Pengaruh Lokasi dan Habit Terhadap Minat Menggunakan Layanan Bank Syariah ( Studi Pada Masyarakat Jorong Kawai, Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara)
Restu Annisa, NIM 2230401090. Judul Skripsi “Pengaruh Lokasi dan Habit terhadap Minat Menggunakan Layanan Bank Syariah (Studi pada Masyarakat Jorong Kawai, Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara)”. Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya minat sebagian masyarakat Jorong Kawai, Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara dalam menggunakan layanan bank syariah, meskipun perbankan syariah terus menunjukkan perkembangan yang signifikan di Indonesia. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh faktor lokasi kantor layanan yang belum sepenuhnya mudah dijangkau serta kebiasaan (habit) masyarakat yang masih terbiasa menggunakan layanan bank konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh lokasi dan habit, baik secara parsial maupun simultan, terhadap minat masyarakat dalam menggunakan layanan bank syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh masyarakat Jorong Kawai yang berjumlah 1.405 jiwa. Penentuan jumlah sampel dilakukan dengan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 10%, sehingga diperoleh 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi dengan bantuan SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel lokasi berpengaruh signifikan terhadap minat menggunakan bank syariah, sedangkan variabel habit tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, lokasi dan habit berpengaruh signifikan terhadap minat menggunakan bank syariah dengan kontribusi (Adjusted R Square) sebesar 75,4%, sedangkan sisanya sebesar 24,6% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa aksesibilitas dan kedekatan lokasi kantor bank syariah memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan kebiasaan dalam membentuk minat masyarakat untuk menggunakan layanan bank syariah.