2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Putri Mirnawati NIM 180404092. Judul Skripsi: “Implementasi Pelatihan dan Hubungannya dengan Produktivitas Karyawan di PTPN VI Pangkalan Koto Baru”. Jurusan Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana implementasi program Pelatihan kerja yang dilakukan PTPN VI Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota dalam meningkatkan produktivitas karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan program pelatihan kerja yang dilakukan PTPN VI Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota dalam meningkatkan produktivitas karyawan. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (field Research), dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data adalah dengan cara reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Dari penelitian yang penulis lakukan dilapangan dapat disimpulkan bahwa PTPN VI Pangkalan Koto Baru dalam meningkatkan produktivitasnya adalah dengan memberikan pelatihan terhadap karyawannya. Pelatihan ini dimaksudkan untuk mengurangi adanya kesenjangan kemampuan karyawan senior dengan karyawan baru dalam perusahaan. PTPN VI Pangkalan Koto Baru melakukan satu metode dalam melakukan pelatihan yaitu on the job training yang mana pelatihan dapat dilakukan pada saat bekerja. Produktivitas kerja karyawan PTPN VI Pangkalan Koto Baru melalui pelatihan kerja karyawan menunjukan dampak positif bagi karyawannya. Setelah melakukan pelatihan kerja, karyawan lebih baik dan berkembang melalui pengetahuan, sikap, keterampilan dan kecakapan para karyawan. Karyawan yang telah mengikuti program pelatihan memiliki kemampuan dan keterampilan lebih baik, sehingga mereka mampu bekerja lebih efektif dan efisien dan akhirnya karyawan tersebut mendapat penilaian yang baik pula dalam meningkatkan kinerjanya.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Mahasiswa perlu ditingkatkan kesadarannya bahwa bahasa Indonesia adalah alat komunikasi paling penting untuk mempersatukan seluruh bangsa Indonesia. Hal ini mengingat bahasa Indonesia merupakan alat mengungkapkan diri baik secara lisan maupun tertulis, dari segi rasa, karsa, dan cipta, serta pikir, baik secara etis, estetis, maupun secara logis. Warga negara Indonesia yang mahir berbahasa Indonesia yang akan dapat menjadi warga negara yang mampu memenuhi kewajibannya di mana pun mereka berada di wilayah tanah air dan dengan siapa pun mereka bergaul di wilayah NKRI. Oleh sebab itu, kemahiran berbahasa Indonesia menjadi bagian dari kepribadian Indonesia. Kemahiran berbahasa Indonesia bagi mahasiswa Indonesia tercermin dalam tata pikir, tata ucap, tata tulis, dan tata laku berbahasa Indonesia dalam konteks ilmiah dan akademis. Oleh karena itu, bahasa Indonesia masuk ke dalam kelompok mata kuliah pengembangan kepribadian mahasiswa, yang kelak sebagai insan terpelajar akan terjun ke dalam kancah kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai pemimpin dalam lingkungannya masing-masing. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan kelak dapat menyebarkan pemikiran dan ilmunya, mereka diberi kesempatan melahirkan karya tulis ilmiah dalam berbagai bentuk dan menyajikannya dalam forum ilmiah. Kesempatan berlatih diri dalam menulis akan mengambil proporsi sebesar 70 persen dibandingkan dengan penyajian lisan. Jadi, praktik menggunakan bahasa Indonesia dalam dunia akademik/ilmiah mendapatkan perhatian sangat tinggi dalam perkuliahan ini. Kerja sama dalam meningkatkan kualitas karya tulis hendaknya dipadukan dalam strategi belajar bersama dalam bentuk saling menyunting karya ilmiahnya. Mahasiswa peserta kuliah perlu disadarkan tentang kenyataan ini dan ditimbulkan kebanggaannya terhadap bangsa nasional kita. Kemudian, mahasiswa hendaknya juga ditingkatkan kesadarannya akan kedudukan BI sebagai bahasa negara dan bahasa nasional, dan fungsi BI sebagai bahasa lingua franca yang berpotensi untuk mempersatukan seluruh bangsa. Untuk selanjutnya, mereka hendaknya diminta untuk mengidentifikasi implikasi dari semua butir tentang bahasa Indonesia tersebut bagi mereka sebagai warga negara yang bertanggung jawab. Penyadaran dicapai lewat kegiatan ceramah dan tanya jawab/diskusi, sedangkan identifikasi implikasi melalui diskusi kelompok.