Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

CTA

33 karya publik ditemukan.

2025: 32024: 12023: 42022: 22021: 32020: 22018: 52017: 72016: 3

Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak melalui Kegiatan Meronce di TK B Tunas Bangsa Bukittinggi

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

OLIVIA OCTA SARI, NIM 13 132 059, Judul Skripsi: “Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Meronce Di TK B Tunas Bangsa Bukittinggi, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018. Penelitian ini berawal dari kenyataan yang ada di TK B Tunas Bangsa Bukittinggi bahwa keterampilan motorik halus anak belum berkembang secara optimal dan masih perlu peningkatan, dikarenakan oleh kegiatan yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan motorik halus anak kurang kreatif. Oleh karena itu, peneliti menggunakan kegiatan meronce supaya dapat membantu meningkatkan keterampilan motorik halus anak sehingga dapat berkembang secara optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan meronce di TK B Tunas Bangsa Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berbentuk Pre-Eksperimental. Jenis desain yang digunakan dengan tipe one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh anak TK B Tunas Bangsa Bukittinggi dan dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling, yaitu kelompok B2 yang berjumlah 15 orang anak. Teknik pengumpulan data digunakan lembaran observasi. Kemudian data diolah dengan uji perbedaan (t-test). Berdasarkan analisis data, diperoleh rata-rata hasil test pretest adalah 15.4 dan hasil posttest menunjukkan rata-rata nilai 21.8. Hasil penelitian terlihat bahwa kegiatan meronce mengalami peningkatan terhadap keterampilan motorik halus anak. Dengan demikian, berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok eksperimen. Maka hipotesis alternatif diterima, bahwa kegiatan meronce dapat meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak di TK B Tunas Bangsa Bukittinggi.

Prinsip Etika dan Moralitas dalam Pelayanan Kebidanan

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Panduan Belajar ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan bagi mahasiswa Program Studi DIII Kebidanan STIKes Hang Tuah Pekanbaru. Panduan Belajar ini kami persembahkan untuk mendukung perkembangan pendidikan dan menambah ilmu mahasiswa serta menjadikan anak didik yang berkualitas. [Penerbit Deepublish, Deepublish, Bidan, Kebidanan, Buku Ajar Kebidanan]

Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak melalui Kegiatan Meronce di TK B Tunas Bangsa Bukittinggi

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

OLIVIA OCTA SARI, NIM 13 132 059, Judul Skripsi: “Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Meronce Di TK B Tunas Bangsa Bukittinggi, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018. Penelitian ini berawal dari kenyataan yang ada di TK B Tunas Bangsa Bukittinggi bahwa keterampilan motorik halus anak belum berkembang secara optimal dan masih perlu peningkatan, dikarenakan oleh kegiatan yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan motorik halus anak kurang kreatif. Oleh karena itu, peneliti menggunakan kegiatan meronce supaya dapat membantu meningkatkan keterampilan motorik halus anak sehingga dapat berkembang secara optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan meronce di TK B Tunas Bangsa Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berbentuk Pre-Eksperimental. Jenis desain yang digunakan dengan tipe one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh anak TK B Tunas Bangsa Bukittinggi dan dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling, yaitu kelompok B2 yang berjumlah 15 orang anak. Teknik pengumpulan data digunakan lembaran observasi. Kemudian data diolah dengan uji perbedaan (t-test). Berdasarkan analisis data, diperoleh rata-rata hasil test pretest adalah 15.4 dan hasil posttest menunjukkan rata-rata nilai 21.8. Hasil penelitian terlihat bahwa kegiatan meronce mengalami peningkatan terhadap keterampilan motorik halus anak. Dengan demikian, berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok eksperimen. Maka hipotesis alternatif diterima, bahwa kegiatan meronce dapat meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak di TK B Tunas Bangsa Bukittinggi.

Analisis pelaksanaan pembiayaan mudharabah pada PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek “.

