Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Ahmad Suhendra

2 karya publik ditemukan.

2018: 12017: 1

Mutiara Doa Para Nabi dan Rasul dari Al-Quran dan Hadis

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (QS. Al-Baqarah [2]: 186) Buku Mutiara Doa Para Nabi dan Rasul dari Al-Qur'an ini berisi kumpulan doa yang bersumber dari Al-Qur'an Al-Karim. Doa-doa itu telah diamalkan para nabi dan rasul serta orang-orang saleh. Doa-doa yang ada di dalamnya disusun dan diklasifikasikan menjadi dua. Pertama, doa-doa yang secara khusus dibaca para nabi dan rasul dalam kejadian tertentu. Kedua, doa-doa lainnya yang terdapat dalam Al-Qur'an. Setiap doa disertai dengan uraian singkat tentang sejarah dan penafsiran ayat tersebut. Dengan demikian, diharapkan setiap pembaca dapat mengerti makna dan tujuan masing-masing doa tersebut.

ADDIN : TINJAUAN HADIS NABI TERHADAP UPAYA REBOISASI PERTANIAN

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Banyak indikasi tema perihal lingkungan yang terekam dalam hadis. Namun, kitab-kitab hadis seperti S}ah}i>h} al-Bukha>ri>, S}ah}i>h} Muslim, Sunan Ibn Ma>jah, Sunan Abu> Da>wud, dll. belum mengklasifikasikan dalam satu tema besar tentang lingkungan. Salah satu tema yang berkaitan dengan lingkungan itu mengenai reboisasi. Reboisasi menjadi hal yang penting dalam menormalkan chaos yang terjadi dalam sebuah ekosistem. Tuhan sudah menumbuhkan pepohonan di muka bumi sebelum menurunkan manusia ke bumi. Untuk itulah dalam kajian ini mencoba mengeksplorasi anjuran reboisasi dalam rekaman hadis Nabi. Hadis sebagai pedoman umat Islam kedua setelah Al-Qur’an memiliki peranan penting dalam upaya memberikan pedoman hidup berbasis lingkungan. Salah satunya dengan mengupayakan reboisasi sebagai gerakan bersama dalam mengamalkan ajaran agama. Dengan dasar itu, Nabi saw. melakukan dan mengupayakan keseimbangan ekologis yang berkualitas. Salah satunya terkandung dalam hadis keutamaan menanam dan pahala bagi yang menanamnya. Anjuran moral untuk senantiasa melakukan reboisasi sangat diapresiasi dalam hadis ini. Di dalamnya terkandung konsep pemerataan atau keseimbangan antara wilayah hutan, wilayah kependudukan, wilayah industri, dan wilayah pertanian serta perkebunan. Dengan demikian, ideal moral dari hadis ini dapat dijadikan landasan moral-teologis dalam menggalangkan reboisasi dan kritik kepada mereka yang melakukan perusakan lingkungan, terutama konspirasi penebangan liar.