Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

YULIANIS

2 karya publik ditemukan.

2020: 12016: 1

PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA BADAN PERENCANAAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN (BAPERLITBANG) KABUPATEN TANAH DATAR

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

YULIANIS, NIM 15301220126. Judul SKRIPSI “PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN/ PEGAWAI PADA BADAN PERENCANAAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN (BAPERLITBANG) KABUPATEN TANAH DATAR”. Jurusan Ekonomi Syariah/Manajemen Syariah, Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Masalah penelitian pada karyawan/pegawai Baperlitbang Kabupaten Tanah Datar adalah seringnya karyawan/pegawai yang mengalami gejala-gejala stres seperti sering lelah, tidak fokus dalam pekerjaan dan sering marah-marah yang disebabkan oleh beban kerja yang memerlukan waktu lebih. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan seberapa besar pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan pada Baperlitbang Kabupaten Tanah Datar. Skripsi ini menggunakan penelitian lapangan atau field research dangan metode kuantitatif kepada karyawan/pegawai di Baperlitbang Kabupaten Tanah Datar mengenai seberapa besar pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan/ pegawai tersebut pada Baperlitbang Kabupaten Tanah Datar. Dalam pembuktian dan menganalisis hal tersebut, maka digunakan analisis regresi linear sederhana dengan menggunakan uji t. Penelitian ini adalah penelitian populasi dimana jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 42 karyawan/pegawai. Teknik pengumpulan data dengan memberikan kuisioner pada karyawan/ pegawai Baperlitbang Kabupaten Tanah Datar. Pengujian analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan uji t didapat bahwa Stres kerja terdapat pengaruh positif dan signifikan (tingkat kebenaran) terhadap kinerja karyawan/pegawai pada Baperlitbang Kabupaten Tanah Datar. Hal ini dibuktikan dengan thitung > ttabel (4,561 > 1,697).

ANALISIS PERPUTARAN PIUTANG PDAM TIRTA ALAMI KABUPATEN TANAH DATAR

2016 · Book · Koleksi Perpustakaan

Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah piutang yang tidak tertagih pada PDAM Tirta Alami Kabupaten Tanah Datar selalu meningkat dari tahun ke tahun mulai dari 2011-2015, bahkan pada tahun 2014 terjadinya piutang tidak tertagih lebih dari 50%, hal ini menyebabkan tertanamnya modal pada piutang. ini menunjukan bahwa, lambatnya piutang menjadi kas untuk dijadikan modal kembali. Perusahaan PDAM Tirta Alami Kabupaten Tanah Datar adalah salah satu perusahaan yang menyediankan air bersih untuk masyarakat Tanah Datar. PDAM Tirta Alami Kabupaten Tanah Datar yang melakukan penjualan secara kredit sehingga menimbulkan piutang. Semakin tinggi tingkat perputaran piutang dalam perusahaan maka semakin bagus kinerja perusahaan karena modal yang tertanam dalam piutang dapat dijadikan kas kembali untuk dijadikan modal. Sebaliknya semakin rendah tingkat perputaran piutang perusahaan dan menggunakan jangka waktu yang lama untuk penagihan piutang maka perusahaan membutuhkan penambahan modal kembali dari piutang yang tidak tertagih dari konsumen. Tujuan penelitian skripsi ini adalah untuk mendapatkan gambaran umum tentang bagaimana tingkat perputaran piutang pada PDAM Tirta Alami Kabupaten Tanah Datar. Penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian motode kuantitatif deskriptif yang menggambarkan secara tepat masalah yang diteliti sesuai dengan data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan alat analisa yaitu perputaran piutang dan jangka waktu penagihan piutang. Hasil Penelitian yang penulis peroleh pada PDAM Tirta Alami Kabupaten Tanah Datar mengenai tingkat perputaran piutang pada tahun 2011-2015 yaitu dilihat pada tahun 2011 perputaran piutang membutuhkan waktu ± 3 bulan dengan tingkat perputaran piutang yang tinngi sebesar 5,07 kali, dibanding pada tahun 2012 penagihan piutang menggunakan waktu ± 3 bulan dengan tingkat perputaran piutang yang rendah sebesar 4,44 kali dari tahun 2011. Dilihat perputaran piutang pada tahun 2013 sebanyak 3,54 kali dengan jangka waktu penagihan piutang membutuhkan waktu lebih lama ±4 bulan dari tahun sebelumnya. Dilihat pada tahun 2014 perputaran piutang meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 3,68 kali dengan jangka waktu yang digunakan ± 3 bulan. Dan pada tahun 2015 jangka waktu penagihan piutang membutuhkan waktu sebesar ± 3 bulan dengan tingkat perputaran piutang meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 3,88 kali. Artinya perputaran piutang kurang baik pada tahun 2012 dan 2013 dari tahun 2011, karena menggunakan jangka waktu yang lama. Namun pada tahun 2014 dan 2015 perputaran piutang sudah mulai meningkat dengan menggunakan jangka waktu sedikit dibanding pada tahun 2012 dan 2013.