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dalam penulisan skripsi ini yang menjadi permasalahan adalah bagaimana proses pelaksanaan akad pembiayaan mudharabah pada PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek, faktor-faktor persetujuan pembiayaan mudharabah pada PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek, tahap-tahap yang diambil oleh pihak PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek setelah memberikan pembiayaan mudharabah kepada nasabahnya. Jenis penelitan yang dilakukan adalah penelitian (field research) dengan mengunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi untuk mendapatkan data-data yang berhubungan dengan masalah yang diteliti, kemudian menbaca, menelaah selanjutnya menganalisis data yang diperlukan dengan berbagai landasan teori dan terakhir menarik kesimpulan. Hasil penelitian penulis adalah bahwa analisis pelaksanaan dalam pembiayaan Mudharabah yang dilakukan oleh PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek kepada calon nasabah adalah PT. BPRS Haji Miskin pandai sikek menganalisis pengunaan dana oleh calon nasabah dan menilai bagaimana karakter dari calon nasabah yang akan melakukan pembiayaan mudharabah setelah itu PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek menilai rencana anggaran biaya atau RAB yang dibutuhkan oleh nasabah serta menganalisis sumber dana yang akan disalurkan kepada calon nasabah. Dimana PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek dalam pembiayaan Mudharabah yang diberikan kepada nasabah terkesan kurang tepat sebagaimana yang tertera dalam akad pembiayaan Mudharabah pasal 2 tentang pendapatan. Faktor-faktor persetujuan dalam pembiayaan mudharabah sudah sesuai dengan fatwa DSN fatwa DSN-MUI No. 07/DSN-MUI/IV/2000 tentang ketentuan mudharabah pasal 8 yang berbunyi : “Kriteria pengusaha, prosedur pembiayaan dan mekanisme pembagian keuntungan diatur oleh LKS dengan memperhatikan fatwa DSN. Tahap-tahap yang diambil oleh pihak PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek setelah memberikan pembiayaan mudharabah kepada nasabahnya sudah sesuai dalam penyelesaian, perselisihan antara nasabah/ Mudharib dengan PT. BPRS Haji Miskin Pandai Sikek dalam pembiayaan mudharabah lebih mengutamakan penyelesaian dengan cara musyawarah, apabila pembiayaan sulit bahkan sudah tidak ada harapan kembali kepada Bank, upaya yang dapat ditempuh adalah dengan mengajukan gugatan perdata ke lembaga Peradilan Agama atau melalui Badan Arbitrase Syariah Nasional (BASYARNAS), sesuai dengan pilihan penyelesaian sengketa yang disepakati para pihak, sebagaimana yang disebut dalam akad mudharabah. Kata kunci : Pembiayaan mudharabah.

Audit Laporan Keuangan Usaha Kecil dan Menengah

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini berisi dua bagian. Bagian pertama berisi konsep akuntansi dan prosedur audit sederhana atas akun-akun yang ada di laporan keuangan suatu perusahaan. Bagian kedua berisi kasus komprehensif audit laporan keuangan perusahaan kecil dan menengah. Mahasiswa diharapkan mampu memahami dan menjelaskan tujuan dan prosedur audit berdasarkan kasus yang telah disajikan. Kemudian, mahasiswa diminta menyusun kertas kerja pemeriksaan, draft laporan keuangan auditan, dan opini iv Audit Laporan Keuangan Usaha Kecil dan Menengah Berbasis Akuntansi dan Perpajakan auditor independen. Kertas kerja pemeriksaan (KKP) yang harus diselesaikan berbasis akun-akun yang disajikan dalam laporan keuangan.

Secrets of Elemental Quilting

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Focusing on design rather than technique, this guide demonstrates how a motif can be rotated, reflected, or repeated to create an entirely new quilt pattern. Thirty base elements are provided in several sizes for easy tracing, scanning, or photocopying, and step-by-step instructions explain how to arrange copies of the chosen element to create border, corner, block, or frame designs. Illustrations show examples of assembled patterns, and the last chapter provides directions for adding trapunto, a padding technique that adds depth and definition. The DVD counterpart brings the discussion to life as the author creates a custom quilt design based on a single geometric figure, marks a quilt top, and demonstrates three different trapunto projects.

