PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG DAN JASA SECARA ELEKTRONIK DI BAGIAN PENGADAAN BARANG JASA SETDA KABUPATEN TANAH DATAR
TOMI RIADI. NIM 15301220118. Judul Skripsi: Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik di Bagian Pengadaan Barang Jasa SETDA Kabupaten Tanah Datar. Program Sarjana Ekonomi Syariah/ Manajemen Syariah Institut Agama Islam Negri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah, berdasarkan survei awal di bagian pengadaan barang dan jasa SETDA Kabupaten Tanah Datar terdapat beberapa permasalahan. Diantara permasalahan tersebut adalah terbatasnya kemampuan sumber daya manusia, masih kurangnya sarana dan prasarana, serta tidak adanya kepastian banyak biaya yang akan digunakan dalam tender. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pengadaan barang dan jasa secara elektronik di bagian PBJ SETDA Kabupaten Tanah Datar Jenis penelitian yang digunakan adalah (Field Research), teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah menghimpun seluruh data, membaca dan menelaah, membahas masalah dan menginterpretasikan berdasarkan pandangan para pakar. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa aspek sumber daya manusia dalam menentukkan tingkat keberhasilan pengadaan barang dan jasa secara elektronik terdapat banyak permasalahan. Panitia di pengadaan barang dan jasa Kabupaten Tanah Datar, masih ada yang berlatar belakang pendidikan yang tidak sesuai dengan bidangnya, dan masih banyak penyedia yang belum mampu melaksanakan proses lelang secara mandiri. Selanjutnya proses pemasukan dan pembukaan penawaran pengadaan barang dan jasa secara elektronik di bagian PBJ Kabupaten Tanah Datar sudah mencapai banyak keberhasilan, karena tujuan utama dari pendaan barang dan jasa secara elektronik sudah tercapai. Dengan adanya proses lelang secara elektronik dapat mengehemat waktu, tenaga, biaya dan proses yang transparan. Tingkat kesuksesan pengadaan secara elektronik di pengadaan barang dan jasa Kabupaten Tanah Datar sudah mencapai banyak kesuksesan. Pengadaan secara elektronik sudah berjalan efektif, efisien transparan dan akuntabel. Kemudian tingkat keberhasilan lelang secara elektronik dari tahun ketahun jauh lebih tinggi dari pada jumlah kegagalan dan menghemat anggaran APBD 7% sampai 10% setiap tahunnya.