Profil penulis
M.P.
305 karya publik ditemukan.
Pemahaman Lintas Budaya : dalam Konteks Pariwisata Dan Hospitalitas
Teori Belajar Dan Pembelajaran
Sistem penilaian Pembelajaran
Negara dalam Perspektif Islam (Fiqih Siyasah)
Proses Manajemen Tingkat Satuan Pendidikan
Konseling Karier Disekolah Menengah atas
PROFESI KEGURUAN: Konsep & Strategi Mengembangkan Profesi & Karier Guru
Manajemen Program Kegiatan PAUD Berbasis Otak Kanan
Teori dan Praktek Massage untuk Kesegaran Jasmani
Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar
Dalam buku ini, penulis berusaha menyajikan berbagai teori dan praktik belajar dan pembelajaran yang dapat dijadikan rujukan dalam mencari terobosan baru untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melakukan proses pembelajaran kepada siswa, sehingga proses pembelajaran tidak hanya didominasi oleh guru, yang pada akhirnya menyebabkan siswa kurang berkembang dalam kemampuan berpikirnya. Dengan mengubah model pembelajaran yang konvensional, kepada model pembelajaran yang dinamis dan lebih bermakna, maka akan terbuka kesempatan kepada siswa untuk membangkitkan cara berpikir kritis dan dengan hasil pembelajaran yang lebih baik. *** Persembahan penerbit Kencana (PrenadaMedia)
Pendidikan Kewarganegaraan
Hadirnya buku Pendidikan Kewarganegaraan ini dapat menjadi salah satu alternatif bagi akademisi, guru, praktisi, tokoh masyarakat dan mahasiswa dalam membangun kesadaran warga negara dalam membangun bangsa dan negara.
Mudah & Cepat Belajar Bahasa Inggris untuk Anak
Bahasa Inggris perlu dikenalkan sejak dini kepada anak. Pada saat berumur 4 hingga 7 tahun, anak perlu sesering mungkin dikenalkan dengan beragam kosakata. Anak memiliki potensi yang luar biasa dalam mengingat, memahami, dan melafalkan kosakata. Buku ini dihadirkan untuk membantu anak mengenal bahasa Inggris sejak awal dan telah disesuaikan dengan kurikulum mereka di sekolah. Penyajiannya dibuat semudah mungkin agar mudah dimengerti oleh anak. Selain itu, dilengkapi juga dengan CD interaktif yang akan membuat proses belajar terasa semakin mudah dan menyenangkan. Buku ini ideal diberikan kepada anak-anak yang ingin mulai belajar berbahasa Inggris yang baik dan benar. -TanggaPustaka-
Desain dan Media Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan salah satu pelajaran yang terintegrasi serta tidak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional secara keseluruhan. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan tidak hanya mengembangkan aspek kebugaran jasmani dan kecerdasan kinestetik semata, namun juga melibatkan keterampilan sosial, emosional, dan spasial. Karena itu Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan harus direncanakan sedemikian rupa agar tujuan pembelajarannya bisa tercapai dengan efektif. Buku ini berisi petunjuk praktis perancangan dan implementasi Desain dan Media Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama.
