Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MEISYA SAFITRI

1 karya publik ditemukan.

2026: 1

“ANALISIS KEBANGKRUTAN PADA PT BUKALAPAK TBK DENGAN ZMIJEWSKI X-SCORE DAN ALTMAN Z-SCORE TAHUN 2021-2025”

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MEISYA SAFITRI, NIM. 2230404105. Judul Skripsi: "Analisis Ke-bangkrutan pada PT Bukalapak Tbk dengan Metode Zmijewski X-Score dan Altman Z-Score Tahun 2021–2025." Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kondisi keuangan PT Bukala-pak Tbk yang mengalami kerugian pada beberapa periode sehingga mengindi-kasikan adanya economic distress. Kondisi tersebut perlu dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui prediksi kebangkrutan perusahaan. Tujuan penelitian ini ada-lah untuk mengetahui dan menganalisis prediksi kebangkrutan PT Bukalapak Tbk periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan metode Altman Z-Score dan Zmijewski X-Score untuk menganalisis kondisi keuangan perusahaan dalam memprediksi potensi kebangkrutan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dari penelitian ini adalah sumber data sekunder yakni berupa laporan keuangan tahunan PT Bukalapak Tbk untuk periode tahun 2021 hingga 2025. Sumber data tersebut diambil dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dapat diakses melalui tautan www.idx.co.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Bukalapak Tbk secara umum be-rada dalam kondisi aman dan tidak berpotensi mengalami kebangkrutan selama periode penelitian. Berdasarkan metode Zmijewski X-Score dan Altman Z-Score, perusahaan tidak mengalami financial distress dan berada pada kategori aman. Meskipun perusahaan mengalami kerugian pada beberapa periode yang mengindikasikan adanya economic distress, kondisi tersebut belum mengarah pada financial distress maupun kebangkrutan karena perusahaan masih mampu mempertahankan likuiditas, modal kerja, dan struktur permodalan yang baik se-hingga risiko kebangkrutan tergolong rendah.