2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANNISA FITRIA NINGSIH, Reg. Num.2230104003 entitled: "FACTORS CAUSING STUDENTS' LACK OF CONFIDENCE DURING MICROTEACHING PRACTICES" (A Descriptive Qualitative Study of English Language Teaching Department Students at UIN Mahmud Yunus Batusangkar), English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. The problem of this research is that the factors causing students' lack of confidence during Microteaching practices have not yet been clearly identified. Therefore, this research aimed to analyze the factors causing students' lack of confidence during Microteaching practices among English Language Teaching Department students. This study employed a qualitative descriptive research design. The participants were eight English Language Teaching Department students at UIN Mahmud Yunus Batusangkar who had completed the Microteaching course. Data were collected through semi-structured interviews and analyzed using the interactive model proposed by Miles and Huberman, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings revealed that students' lack of confidence during Microteaching practices was influenced by three main factors: psychological factors, social factors, and situational factors. Psychological factors, particularly self-doubt, emerged as the most dominant factor affecting students' confidence. Social factors were reflected mainly through peer judgment, while situational factors consisted of performance pressure and being observed and evaluated during teaching performances. The findings also showed that these factors were closely interconnected and collectively influenced students' confidence throughout the Microteaching process. Understanding these factors may contribute to developing supportive learning environments and strategies that help pre-service teachers build confidence during teaching practice.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fitria Ningsih, NIM 2230402025. Judul Skripsi “Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pertumbuhan Penduduk Terhadap Kemiskinan di Indonesia Tahun 1996-2025” Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kondisi kemiskinan di Indonesia yang mengalami fluktuasi meskipun tingkat pendidikan cenderung meningkat dan laju pertumbuhan penduduk cenderung menurun. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara tingkat pendidikan, pertumbuhan penduduk, dan kemiskinan perlu diuji secara empiris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pendidikan dan pertumbuhan penduduk secara parsial maupun simultan terhadap kemiskinan di Indonesia selama tahun 1996–2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, jenis data yang digunakan yaitu data sekunder dan menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS 26. Pada penelitian ini yang menjadi variabel independent yaitu tingkat pendidikan dan pertumbuhan penduduk sedangkan sebagai variabel dependentnya yaitu kemiskinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, tingkat pendidikan berpengaruh negatif terhadap kemiskinan, dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,547, t hitung sebesar -3,818, dan nilai signifikansi sebesar 0,001 ( 0,05), yang berarti setiap kenaikan tingkat pendidikan akan menurunkan tingkat kemiskinan di Indonesia. Sementara itu, pertumbuhan penduduk tidak berpengaruh terhadap kemiskinan, dengan nilai koefisien regresi sebesar -2,978, t hitung sebesar -0,369, dan nilai signifikansi sebesar 0,715 (> 0,05). Secara simultan, tingkat pendidikan dan pertumbuhan penduduk berpengaruh terhadap kemiskinan di Indonesia, dengan nilai F hitung sebesar 34,074 dan signifikansi sebesar 0,000 ( 0,05). Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,716 menunjukkan bahwa 71,6% variasi kemiskinan di Indonesia dapat dijelaskan oleh tingkat pendidikan dan pertumbuhan penduduk secara bersama-sama, sedangkan sisanya 28,4% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian ini.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Afifah Fitria Ningsih, Nim 1830202001. Judul skripsi:“Konsep Peguasaan Pematang Sawah di jorong balai labuah ateh nagari limo kaum menurut hukum agraria dan fikih muamalah ”, prodi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, Universitas Negeri Islam Mahmud Yunus Batusangkar. Tahun 2023. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana konsep penguasaan peamatang sawah yang terjadi di Jorong Balai Labuah Ateh Nagari Limo Kaum menurut hukum adat dan fiqh muamalah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelasakan konsep penguasaan pematang sawah yang terjadi di Jorong Balai Labuah Ateh Nagari Limo kaum menurut hukum adat. Untuk mengetahui dan menjelaskan konsep penguasaan pematang sawah yang terjadi di Jorong Balai Labuah Ateh Nagari Limo Kuam menurut fiqh muamalah. Jenis penelitian yang yang penulis gunakan yaitu penelitian lapangan (field Research) dengan menggunkan metode kualitatif yang mengungkapkan dan menggambarkan kejadian-kejadian, fenomena-fenomena, data yang terjadi dilapangan. Sebagaimana adanya dengan kenyataaan yang sebenarnya, penelitian lapangan ini dilakukan di Jorong Balai Lauah Ateh Nagari Limo Kaum Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar dengan menggunakan uraian dan informasi yang didapatkan dari objek yang diteliti. Dari hasil penelitian yang ditemukan bahwa dalam pelaksanaan penguasaaan pematang sawah yang dilakukan oleh dua petani yaitu pemilik sawah diatas (manginduak) dan pemilik sawah dibawah (manganak) dimana keduanya ingin menguasai dan memanfaatkan pematang sawah dengan cara menanaminya dengan tanaman produktif seperti cabe rawit, pepaya dan bawang. Negara mengakui keberadaan hak-hak masyarakat hukum adat sebagimana tertuang dalam pasal 18 B ayat 2, pasal 18 I ayat 3 UUD 1945, pasal 3 UUPA, dan Peraturan Gubernur Nomor 21 tahun 2012 Pasal 5. Menurut hukum adat pematang sawah tersebut tidak boleh dimiliki melainkan dimanfaatkan dengan cara ditanaminya tanaman produktif yang mana pemilik sawah diatas (manginduak) lebih berhak penguassan pematang tersebut. Dalam persfektif fiqh muamalah dijelaskan bahwa dalam praktek penguasaan pematang sawah tidak boleh dilakukan melainkan hanya boleh mengambil manfaat karena dalam surah al-Hadid ayat 7 dijelaskan bahwa asal usul kepemilikan adalah milik Allah SWT dan manusia tidak memiliki hak kecuali memanfaatkan dengan cara yang diridhai oleh Allah SWT.