Pengelolaan Wakaf Produktif di Masjid Raya Lantai Batu Batusangkar
ABSTRAK Revi Hayati. NIM 14 232 062. Judul Skripsi “Pengelolaan Wakaf Produktif di Masjid Raya Lantai Batu Batusangkar”. Program Sarjana (S1) Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Manajemen Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengelolaan wakaf produktif di Masjid Raya Lantai Batu Batusangkar yaitu harta wakaf berupa tanah dan lembaga-lembaga serta dana wakaf yang dikumpulkan oleh Masjid Raya Lantai Batu Batusangkar. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengelolaan wakaf produktif di Masjid Raya Lantai Batu Batusangkar baik dari segi benda bergera ataupun benda tidak bergerak. Jenis penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan), atau dapat pula dikatakan sebagai penelitian empiris atau sosiologis dengan metode kualitatif. Penelitian ini dilakukan mulai dari bulan Oktober 2017 sampai Januari 2018 dengan lokasi penelitian yang dilakukan bertempat di Masjid Raya Lantai Batu Batusangkar. Jenis data penelitian berupa data primer dan data sekunder. analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif untuk mendapatkan gambaran umum dari masalah yang diteliti. Adapun langkah-langkah dalam mengelola data deskriptif yaitu menghimpun data-data yang berkaitan dengan masalah yang diteliti, membaca, menelaah, dan mencatat data-data yang telah dikumpulkan, membahas masalah-masalah yang diajukan, mengintrepretasikannya berdasarkan pandangan para pakar sehingga terpecahnya suatu masalah. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa kawasan Mesjid Raya Lantai Batu Batusangkar berasal dari tanah wakaf yang merupakan Tanah Adat, Hj. Zaidar Binti Rasyad dan juga Radiman Radin yang mewakafkan tanahnya seluas ±1.300m2 untuk keperluan pengelolaan dan pengembangan Mesjid Raya Lantai Batu Batusangkar. Kemudian di atas tanah tersebut dibangun Masjid dua lantai, yaitu lantai dasar, digunakan sebagai tempat shalat dan disampingnya dibangun SD IT sedangkan untuk lantai kedua digunakan sebagai Kantor Lembaga Keuangan Syariah dan TPA. Semua kelembagaan itu di bawah naungan pengurus dari Masjid Raya Lantai Batu Batusangkar. Pengembangan pembangunan gedung SD IT Mesjid Raya Lantai Batu Batusangkar mengalami perkembangan dengan adanya penambahan kelas untuk mengajar yang mana dana dalam pembangunan tersebut berasal dari dana wakaf yang dihumpun dari masyarakat. Sedangkan pada Lembaga Keuangan Syariah atau BMT (Baitul Maal Wat Tamwil) dalam proses perencanaan pengembangan usaha ekonomi syariah.