Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ZELI ALMAI FITRI

2 karya publik ditemukan.

2020: 1

STATUS BARANG JAMINAN MATI MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DI NAGARI SUNGAI PATAI KECAMATAN SUNGAYANG KABUPATEN TANAH DATAR

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Zeli Almai Fitri. NIM 15301300075 Judul Skripsi: "Status Barang Jaminan Mati Menurut Perspektif Hukum Islam Di Nagari Sungai Patai Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar", Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Permasalahan dalam Skripsi ini adalah Bagaimana status barang gadai apabila barrang jaminannya mati karena disengaja oleh pihak murtahin menurut perspektif hukum Islam di Nagari Sungai Patai dan bagaimana status barag gadai apabila bang jaminanya mati karena disebbkan oleh faktor alam menurut perspektif hukum Islam di Nagari Sungai Patai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan status barang gadai apabila barang jaminannya mati karena faktor alam dan status barang gadai apabila barang jaminannya mati disebabkan oleh kelalaian murtahin di Nagari Sungai Patai. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (fied research),dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang penulis gunakan yaitu sumber data primer yaitu terdri dari penggadai dan penerima gadai di Nagari Sungai Patai. Sumber data sekunder yaitu data pendukung yang di dapatkan dari tokoh-tokoh masyarakat seperti niniak mamak yang ada di Nagari Sungai Patai yang memberikan penjelasan mengenai pokok permasalahan. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui observasi dan wawancara. Pengolahan data yang penulis gunakan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melakukan klarifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa pagang gadai yang dilakukan oleh sebahagian masyarakat Nagari Sungai Patai bahwasanya apabila barang jaminan (kelapa) mati disebabkan karena faktor alam, seperti disambar petir atau terkena penyakit kelapa yang mengakibatkan berkurangnya buah perlahan bahkan kelapa bisa mati. Diakibatkan kelapa tersebut mati murtahin meminta untuk mengganti barang jaminan yang baru kepada rahin. Tetapi rahin tidak mau mengganti kelapa yang baru akan tetapi pada dasarnya pihak murtahin ini mempunyai hak untuk meminta ganti barang jaminan yang baru kepada si rahin, namun rahin tidak berkewajiban untuk memberikan barang jaminan yang baru kepada murtahin karena sebelumnya tidak ada kesepakan yang di sebutkan di awal . Menurut perspektif hukum Islam apabila barang jaminan mati disebabkan oleh faktor alam maka tidak diwajibkan untuk si rahin mengganti barang jaminan yang baru. Sedangkan apabila barang jaminan tersebut mati disebabkan karena kesengajaan maka diwajibkan kepada rahin untuk mengganti barang tersebut.

STATUS BARANG JAMINAN MATI MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DI NAGARI SUNGAI PATAI KECAMATAN SUNGAYANG KABUPATEN TANAH DATAR

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Zeli Almai Fitri. NIM 15301300075 Judul Skripsi: "Status Barang Jaminan Mati Menurut Perspektif Hukum Islam Di Nagari Sungai Patai Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar", Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Permasalahan dalam Skripsi ini adalah Bagaimana status barang gadai apabila barrang jaminannya mati karena disengaja oleh pihak murtahin menurut perspektif hukum Islam di Nagari Sungai Patai dan bagaimana status barag gadai apabila bang jaminanya mati karena disebbkan oleh faktor alam menurut perspektif hukum Islam di Nagari Sungai Patai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan status barang gadai apabila barang jaminannya mati karena faktor alam dan status barang gadai apabila barang jaminannya mati disebabkan oleh kelalaian murtahin di Nagari Sungai Patai. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (fied research),dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang penulis gunakan yaitu sumber data primer yaitu terdri dari penggadai dan penerima gadai di Nagari Sungai Patai. Sumber data sekunder yaitu data pendukung yang di dapatkan dari tokoh-tokoh masyarakat seperti niniak mamak yang ada di Nagari Sungai Patai yang memberikan penjelasan mengenai pokok permasalahan. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui observasi dan wawancara. Pengolahan data yang penulis gunakan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melakukan klarifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa pagang gadai yang dilakukan oleh sebahagian masyarakat Nagari Sungai Patai bahwasanya apabila barang jaminan (kelapa) mati disebabkan karena faktor alam, seperti disambar petir atau terkena penyakit kelapa yang mengakibatkan berkurangnya buah perlahan bahkan kelapa bisa mati. Diakibatkan kelapa tersebut mati murtahin meminta untuk mengganti barang jaminan yang baru kepada rahin. Tetapi rahin tidak mau mengganti kelapa yang baru akan tetapi pada dasarnya pihak murtahin ini mempunyai hak untuk meminta ganti barang jaminan yang baru kepada si rahin, namun rahin tidak berkewajiban untuk memberikan barang jaminan yang baru kepada murtahin karena sebelumnya tidak ada kesepakan yang di sebutkan di awal . Menurut perspektif hukum Islam apabila barang jaminan mati disebabkan oleh faktor alam maka tidak diwajibkan untuk si rahin mengganti barang jaminan yang baru. Sedangkan apabila barang jaminan tersebut mati disebabkan karena kesengajaan maka diwajibkan kepada rahin untuk mengganti barang tersebut.