Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

DWI HARTIKA

1 karya publik ditemukan.

2026: 1

Pengaruh Intensitas Paparan Cyberbullying di TikTok terhadap Perilaku Komunikasi Siswa SMAN 1 Sungayang

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya penggunaan media sosial TikTok di kalangan remaja yang meningkatkan paparan cyberbullying melalui kolom komentar dan interaksi antarpengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas paparan cyberbullying di TikTok terhadap perilaku komunikasi siswa SMAN 1 Sungayang. Variabel intensitas paparan cyberbullying dianalisis menggunakan Teori Terpaan Media (Media Exposure Theory), sedangkan perilaku komunikasi siswa dianalisis menggunakan Teori Stimulus-Organism-Response (S-O-R). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatif. Populasi penelitian berjumlah 416 siswa kelas X dan XI, dengan sampel sebanyak 81 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif serta regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas paparan cyberbullying di TikTok berada pada kategori baik, ditandai dengan siswa yang masih cukup sering menemukan komentar yang mengandung unsur cyberbullying, meluangkan waktu membaca kolom komentar, serta memberikan perhatian terhadap komentar tersebut. Perilaku komunikasi siswa juga berada pada kategori baik, yang terlihat dari kemampuan siswa mengenali bentuk pesan cyberbullying, memahami dampaknya, dan memberikan respons yang positif. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa intensitas paparan cyberbullying di TikTok tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku komunikasi siswa SMAN 1 Sungayang. Perilaku komunikasi siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, seperti lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, teman sebaya, pengalaman pribadi, serta kemampuan menyaring informasi dari media sosial. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi sekolah, orang tua, dan siswa dalam meningkatkan literasi digital serta mencegah terjadinya cyberbullying.