POTENSI PENDIRIAN BAITUL MALL WA TAMWIL (BMT) DI NAGARI RAMBATAN
ABSTRAK AMRI AMIN, NIM 15301100011, Judul Skripsi “Potensi Pendirian Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) di Nagari Rambatan”, Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, tahun 2020. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana potensi yang dimiliki oleh Nagari Rambatan dalam pendirian BMT, dilihat dari opportunities (peluang), dan threats (ancaman atau tantangan) yang di hadapi Nagari Rambatan dalam pendirian Lembaga Keuangan Syariah (LKS) atau Baitul Maal Wa Tamwil (BMT). Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (filed research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. dengan menggunakan sumber data penelitian adalah wawancara dan dokumentasi dengan warga masyarakat Nagari Rambatan dengan teknik Snowball Sampling. Hasil penelitian yang penulis dapatkan di lapangan tentang Potensi Pendirian Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) atau Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Nagari Rambatan dilihat dari aspek Opportunities (peluang) berupa adanya masyarakat yang membutuhkan modal usaha, belum adanya Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Nagari Rambatan, kegiatan ekonomi masyarakat yang beragam, animo masyarakat Nagari Rambatan yang tinggi terhadap Lembaga Keuangan Syariah (LKS) dan adanya dukungan dari pemerintah setempat untuk terbentuknya Lembaga Keuangan Syariah (LKS), seluruh penduduk Nagari Rambatan beragama Islam, populasi penduduk cukup besar, mayoritas masyarakat Nagari Rambatan pernah bertransaksi di Bank, Lembaga Keuangan Syariah (LKS) memiliki sasaran kepada usaha mikro, kondisi sosial dan keagamaan masyarakat Nagari Rambatan yang kondusif. Dan juga dilihat dari Aspek Threats (ancaman atau tantangan) adanya program pemerintah dalam bentuk modal usaha, adanya Rentenir atau tengkulak, adanya lembaga keuangan konvensional, Lembaga Keuangan Syariah (LKS) belum popular dikalangan masyarakat warga Nagari Rambatan, sebagian warga Nagari Rambatan sulit membayar angsuran pinjaman, dan Sumber Daya Manusia (SDM masih lemah. Dengan analisis Peluang dan Tantangan di atas maka dapat disimpulkan bahwa Nagari Rambatan berpotensi dalam pendirian Lembaga Keuangan Syariah (LKS). Kata Kunci : Potensi, Peluang dan Tantangan, BMT