Paradigma Baru Mengajar
Buku ini mengupas tuntas pekerjaan seorang guru. Yang dimulai dari paradigma mengajar yang sesuai dengan abad ke-21, cara mengajar yang sesuai dengan perkembangan zaman, mengevaluasi dan menilai hasil belajar dan karya siswa.Ê --- Penerbit Kencana Prenadamedia Group
Standardisasi Kompetensi Kepala Sekolah
Dunia pendidikan saat ini terutama lembaga pendidikan formal atau persekolahan dihadapka pada suatu era persaingan yang semakin ketat. Banyak sekolah melakukan perubahan-perubahan dalam organisasinya untuk meningkatkan kinerja sekolah. Saat ini proses perubahan dalam lembaga sekolah berkembang dari perbaikan kualitas menjadi manajemen perbaikan dan perubahan. Kepala sekolah, dalam hal ini merupakan sumber daya atau aset yang sangat penting bagi sekolah dalam memenangkan persaingan terhadap sekolah kompetitor. Salah satu faktor penting dalam sistem manajemen sumber daya manusia sekolah agar dapat membangun sistem yang sesuai untuk mencapai kinerja sekolah, dibutuhkan profil kompetensi jabatan. Kemajuan sekolah akan lebih penting bila orang memberikan atensinya pada kiprah kepala sekolah karena alasan-alasan sebagai berikut. Pertama, kepala sekolah merupakan tokoh sentral pendidikan. Hal ini dikarenakan bahwa kepala sekolah sebagai fasilitator bagi pengembangan pendidikan, sebagai pelaksana suatu tugas yang syarat dengan harapan dan pembaruan. Kemasan cita-cita mulia pendidikan secara tidak langsung juga diserahkan kepada kepala sekolah. Begitu pula optimisme para orang tua yang terkondisikan pada kepercayaan menyekolahkan anak-anaknya pada sekolah tertentu, tidak lain karena menggantungkan cita-citanya pada kepala sekolah. Kedua, sekolah adalah sebagai suatu komunitas pendidikan yang membutuhkan seseorang pemimpin untuk mendayagunakan potensi yang ada dalam sekolah. Pada tingkatan ini, kepala sekolah sering dianggap identik, bahkan telah dikatakan bahwasanya wajah sekolah ada pada kepala sekolah. Peran kepala sekolah di sini bukan hanya sebagai seorang akumulator, melainkan juga sebagai konseptor manajerial yang bertanggung jawab pada kontribusi masing-masing demi efektivitas dan efisiensi kelangsungan pendidikan. Keunggulan dan kualitas suatu sekolah dipengaruhi oleh berbagai variabel, variabel kompetensi kepala sekolah memiliki posisi yang sangat penting, kualitas kompetensi kepala sekolah akan memengaruhi efektivitas sekolah, dan menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif, yaitu lingkungan belajar yang memotivasi para anggota sekolah untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan inovasi. Hanya kepala sekolah yang memiliki kompetensi tinggi yang akan memiliki kinerja yang memberi teladan, menginspirasi dan memberdayakan, kondisi ini akan mendorong perubahan yang bermasyarakat, relevan, efektif biaya serta diterima oleh staf, murid, dan masyarakat. Dengan demikian, seperti apa kepala sekolah yang berkompetensi tinggi itu, maka buku ini adalah jawabannya. Di dalam buku ini Anda akan menemukan solusi untuk usaha ke arah standardisasi kompetensi bagi kepala sekolah sesuai kebutuhan dunia modern dan kearifan lokal masyarakat Indonesia.Ê *** Persembahan penerbit Kencana (PrenadaMedia)
DEVELOPING ISLAMIC CONTENT-BASED MATERIALS IN TEACHING VOCABULARY AT ENGLISH DEPARTMENT OF TARBIYAH AND TEACHER TRAINING FACULTY OF IAIN BATUSANGKAR
<em>Due to the limited sources of Vocabulary teaching materials, the researcher was eager to design a model of vocabulary materials assumed needed by te students for their daily conversation. The design was a Research and Development applying descriptive procedure of three model suggested by Borg and Gall (1983) who propose three ways of developing a model of teaching material, namely: procedural, conceptual, theoretical.” Then, he followed the research procedure by Sugiyono (2007: 298) suggesting ten steps of a research and development: (1) identifying research problem, (2) collecting information, (3) designing the product, (4) validating the design, (5) revising the design, (6) testing the product , (7) revising the product, (8) applying the design, (9) re-revising the product , and (10) publishing the prooduct. In validating the model, he asked some comments from experts. Because of limited time and other reasons of doing the research, he just applied the step 1 up to 4. Based on the validation result, it could be concluded that the model had fulfilled the criteria both content and construct validity.</em><em></em>
THE DEVELOPMENT OF AUTHENTIC ASSESSMENT RUBRIC ON HISTORY OF ISLAMIC CULTURE SUBJECT AT ISLAMIC EDUCATION DEPARTMENT OF IAIN BATUSANGKAR
This research is motivated by the fact that there is no standardized rubric in assessing students’ performance either in performing the duties or in measuring the ability of students, especially for the subject of History of Islamic Culture taught to the students of Islamic Religious Education at IAIN Batusangkar. This research is a development research using Instructional Development Institute (IDI) model. The development procedure starts from planning, in the form of preliminary research and information gathering, until expert validation and product practice test. In the stage of expert validation, there are three aspects reviewed in the rubric developed, such as the material, construction and language aspects. Then, based on the three experts’ validation results, it is shown that this authentic scoring rubric has very valid criteria on material aspects with an average of 3.57. In aspects of construction rubric authentic assessment also has a very valid criteria with an average of 3.67 while the language aspect obtained an average of 3.23 with the category is very valid. Hence, overall an authentic scoring rubric developed based on expert validation results has a very valid criterion with an average value of 3.53, whereas the authentic assessment rubric practicality analysis is known that this rubric is very practical to use, with a practicality value of 890.63 and an average practical value of 89.06 with a very practical category.
