Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SALMA NADZIRAH

1 karya publik ditemukan.

2025: 1

Perilaku Altruisme Pada Keberagaman Masyarakat Cigugur, Kuningan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salma Nadzirah, NIM 2130306074 Judul Skripsi “Perilaku Altruisme Pada Keberagaman Masyarakat Cigugur, Kuningan”. Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Pokok permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena di Kelurahan Cigugur, Kabupaten Kuningan merupakan salah satu miniatur Indonesia dimana terdapatnya beragam agama, suku dan budaya. Keberagaman agama, suku dan budaya tidak dijadikan sebagai alasan pemisah namun sebagai kekuatan untuk mempererat persatuan dan menciptakan kerukunan. Keberagaman tersebut menjadi latar belakang dalam mengamati bagaimana sikap tolong menolong dan membantu di tengah-tengah masyarakat, sikap ini disebut dengan altruisme. Altruisme dipahami sebagai perilaku membantu orang lain secara tulus tanpa mengharapkan imbalan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku altruisme pada masyarakat yang hidup dalam keberagaman di Cigugur, Kabupaten Kuningan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan dan menggunakan metode etnografi. Data yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan teknik wawancara semi terstruktur dari berbagai latar agama dan budaya yang tinggal di Kelurahan Cigugur. Subjek dari penelitian ini terdiri dari 3 orang tokoh agama, dan 4 orang dari masyarakat dengan instrumen penelitian yaitu human instrument. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sekunder. Penelitian ini juga menggunakan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku altruisme pada masyarakat Cigugur, Kuningan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Bentuk altruisme tercermin dalam empati, meyakini keadilan dunia, tanggung jawab sosial, kontrol diri secara internal dan ego yang rendah. Faktor yang mendorong perilaku ini adalah ajaran agama, nilai budaya yang menekan pentingnya gotong royong, serta kepercayaan terhadap lingkungan sosial yang harmonis. Kesadaran individu dan nilai kebersamaan menjadi dasar kuat dalam menciptakan toleransi dan kepedulian antar sesama.