2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hidayatul Hasanah NIM 2230201023, Judul Skripsi : “Telaah Arah Kiblat Masjid-Masjid Tuo Dalam Perspektif Ilmu Falak”. Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhshiyyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya ketepatan arah kiblat sebagai salah satu syarat sah pelaksanaan salat. Sebagian besar masjid-masjid tuo di Sumatera Barat dibangun pada masa ketika metode penentuan arah kiblat masih dilakukan secara tradisional sehingga perlu dilakukan kajian kembali berdasarkan perkembangan ilmu falak modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis posisi arah kiblat masjid-masjid tuo berdasarkan metode Bayang-Bayang Kiblat (BBK), membandingkan tingkat deviasi arah kiblat antar masjid, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kemiringan arah kiblat.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, pengukuran arah kiblat menggunakan metode Bayang-Bayang Kiblat (BBK), wawancara dengan pengurus masjid, tokoh agama, dan jamaah, serta sumber sekunder berupa buku Ephemeris Hisap Rukyat Kementerian Agama RI 2026. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumen. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima masjid tuo yang menjadi objek penelitian, hanya satu masjid yang memiliki arah kiblat mendekati arah kiblat ideal dan tergolong sangat akurat, sedangkan empat masjid lainnya masih mengalami penyimpangan dengan tingkat deviasi yang berbeda-beda. Deviasi arah kiblat yang diperoleh yaitu Masjid Raya Limo Kaum sebesar 2°, Masjid Rao-Rao sebesar 8°, Masjid As-Sa'adah Gurun sebesar 11°, Masjid Tuo Kayu Jao sebesar 10°, dan Masjid 60 Kurang Aso sebesar 22°. Perbedaan tingkat deviasi tersebut dipengaruhi oleh metode penentuan arah kiblat pada masa pembangunan, keterbatasan alat ukur, kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap ijtihad ulama terdahulu, belum dilaksanakannya kalibrasi arah kiblat secara berkala, serta perkembangan ilmu falak yang menghasilkan metode penentuan arah kiblat yang lebih akurat. Penelitian ini menunjukkan bahwa telaah arah kiblat tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi ilmiah terhadap ketepatan arah kiblat, tetapi juga sebagai upaya penyempurnaan pelaksanaan ibadah tanpa mengurangi nilai historis maupun penghormatan terhadap ijtihad para pendiri masjid.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
HIDAYATUL HASANAH, NIM. 1630103037, judul skripsi: “Pengaruh Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) Terhadap Kualitas Pelayanan Administrasi Pegawai Di Dinas Pendidikan Kota Solok”, Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah pengrauh sistem informasi manajemen kepegawaian (SIMPEG) terhadap kualitas pelayanan administrasi pegawai. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh sistem informasi manajemen kepegawaian terhadap kualitas pelayanan administrasi pegawai di Dinas Pendidikan Kota Solok. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan seberapa besar pengaruh sistem informasi manajemen kepegawaian terhadap kualitas pelayanan administrasi pegawai di Dinas Pendidikan Kota Solok. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif asosiatif. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 09 Maret 2020 di Dinas Pendidikan Kota Solok yang beralamatkan di jalan Tembok Raya Nan Balimo Kota Solok. Sampel pada penelitian ini adalah pegawai/ laryawan ASN dan NON ASN dengan secara acak atau teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dokumentasi, observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, koefisien korelasi product moment, regsesi linier sederhana, uji determinan dan uji signifikansi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis regresi linier sederhana antara variabel sistem informasi manajemen kepegawaian (SIMPEG) terhadap kualitas pelayanan administrasi pegawai di Dinas Pendidikan Kota Solok di peroleh persamaan Y’ = 44,620 + 0,160X selanjutnya nilai korelasi dari hasil perhitungan R Square yang dihasilkan 0,12 yang dihasilkan dari R² = 0,110². Hal ini berarti 0,110 atau 11,0% kualitas pelayanan administrasi pegawai di pengaruhi oleh sistem informasi manajemen kepegawaian (SIMPEG). Sedangkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,110 yang berstandakan positif memiliki arti bahwa semakin baik sistem informasi manajemen kepegawaian (SIMPEG) maka semakin baik pula tingkat kualitas pelayanan administrasi kepegawaian.
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
One of the learning problems encountered by Arabic language learners is the reading problem of identifying meaning of unfamiliar words. Therefore, this study aims to investigate types of word meaning inferencing employed by Arabic language learners at both levels: beginner and advanced. It also explores the extent of their success in inferencing as well as identifies differences between beginner and advanced students in inferencing meaning from context. Ten university students from both levels participated in this qualitative study by performing reading tasks on selected Arabic texts. Data were gathered through think-aloud protocols and retrospective interviews. Findings reveal that most of the students tended to use sentence level inference compared to word and discourse levels for text comprehension. Meanwhile, translation is the most preferred linguistic source to infer word meaning from context. The study also reveals that most of the subjects succeeded in inferencing target words effectively. For differences between the two levels, advanced students used world knowledge more frequently compared to the beginners who were more prone to using sentence meaning and syntagmatic relation.