Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

HANIFA

74 karya publik ditemukan.

2026: 62025: 172024: 152023: 42022: 42021: 32020: 52019: 12018: 82017: 62016: 1

Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar Membedah Anatomi Kurikulum 2013 untuk Membangun Masa Depan Pendidikan yang Lebih Baik

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Munculnya Permendikbud no 57 tahun 2014 mengisyaratkan kekuatan dari posisi kurikulum 2013 yang menganut: (1) pembelajaran yang dilakukan guru (taught curriculum) dalam bentuk proses yang dikembangkan berupa kegiatan pembelajaran di sekolah, kelas, dan masyarakat; dan (2) pengalaman belajar langsung peserta didik (learned-curriculum) sesuai dengan latar belakang, karakteristik, dan kemampuan awal peserta didik. Pengalaman belajar langsung individual peserta didik menjadi hasil belajar bagi dirinya, sedangkan hasil belajar seluruh peserta didik menjadi hasil kurikulum.

Melatih Kemampuan Problem Posing melalui Situation-Based Learning bagi Siswa Sekolah Dasar

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Di kelas, guru lah yang serig bertanya ke siswa dan bukan sebaliknya. Pernahkah berpikir, bahwa sebenarnya banyak sekali yang ingin siswa tanyakan, tapi tak pernah sampai terungkapkan. Jika seperti ini terus, maka banyak kesempatan siswa bertanya, yang terlewatkan. Bukankah dari berbagai pertanyaan siswa itulah, guru dapat melihat dan mengevaluasi kertercapaian proses pembelajaran (yang terjadi) pada diri siswa? Sayangnya, selama ini metode pembelajaran yang digunakan di kelas justru lebih menekankan siswa untuk belajar menjawab, daripada belajar untuk bertanya (menyajikan permasalahan), sehingga tidak mengembangkan kesadaran siswa terhadap masalah. Akibatnya, kemampuan problem posing siswa menjadi rendah, siswa kurang berkesempatan untuk mengembangkan kreativitas dan produktivitas berpikirnya. Siswa tidak belajar bagaimana menyajikan masalah matematis, bagaimana bertanya, apa yang sebaiknya ditanyakan (problem posing), sehingga kesadaran mereka terhadap masalah itu sendiri masih sangat rendah. Oleh karena itu, buku ini dihadirkan dalam rangka menjawab permasalahan tersebut. Mengapa kemampuan problem posing penting untuk dimiliki siswa dan bagaimana mengembangkan kemampuan problem posing tersebut dalam suatu proses pembelajaran di kelas. Salah satu model pembelajaran yang dapat memfasilitasi kebutuhan itu adalah model Situation-Based Learning. Bagaimana model pembelajaran SBL ini dapat melatih kemampuan problem posing, dikumpas tuntas dalam buku ini.

Pendekatan Konseling Behavior (Setting Kelompok) dalam Meningkatkan Kedisiplinan Kehadiran Siswa di SMA Islam Raudhatul Jannah Kota Payakumbuh

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

HANIFAH USMAN, NIM. 13.108.061 Judul Skripsi “Pendekatan Konseling Behavior (Setting Kelompok) dalam Meningkatkan Kedisiplinan Kehadiran Siswa di SMA Islam Raudhatul Jannah Kota Payakumbuh” Jurusan Bimbingan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun 2017. Permasalahan pokok dalam skripsi ini adalah apakah pendekatan konseling behavior dapat dalam meningkatkan kedisiplinan kehadiran siswa di SMA Islam Raudhatul Jannah kota Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pendekatan konseling behavior dalam meningkatkan kedisiplinan kehadiran siswa di SMA Islam Raudhatul Jannah kota Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian ekperimen, dengan model quasi ekperimen. Dalam penelitian ekperimen ini penulis memberikan treatment sebanyak 4 kali. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa yang frekuensi keterlambatannya sering 5-7 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi keterlambatan siswa setelah treatment dengan pendekatan konseling behavior mulai berkurang dan bahkan setelah sesi ke-3 dan ke-4 siswa tidak lagi terlambat. Dengan demikian berarti pendekatan konseling behavior , dapat meningkatkan kedisiplinan siswa dalam kehadiran masuk sekolah.

Internet Marketing dengan Facebook, Myspace dan Twitter

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

“Sebelum ini, ia dianggap aktiviti yang tidak mendatangkan faedah. Kini ramai yang mula sedar kehebatannya sebagai medium terbaik internet marketing.” Facebook, Myspace dan Twitter adalah laman web social networking yang merangkumi pelbagai peringkat komunikasi. Ia menekankan kepada kerjasama online dan perkongsian antara pengguna. Rangkaian sosial ini adalah medium yang mampu memasarkan bisnes anda ke satu tahap yang menguntungkan. Lengkap dengan penerangan bagaimana ingin menyertai laman web social networking ini. Turut diterangkan secara terperinci, teknik dan strategi pemasaran yang efektif. Miliki buku ini kerana ia adalah rujukan terbaik bagi anda mempertingkatkan bisnes internet anda.

ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN GENERALISASI SISWA PADA MATERI SEGITIGA KELAS VII SMP ISLAM RAUDHATUL JANNAH

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menganalisis kemampuan penalaran generalisasi siswa dalam pembelajaran matematika, yang dapat dijadikan pedoman dalam merancang pembelajaran dengan baik. Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa agar tujuan pembelajaran matematika dapat tercapai adalah kemampuan penalaran. Siswa yang mendayagunakan kemampuan penalarannya dengan baik, akan memberikan keuntungan kepada siswa itu sendiri yaitu, siswa mudah mamahami konsep, mengkomunikasikan dan memecahkan suatu masalah, terkhususnya untuk kemampuan penalaran generalisasi matematis siswa. Fakta yang ada di lapangan kemampuan penalaran generalisasi siswa bagus,tetapi siswa belum mendayagunakan kemampuan penalaran generalisasinya secara maksimal. Belum maskimalnya siswa dalam mendayagunakan kemampuan penalaran generalisasi matematis, mengakibatkan siswa bernalar kurang logis dan sistematis. Hal ini juga peneliti temukan di SMP Islam Raudhatul Jannah, dalam menyelesaikan soal banyak siswa yang memiliki jawaban yang benar, tetapi masih terdapat langkah-langkah yang digunakan siswa kurang sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran generalisasi siswa pada aspek: (1) Menjelaskan/identifikasi pola (masalah), (2) Menggunakan hasil identifikasi untuk menentukan langkah berikutnya, (3) Membuat formula/mengambil kesimpulan (generalisasi), (4) Menggunkan hasil generalisasi (formula) untuk pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan metode gabungan yaitu metode kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII1 SMP Islam Raudhatul Jannah yang berjumlah 28 orang. Data yang dikumpulkan berupa data tes kemampuan penalaran generalisasi matematis dan hasil wawancara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tulisan dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis dengan prosedur mereduksi data, analisis hasil kerja, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Setelah itu, dilakukan validasi dengan menggunakan triangulasi data. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) Menjelaskan/identifikasi pola (masalah) tergolong sangat memuaskan, (2) Menggunakan hasil identifikasi untuk menentukan langkah berikutnya tergolong cukup memuaskan (3) Membuat formula/mengambil kesimpula(generalisasi), pada indikator ini memiliki predikat sangat memuaskan, (4)Menggunkan hasil generalisasi (formula) untuk pemecahan masalah tergolong memuaskan.