2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
As the daughter of a famed author, Isolde Ophelia Goodnight grew up on tales of brave knights and fair maidens. She never doubted romance would be in her future, too. The storybooks offered endless possibilities. And as she grew older, Izzy crossed them off. One by one by one. Ugly duckling turned swan? Abducted by handsome highwayman? Rescued from drudgery by charming prince? No, no, and . . . Heh. Now Izzy’s given up yearning for romance. She’ll settle for a roof over her head. What fairy tales are left over for an impoverished twenty-six year-old woman who’s never even been kissed? This one.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Best First Historical Romance, RT Book Reviews Reviewer’s Choice awards Shortlisted on the American Library Association’s 2009 “Reading List” for outstanding genre fiction Voted Best Debut Author of 2009 by the readers at All About Romance Voted Best Debut Historical by readers of The Season Di suatu malam, Lucy Waltham muncul di depan pintu kamar Jeremy dan menciumnya dengan penuh gairah. Penuh gairah—bukan cinta. Hati Lucy sendiri sejak dulu adalah milik Sir Tobias ‘Toby’ Aldridge. Tapi sayangnya, laki-laki itu selalu menganggapnya seperti anak kecil, bukan lady dewasa yang layak mendapatkan cintanya. Karenanya, berbekal buku panduan—dan ‘bantuan’ Jeremy—Lucy akan belajar cara membuat laki-laki jatuh cinta. Ditambah lagi, Jeremy Trescott, Earl of Kendall, tak sekali pun pernah setuju menjadi ‘guru’ Lucy. Tapi lady muda itu punya segala cara untuk membuat Jeremy masuk dalam permainannya. Dia memaksa, menuntut... menggoda. Dan tak satu pun dari mereka bisa menyangkal api gairah yang menyala-nyala di antara keduanya. Ciuman Jeremy, gelenyar di sekujur tubuh saat kulit mereka bersentuhan, dan aroma maskulin bercampur keringat itu... ya Tuhan! Semuanya terasa salah. Dan lebih buruknya lagi, Lucy kemudian menyadari dia telah melanggar aturan paling dasar dalam permainan ini: jatuh cinta pada ‘guru’-nya sendiri. -GagasMedia-
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Only one thing could convince Sir Tobias Aldridge, an incorrigible libertine, to profess undying fidelity to a woman he's just met. Revenge. What better way to get back at an enemy than by stealing the scoundrel's sister? Not that Toby finds it a chore, seducing Isabel Grayson, a beguiling, sultry beauty freshly arrived from the West Indies. Isabel, for her part, is determined to reform the charming devil and get exactly what she craves: society's respect. But it's a dangerous gamble. For if Toby wins this battle of persuasion, Isabel could lose her reputation as well as her heart. The final part of Tessa Dare's sexy 'Wanton' trilogy. Other titles in this series are Goddess of the Hunt and Surrender of the Siren.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
A handsome and reclusive horse breeder, Spencer Dumarque, the fourth Duke of Morland, has a reputation as the dashing "Duke of Midnight." Each evening he selects one lady for a breathtaking midnight waltz. But none of the ladies of the ton catch his interest for long, until Lady Amelia d'Orsay tries her luck. In an effort to get the Duke to forgive her brother's debts, Amelia claims the duke's dance. But she is playing a dangerous game with a notorious rake... The first novel in Tessa Dare's delightful Stud Club trilogy. Other titles in this series are Twice Tempted by a Rogue and Three Nights with a Scoundrel. Rouge Romance - your first stop for romance books
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dalam buku pertama serial Castles Ever After yang memukau, sebuah benteng misterius menjadi saksi berseminya cinta yang tak diinginkan…. Sebagai putri seorang pengarang dongeng terkenal, Isolde Ophelia Goodnight tumbuh besar bersama para kesatria pemberani dan para lady. Dan Izzy meyakini kisah percintaan dalam dongeng itu kelak juga akan menjadi miliknya. Dan kisah dongeng menawarkan kemungkinan yang tiada batas…. Namun ketika kedewasaan datang, Izzy harus mencoretnya. Satu demi satu. Anak itik buruk rupa berubah menjadi angsa? Diculik oleh perampok rupawan? Diselamatkan dari pekerjaan yang tiada habisnya oleh pangeran tampan? Tidak, tidak, dan … Ah! Kini Izzy menyerah. Tak ada lagi harapan untuk mengecap percintaan. Dirinya harus cukup puas hanya dengan memiliki tempat berteduh. Memangnya apa yang tersisa dari kisah dongeng bagi seorang wanita dua puluh tahun yang miskin dan belum pernah mengenal laki-laki?
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Godaan sesungguhnya dimulai saat tengah malam... Saat tengah malam, di setiap acara pesta, Spencer Dumarque akan mengajak seorang lady untuk berdansa waltz dengannya. Perempuan lajang mana pun pasti tak akan melewatkan kesempatan ini. Berharap kelak ada yang mampu meyakinkan salah satu dari sepuluh anggota Klub Stud—klub laki-laki eksklusif— itu untuk menikahinya. Sayangnya, sampai saat ini, tak satu pun kecantikan dan daya pikat pasangan dansa Spencer berhasil membuat hatinya berdesir—sampai Lady Amelia d’Orsay muncul dan mencoba keberuntungannya. Sang lady tidak hanya berhasil mengajukan dirinya dalam dansa waltz tengah malam generasi keempat Duke of Morland itu, dia juga terang-terangan mencuri hatinya. Hanya tinggal menunggu waktu saja hingga terlibat dalam serangkaian panjang drama—dan tarik ulur gairah—yang meletup-letup di antara mereka berdua. Di mata Lady Amelia, Spencer tetaplah sosok yang teramat misterius. Hingga sekarang pun, dia masih belum bisa menghilangkan kecurigaannya atas keterlibatan duke itu dalam kasus pembunuhan sang penggagas Klub Stud yang ternama itu. Sang lady pun kian terpuruk dalam dilema yang melibatkan perasaan terdalamnya, bagaimana mungkin dia bisa mencintai dan mencurigai seseorang dalam waktu bersamaan?
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Seumur hidupnya, Sophia Hathaway dikenal sebagai lady anggun dan selalu patuh pada norma-norma kepantasan yang berlaku di masyarakat kelas atas. Namun, saat mendapati dirinya terjebak dalam perjodohan yang menggiringnya ke pernikahan tanpa cinta, Sophia merasa harus melakukan sesuatu demi mendapatkan kebahagiaannya. Diam-diam, setelah mengepak cat dan kertas gambar, Sophia meninggalkan rumah untuk ikut pelayaran kapal Aphrodite. Dia benar-benar ingin memulai segalanya dari awal; mengaku sebagai governess bernama Miss Jane Turner. Benedict ‘Gray’ Grayson terbiasa hidup demi kesenangan dan uang semata. Tapi ada yang berbeda ia rasakan saat bersama ‘Miss Turner’. Tiba-tiba saja Gray tidak takut dengan segala ancaman ikan hiu, bahaya badai, dan kejamnya lautan—asal dia bisa melindungi perempuan itu di sisinya. ‘Miss Turner’ begitu indah, begitu suci... begitu memesona. Hanya butuh satu ciuman untuk mengetahui bahwa dia menginginkan lebih dari perempuan itu. Namun, apakah mungkin cinta bisa tumbuh di atas kebohongan? Sampai kapankah calon pengantin dalam pelarian itu berlama-lama menyimpan kebenaran di balik identitas palsunya? " -GagasMedia-