Aplikasi Material pada Dinding

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tidak hanya material utama yang memengaruhi tampilan rumah tapi material pelengkap yang digunakan sebagai ornamen pun dapat dimanfaatkan secara maksimal. Material dapat diaplikasikan pada desain ruang secara menyeluruh atau hanya digunakan sebagai material kombinasi. Warna, tekstur, hingga motif material dapat menciptakan suasana atau nuansa tertentu, seperti hangat, segar, romantis, sejuk, bahkan ceria. Inilah salah satu alasan mengapa pemilik rumah menggunakan material tambahan untuk melengkapi tampilan ruang. Buku ini menghadirkan 38 inspirasi desain ruang yang memanfaatkan material alam seperti bambu, kayu, batu bata, dan batu alam sebagai material pelapis dinding. Tiga puluh delapan desain yang ditampilkan dikelompokkan berdasarkan fungsi ruang. seperti ruang tamu, kamar tidur, dapur, dan kamar mandi. Tiap desain dilengkapi dengan gambar 3D yang menampilkan desain ruang secara keseluruhan. Selain itu, untuk mempermudah Anda dalam proses pembangunan, tiap desain pun dilengkapi dengan denah yang menunjukkan ukuran ruang dan posisi furnitur. Inspirasi desain yang ditampilkan pada buku ini pun menjadi lengkap karena di dalamnya terdapat perhitungan biaya sederhana yang dapat Anda jadikan referensi. -TransMedia-

Pengembangan Sumber Belajar Fisika Melalui Mobile-Learning Berbasis Android pada Materi Fluida Kelas XI SMA/MA

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penggunaan smartphone berbasis android dikalangan pelajar sering dimanfaatkan untuk media sosial dan permainan saja. Jarang sekali atau bahkan sangat sedikit siswa menggunakan smartphone berbasis android ini untuk menunjang pelajaran di luar kelas. Hal ini disampaikan langsung oleh beberapa orang siswa SMAN 1 Sungayang, tentang pemanfaatan smartphone berbasis android. Belajar mandiri dimana siswa dapat belajar diluar pembelajaran dalam kelas tanpa bantuan guru atau pendidik. Untuk membantu peserta didik dalam proses belajar di luar kelas atau belajar mandiri tersebut, dapat menggunakan sumber belajar. Sumber belajar yang sering atau banyak digunakan oleh siswa adalah buku pelajaran. Buku pelajaran yang penggunaannya kurang optimal oleh siswa karena kesulitan untuk dibawa-bawa, jumlahnya yang terbatas untuk dipinjam disekolah, serta buku pelajaran yang kurang menarik bagi siswa. Hal demikian menyebabkan siswa mengharapkan pelajaran dari guru. Untuk mengatasi masalah tersebut maka peneliti mengembangkan sumber belajar fisika melalui mobile-learning berbasis android pada materi fluida kelas XI SMA/MA. Penelitian ini termasuk kepada penelitian pengembangan (research and development). Penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu : pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Pada tahap pendefinisian, dilakukan analisis penggunaan sumber belajar fisika yang sering digunakan oleh siswa. Dimulai dengan mewawancara beberapa orang siswa di SMAN 1 Sungayang serta menganalisis silabus pembelajaran fisika di kelas XI SMA sebagai sumber belajar siswa dan menganalisis siswa. Tahap kedua yaitu tahap perancangan (desain) sumber belajar fisika dengan menggunakan adobe flash CS.6 berisikan materi-materi tentang fluida beserta gambar-gambar untuk mendukung materi. Pada tahap pengembangan (develop) dilakukan uji coba praktikalitas di SMAN 1 Sungayang terhadap 22 orang siswa kelas XI tahun ajaran 2015/2016 diluar pembelajaran dalam kelas. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) hasil validasi terhadap sumber belajar fisika melalui mobile-learning berbasis android yang dikembangkan untuk kelas XI adalah valid dengan persentase 71,75%. (2) hasil uji coba yang dilakukan kepada siswa kelas XI SMAN 1 Sungayang tahun ajaran 2015/2016 menunjukkan telah memenuhi kriteria praktikalitas yaitu dapat dipakai dan digunakan dalam proses pembelajaran diluar kelas yaitu sangat praktis dengan persentase 81,63 %.

Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap berbagai macam patologi sosial dan degradasi moral yang terjadi pada anak Bangsa akhir-akhir ini. Dengan cara memperlihatkan berbagai bentuk praktik terbaik (best practices) pendidikan karakter berbasis nilai dan tradisi pesantren, buku ini merupakan sumbangsih nyata untuk menyehatkan kehidupan sosial-keagamaan di Negeri ini. Tentu saja, pesantren di sini tak hanya berfungsi sebagai perspektif, namun juga sebagai mozaik yang memiliki daya tariknya sendiri, baik dari kehidupan sehari-harinya, isi pendidikannya, hingga sistem dan metode pengajarannya. Dengan tata nilai dan tradisi yang telah terpelihara selama ratusan tahun, tak bisa dipungkiri, institusi pesantren merupakan rujukan terpenting pendidikan karakter di Negeri ini yang sangat kontributif terhadap lahirnya kader-kader Bangsa. Sebut saja nama-nama berikut ini: KH. Hasyim Asyari, KH. Wahid Hasyim, Kiai Wahab Chasbullah, KH. Masykur, KH. Idham Chalid, Gus Dur, Cak Nur, Emha Ainun Najib, KH. Hasyim Muzadi, Din Syamsuddin, Hidayat Nurwahid, dan lain-lain. Mereka ini adalah sekelumit contoh “kaum sarungan” yang lahir dari rahim pendidikan pesantren. Dengan keteguhan nilai dan tradisi pesantren yang dianutnya, mereka berperan secara langsung dan strategis mewujudkan dan mengisi kemerdekaan Indonesia. Intinya, sejarah telah membuktikan bahwa di dalam pendidikan pesantren terkandung nilai-nilai yang dibutuhkan Bangsa ini untuk menjadi Bangsa yang besar dan berdaulat. Dan buku berisi Kumpulan Bahan Ajar ini membawa kita untuk mewujudan semua itu. Sebuah referensi praktis yang lengkap dan inspiratif bagi para pendidik dan pembelajar guna menapaki kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Berbeda dengan sekolahan yang fokusnya keilmuan, pendidikan pesantren merupakan pendidikan kehidupan yang tentu di dalamnya juga ada keilmuan. Oleh karenanya, pesantren sarat dengan tata nilai. Buku ini perlu dibaca, agar ada gambaran nilai. —KH. Hasyim Muzadi, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam Malang, Sekjen ICIS (International Conference of Islamic Scholars) Buku ini dapat memperkuat upaya pembangunan karakter bangsa. Tradisi pesantren memiliki kekuatan pembentukan nilai-nilai karakter yang sangat diperlukan bagi bangsa. Buku ini dapat dijadikan referensi substansi nilai, proses dan metodologi pendekatan pembentukan karakter dan mungkin evaluasi yang dapat diterapkan bukan hanya di rumah, tapi juga di masyarakat dan di sekolah formal. Buku ini berharga bagi orang tua dan guru, anak dan siswa, serta bagi pendidikan formal, nonformal dan informal. Sangat diperlukan untuk melengkapi perpustakaan di sekolah maupun masyarakat. —Prof. Dr. H. Arief Rachman, M.Pd, Tokoh Pendidikan Indonesia Buku ini menggambarkan dengan tepat nilai-nilai luhur yang diajarkan dan dipraktikkan dan dihidupkan di pesantren, dengan basis teladan para Kiai/Nyai dan doktrin kitab kuning yang telah membentuk karakter para santri. Kehadirannya dibutuhkan dalam kondisi Indonesia sekarang ini yang sedang dilanda multi-krisis dan persoalan degradasi moral, seperti korupsi dan kekerasan atas nama agama. —Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, MA., Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saya lahir, besar dan bergumul sepanjang hidup bersama pesantren. Ia memiliki sejumlah nilai kemanusiaan profetik dan khazanah intelektual yang kaya. Maka, pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi sumber inspirasi bagi masa depan bangsa-negara ini. Buku ini penting bagi kaum intelektual dan masyarakat luas. —KH. Husein Muhammad, Pengasuh Pondok Pesantren Dar al-Tauhid, Arjawinangun Cirebon, Komisioner Komnas Perempuan

Cara Mudah Menjadi Bidan yang Komunikatif

2016 · Book · Koleksi Perpustakaan

Untuk mengantisipasi tingkat kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi, terutama yang berkaitan dengan masalah kesehatan di masyarakat, diperlukan satu pola penyeleng-ggaraan pendidikan bidan dengan berbagai perangkat antara lain; bahan ajar yang terstandar untuk dapat menghasilkan tenaga bidan yang berkualitas baik dari segi pengetahuan, keterampilan, cara berkomunikasi maupun sikap professional nya. Nah, Bagaimana cara-cara menjadi bidan yang komunikatif?? cari jawabannya di buku ini [Penerbit Deepublish, Deepublish, Bidan, Buku Ajar Kebidanan]