Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SUCI AULIA

2 karya publik ditemukan.

2025: 12017: 1

Implementasi Kebijakan Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi PPPK di UIN Mahmud Yunus Batusangkar

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Suci Aulia, NIM: 2130103102, judul skripsi: “Implementasi Kebijakan Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi PPPK di UIN Mahmud Yunus Batusangkar”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan pengangkatan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di UIN Mahmud Yunus Batusangkar serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Latar belakang penelitian ini adalah kebijakan pemerintah yang menghapus tenaga honorer dan menggantinya dengan skema PPPK sesuai PP No. 49 Tahun 2018 serta regulasi terkait. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari ketua tim kepegawaian dan tenaga honorer yang telah diangkat menjadi PPPK. Teori implementasi kebijakan yang digunakan adalah model dari George C. Edwards III yang mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi (sikap), dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan implementasi kebijakan berjalan cukup efektif berkat koordinasi antarunit kerja, komitmen pimpinan, kesiapan SDM, dan struktur birokrasi yang memadai. Hambatan utama muncul dari aspek teknis dan waktu, seperti keterbatasan personel, tenggat waktu, gangguan jaringan, serta sistem aplikasi yang tidak stabil. Hambatan eksternal juga ditemukan pada regulasi yang belum mendukung pengembangan karier dosen PPPK. UIN Mahmud Yunus Batusangkar menjadi satu-satunya PTKIN di wilayahnya yang aktif melaksanakan kebijakan ini secara sistematis dan sesuai regulasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi institusi lain dalam menerapkan kebijakan serupa secara efektif dan berkeadilan.

Analisis Kemampuan Penalaran Matematika Siswa Kelas VIII dengan Menggunakan Model Discovery Learning Pada Materi Faktorisasi Aljabar di SMPN 3 Batusangkar

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kemampuan penalaran matematika merupakan target dari pembelajaran matematika, di samping itu kemampuan penalaran matematika dapat mengarahkan siswa untuk mampu menyajikan pernyataan matematika secara lisan, tertulis dan diagram, mengajukan dugaan, melakukan manipulasi matematika, menarik kesimpulan terhadap suatu solusi, menarik kesimpulan dari suatu pernyataan, memeriksa keshahihan suatu argumen, dan menemukan pola atau sifat dari gejala matematika untuk membuat generalisasi. Jika siswa tidak mampu melakukan hal tersebut,berarti kemampuan penalaran matematika siswa masih rendah. Rendahnya kemampuanpenalaran siswa akan mengakibatkan siswa melakukan kesalahan dalam proses penyelesaian soal matematika khususnya pada materi Faktorisasi Aljabar. Hal ini peneliti temukan di SMPN 3 Batusangkar, dalam menyelesaikan soal Faktorisasi Aljabar banyak siswa yang tidak mampu menemukan penyelesaian yang benar. Penelitian ini merupakan deskriptif menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 3 Batusangkar yang berjumlah 18 orang. Siswa diberikan soal tes yang dirancang untuk mengukur kemampuan penalaran matematika dengan indikator sebagai berikut: (a) Kemampuan menyajikan pernyataan matematika secara lisan dan tertulis (b) Kemampuan menarik kesimpulan dan memberikan solusi (c) kemampuan menarik kesimpulan dari suatu pernyataan (d) kemampuan dalam melakukan manipulasi matematika Selanjutnya dilakukan Wawancara pada siswa yang tergolong memilih kemampuan penalaran tinggi dan kemampuan penalaran rendah. Data yang terkumpul dianalisis dengan prosedur tabulasi data, analisis hasil tes, mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil siswa yang mampu menjawab semua soal dengan benar. Hasil yang diperoleh, yaitu siswa yang mempunyai kemampuan penalaran yang tinggi pada indikator: (1) untuk mengetahui kemampuan penalaran siswa menyajikan pernyataan matematika secara lisan, tertulis dan gambar dengan menggunakan model discovery learning (2) untuk mengetahui kemampuan penalaran siswa dalam menarik kesimpulan dan memberikan solusi dengan menggunakan model discovery learning (3) untuk mengetahui kemampuan penalaran siswa menarik kesimpulan dari suatu pernyataan dengan menggunakan model discovery learning (4) untuk mengetahui bagaimana siswa melakukan manipulasi matematika dengan menggunakan model discovery learning.