Psikologi Islami Teori dan Penelitian
Buku edisi kedua ini merupakan revisi dan pengembangan dari skripsi saya yang berjudul “Suatu Tinjauan Pemikiran An-Nabhani Tentang Kepribadian”, yang telah di sahkan pada bulan Mei 2007 di Fakultas Psikologi UNISBA. Tujuan penulisan tersebut untuk mendeskripsikan pemikiran Taqiyuddin An-Nabhani tentang kepribadian, dalam upaya menempatkannya sebagai kajian ilmiah di psikologi Islami. Yaitu, menetapkan proposisi-proposisi berkaitan dengan perilaku manusia. Rancangan penelitian yang digunakan bersifat deskriptif dengan menggunakan strategi penelitian studi perpustakaan. Meskipun demikian, dalam buku ini sudah ditambahkan penelitian psikologi Islami yang menggunakan konsepsi-konsepsi dari Taqiyuddin An-Nabhani. Penelitian tersebut bahkan sudah ada / dilakukan oleh Amalia Roza Brillianty, M.Si sebelum skripsi saya selesai disusun. Saya sangat berterima kasih kepada Amalia Roza Brillianty, M.Si yang telah mengizinkan saya untuk memaparkan hasil penelitiannya di buku ini. Taqiyuddin An-Nabhani merupakan seorang ulama dan pemikir muslim yang hidup dalam rentang waktu 1914 M – 1977 M. Pemikirannya bersifat orisinil yang merujuk pada al-Quran dan al-Hadits, memiliki uraian tentang hakekat / konsep manusia yang unik, menjelaskan perilaku manusia secara umum, menjelaskan perilaku spesifik manusia pada basis kultur dimana manusia itu hidup, menjelaskan perilaku manusia yang berdimensi vertikal (ketuhanan), hampir seluruh konsepsi-konsepsi yang digunakan dalam menjelaskan perilaku manusia memiliki definisi / penjelasan, serta sudah diterapkan di lebih dari 40 negara dan berhasil mencetak kepribadian Islam pada individu-individu, yaitu terbentuknya ‘aqliyyah Islam dan nafsiyyah Islam. Buku ini diharapkan bisa menjadi bahan pertimbangan untuk pengembangan psikologi Islami dan menjadi masukan bagi (kemungkinan) pengembangan kurikulum psikologi berbasis Islam.
DEVELOPMENT OF A THINKING SKILL TEACHING MODEL IN DISAIN PEMBELAJARAN SUBJECT
<em>The thinking skill teaching model which is based on metacognitive theory is a teaching method that requires students' skills in managing and controlling themselves to develop their thinking ability. The developed thinking skill model refers to four types of skills, namely problem-solving skills, decision-making skills, critical and creative thinking skills. The teaching model is developed to teach students’ thinking ability. This is a research and development study that adopts Borg & Gall (1989) steps consisting of four stages, namely (1) Collecting information (including literature review, observation of existing tools and creating research framework); (2) Designing (formulating research objectives, estimating funds and time required and research work procedures); (3) Developing initial product form (initial draft of product design); and (4) conducting initial field trials. Based on the result of the research, it is found that 1) the developed thinking skill model is the research that tries to develop a learning model to develop and improve students' thinking ability, 2) the theoretical foundation of the development of this thinking skill model is metacognitive theory, 3) the product validation result generated, in the form of modules and assessment instruments, is in valid category, because the products produced is in line with the theoretical basis used, 4) based on the practicality of the product, in the form of modules and valuation instruments, it was found that it is in the practical category, meaning that the resulted product is applicable in teaching students’ thinking capability.</em>