PENERAPAN METODE TALAQQI DALAM PENINGKATAN HAFALAN AL QUR’AN ANAK DI TK INDOMO SARUASO
Zurilla. M, 14 109 098: Penerapan Metode Talaqqi dalam peningkatan Hafalan Al Qur’an Anak di TK Indomo Saruaso, jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya kemampuan anak dalam menghafal Al Qur‟an. Hal ini terlihat ketika dilakukan tes hafalan Al Qur‟an kepada anak masih ada anak yang tidak mampu dalam menghafal Al Qur‟an. Ini disebabkan karena metode yang digunakan kurang menarik bagi anak sehingga proses pembelajaran dalam menghafal Al Qur‟an kurang efektif, kemudian juga disebabkan karena anak melaksanakan hafalan dilakukan dalam seminggu hanya dua atau tiga kali saja, sehingga masih banyak anak yang lupa terhadap hafalan selanjutnya. Metode yang digunakan ada dua yaitu metode talaqqi dan metode one day one ayat, namun dalam penerapannya tidak sama dengan langkah- langkah maupun unsur- unsur metode tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode talaqqi dalam meningkatkan hafalan Al Qur‟an anak di TK Indomo Saruaso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, desain penelitian pre-eksperimental dengan tipe one group pretest-postest design. Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh anak di TK Indomo Saruaso yang terdiri dari 2 lokal dengan jumlah anak 22 orang. Yang mana sampelnya adalah kelompok B2 terdiri dari 11 orang anak. Perlakuan yang diberikan adalah dengan menggunakan metode talaqqi dalam meningkatkan hafalan Al Qur‟an anak. Sebelum perlakuan/treatment diberikan kepada anak terlebih dahulu diberikan pretest kemampuan hafalan Al Qur‟an anak. Adapun rata-rata hasil pretest adalah 7,45. Setelah pretest dilakukan kemudian diberikan perlakuan berupa penerapan metode talaqqi, selama melaksanakan treatment terjadi suatu peningkatan yang terlihat dari hasil posttest yang mana rata-ratanya yaitu 12,82. Untuk menguji signifikansi t0 dengan cara membandingkan t0 („‟t‟‟ hitung) dengan tt („‟t‟‟ tabel), pada degress of freedom (df) derajat bebas (db) 10 pada taraf signifikansi 5% tt diperoleh sebesar 2,24 Kemudian dengan membandingkan dengan hasil dari t0 ( „‟t‟‟hitung ) dengan tt („‟t‟‟ tabel) maka dapat diketahui bahwa t0 lebih besar dari tt , gambarannya sebagai berikut : 7.55>2,24. Dengan demikian berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan postest pada kelompok sampel. Maka hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak, artinya metode talaqqi dapat meningkatkan hafalan Al Qur‟an anak.