· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ALDO SEPTIAN, NIM 15301100008, dengan judul skripsi “Pelaksanaan Denda Deposito Mudharabah Pada Bank Syariah: Studi Komparatif dengan Bank Konvensional”,Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Perbankan Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah apa saja persamaan dan perbedaan pelaksanaan pengenaan denda deposito antara bank syariah dan bank konvensional. Tujuan penelitian untuk mengetahui persamaan pelaksanaan pengenaan denda deposito antara bank syariah dan bank konvensional, perbedaan pelaksanaan pengenaan denda deposito antara bank syariah dan bank konvensional dan melihat pelaksanaan pengenaan denda deposito antara bank syariah dan bank konvensional. Jenis penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah Library Research (penelitian Kepustakaan) dengan metode penelitian yang penulis gunakan adalah deskriptif kualitatif.Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah editing, organizing dan penemuan hasil penelitian. Teknik analisis data yang penulis gunakan adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Sebagai sumber data yang penulis ambil adalah wawancara dengan bank dan nasabah, aturan baku bank, annual report dan penelitian sebelumnya Persamaan pengenaan denda deposito antara bank syariah dan bank konvensional terletak dalam menetapkan denda di awal kesepakatan serta dibunyikan dalam perjanjian atau akad. Sedangkan perbedaan pengenaan denda deposito antara bank syariah dan bank konvensional ditemukan perhitungan denda oleh bank konvensional lebih tinggi dibandingkan dengan bank konvensional, sementara untuk pendapatan denda deposito oleh bank syariah tidak dimasukkan dalam operasional. Selanjutnya keunikan pengenaan denda deposito dan bank konvensional bank syariah ada pengecualian untuk dikenakan denda dan ada bank syariah yang tidak mengenakan penalti sama sekali serta menggunakan hasil penalti untuk pembiayaan non profit.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mengaji merujuk kepada aktivitas membaca Al-Qur’an. Bagi setiap muslim mengaji merupakan sebuah keterampilan yang harus dikuasai karena Al-Qur’an merupakan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Belajar mengaji harus diajarkan kepada anak sejak usia prasekolah (masa kanak-kanak) karena masa kanak-kanak adalah masa pembentukan watak yang utama. Bila sejak usia prasekolah anak sudah diajarkan Al-Qur’an maka hingga dewasa akan terus berbekas dan membentuk kepribadian anak yang islaami. Anak usia prasekolah (masa kanak-kanak) sangat aktif bermain, dalam memberikan pola asuh atau metode belajar kepada anak usia prasekolah dibutuhkan suatu pembelajaran yang interaktif berupa audio visual agar anak cenderung lebih cepat tanggap. Salah satu media pembelajaran yang interaktif adalah game edukasi. Game edukasi merupakan sebuah permainan yang mengandung unsur pendidikan dan bertujuan memancing minat belajar anak sambil bermain. Namun belum ada yang memberikan soal-soal latihan secara acak. Pemberian latihan yang tidak dilakukan secara acak akan mempermudah anak-anak saat memulai kembali game edukasi tersebut, sehingga menyebabkan anak-anak mengingat berdasarkan urutan soal latihan yang diberikan. Ketika ditanya bentuk tulisannya secara acak mereka kesulitan untuk menjawab. Selain itu pemberian soal latihan secara acak akan memberikan kesulitan tersendiri kepada anak-anak sehingga dapat meningkatkan kreatifis dan daya ingat anak. Untuk mendapatkan bilangan yang benar-benar acak secara manual bisa dilakukan dengan menggunakan undian ataupun arisan. Satu-satunya cara untuk mendapatkan bilangan acak pada komputer adalah dengan menggunakan pseudo-random generator (pembangkit bilangan acak semu) dimana bilangan acak diperoleh secara deterministik. Salah satu pembangkit bilangan acak semu yang sering digunakan dalam program komputer adalah Linear Congruent Method (LCM).
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Gerry Ronaldo Septianus, NIM 1650401053 Judul Tugas Akhir : “Perancangan Game Edukasi Belajar Mengaji Menggunakan Metode Linear Congruent Method (LCM) Berbasis Android” Program Diploma III Manajemen Informatika Institut Agama Islam (IAIN) Batusangkar.
Mengaji merujuk kepada aktivitas membaca Al-Qur’an. Bagi setiap muslim mengaji merupakan sebuah keterampilan yang harus dikuasai karena Al-Qur’an merupakan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Belajar mengaji harus diajarkan kepada anak sejak usia prasekolah (masa kanak-kanak) karena masa kanak-kanak adalah masa pembentukan watak yang utama. Bila sejak usia prasekolah anak sudah diajarkan Al-Qur’an maka hingga dewasa akan terus berbekas dan membentuk kepribadian anak yang islaami.
Anak usia prasekolah (masa kanak-kanak) sangat aktif bermain, dalam memberikan pola asuh atau metode belajar kepada anak usia prasekolah dibutuhkan suatu pembelajaran yang interaktif berupa audio visual agar anak cenderung lebih cepat tanggap. Salah satu media pembelajaran yang interaktif adalah game edukasi. Game edukasi merupakan sebuah permainan yang mengandung unsur pendidikan dan bertujuan memancing minat belajar anak sambil bermain.
Namun belum ada yang memberikan soal-soal latihan secara acak. Pemberian latihan yang tidak dilakukan secara acak akan mempermudah anak-anak saat memulai kembali game edukasi tersebut, sehingga menyebabkan anak-anak mengingat berdasarkan urutan soal latihan yang diberikan. Ketika ditanya bentuk tulisannya secara acak mereka kesulitan untuk menjawab. Selain itu pemberian soal latihan secara acak akan memberikan kesulitan tersendiri kepada anak-anak sehingga dapat meningkatkan kreatifis dan daya ingat anak.
Untuk mendapatkan bilangan yang benar-benar acak secara manual bisa dilakukan dengan menggunakan undian ataupun arisan. Satu-satunya cara untuk mendapatkan bilangan acak pada komputer adalah dengan menggunakan pseudo-random generator (pembangkit bilangan acak semu) dimana bilangan acak diperoleh secara deterministik. Salah satu pembangkit bilangan acak semu yang sering digunakan dalam program komputer adalah Linear Congruent Method (LCM).