai 20 Marat 1963 di Medan. Ketua umum: Muhammad Said
Pengelolaan tanah kawasan hutan Gunung Rinjani melalui pengembangan model manajemen kolaborasi sebagai resolusi konflik antara masyarakat dengan pemerintah di Pulau Lombok, NTB
Partnership between government and local people on forest management in Mount Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat Province, Indonesia.
Isu, Problematika, dan Dinamika Perekonomian, dan Kebijakan Publik
Salah satu kegunaan ilmu ekonomi selain digunakan untuk menganalisis dan menjelaskan peristiwa ekonomi adalah memberikan informasi mengenai kejadian yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Di dalam istilah statistik, hal ini disebut sebagai forecasting. Forecasting memiliki peran penting tidak hanya dalam ilmu ekonomi saja melainkan juga dalam disiplin ilmu yang lain. Misal untuk peramalan cuaca atau meteorologi, populasi penduduk, peternakan, dan keguaan strategis lainnya. Buku ini merupakan kumpulan dari esai, kajian, serta penelitian yang menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif.
Panduan menggunakan teori motivasi di tempat kerja
Hubungan antara motivasi dan kepuasan kerja dalam kalangan guru di sebuah sekolah kebangsaan di Pasir Gudang
Keajaiban angka dalam Al-Quran
Al-Quran merupakan kitab suci umat Islam, tidak hanya otentik tapi unik dan menarik, Setiap muslim akan selalu dahaga untuk menggali dan mengkaji kandungan makna yang tersirat didalamnya. Buku yang membahas tentang kandungan Al-Quran banyak tersebar luas, mulai dari yang berbahasa Arab maupun Inggris hingga berbahasa Indonesia disertai dengan tema bermacan ragam, Tetapi buku yang membahas dan mengupas tentang rahasia ayat-ayat angka, buku inilah satu-satunya yang akan membuat anda terkesima. Contohnya kapan hari kiamat akan tiba? dan kapan malam lailatur Qadar datang? anda akan terpuaskan dengan jawabannya takkala anda membaca buku ini. Kami pun yakin, semakin rahasia ayat-ayat angka dalam Al-Quran ini dipahami dan didalami, akan membuat anda semakin yakin bahwa Al-Quran memang betul-betul kitab suci yang diturunkan Allah kepada umat-Nya. Dengan kehadiran buku persembahan Mirqat Publishing ini, semoga akan menambah wawasan dan khazanah keilmuan Anda tentang AL-Quran.
40 Sumpah Terdahsyat Dalam Al Quran
Pada periode-periode pertama Islam, mayoritas pakar tafsir memahami sumpah-sumpah al-Quran hanya sebatas penegasan hukum atau penguat berita yang diceritakan dibalik kalimat sumpah tersebut, namun belakangan ini, terutama setelah dunia sains modern mengalami kemajuan yang pesat, maka terungkap sedikit demi sedikit fakta-fakta yang telah ditegaskan dalam ayat-ayat sumpah dalam Al-Quran. Secara keseluruhan,semua apa yang disumpahkan oleh Allah SWT dalam Al-Quran merupakan fenomena-fenomena yang amat dahsyat dan amat vital dalam kehidupan alam semesta ini yang beberapa diantaranya telah nampak dan dapat dirasakan dengan menggunakan peralatan canggih yang merupakan suatu keseimbangan yang maha dahsyat dari Sang Maha Pencipta. Hal ini telah menyita perhatian banyak ilmuan dari berbagai bidang. Dalam buku yang diterbitkan oleh Mirqat Publishing ini akan diuangkapkan 40 sumpah yang dahsyat, 20 diantaranya merupakan fenomena dialam atas dan sebanyak 20 lagi sisanya terdapat di alam bawah.
Asm-A Al-Nabi Al-Karim - the Bounteous Names of the Holy Prophet
Cahaya Sufi
Buku ini mencakup empat puluh pertanyaan seputar tema-tema rohani. Penyusun membuat empat puluh pertanyaaan irfan dan akhlak, lalu ‘menarik’ jawaban pertanyaan-pertanyaan itu dari berbagai tulisan dan ucapan Imam Khomeini. Semoga buku ini mendatangkan manfaat yang besar bagi umat Islam di seluruh dunia yang antu- sias dengan pemikiran-pemikiran rohani dan irfani pemimpin Revolusi Islam Iran yang menggemparkan dunia pada tahun 1979 ini. Walhamdulillahi Rabbil ‘Alamin.!
Menyusuri Jalan Cahaya
Esai-esai Kiai Husein dalam buku ini penuh dengan cinta. Ia tidak menohok dengan serangan tajam, namun mengingatkan dengan refleksi yang berbobot. Kiai Husein juga menghadirkan renugan-tak hanya umat muslim, namun juga lintas agama-tentang makna Islam yang ia pahami sebagai agama cinta; agama yang memberikan pencerahan, bukan menghentak kemarahan. Buku ini akan menghantarkan kita memahami Islam yang berselimut keindahan, dan memancarkan pencerahan. Dalam renungannya, Islam merupakan agama pencerahan yang hendaknya dipahami dengan segala dinamika dan keanekaragaman tafsirnya, bukan mengekalkan pada tafsir tunggal yang berselubung kepentingan dunia dan hasrat kekuasaan. Islam yang diajarkan dengan cinta, keindahan dan pencerahan inilah yang menjadi ruh buku ini. [Mizan, Bentang Pustaka, Bunyan, Agama, Islam, Cinta, Indonesia]