PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE FORMULATE-SHARE-LISTEN-CREATE (FSLC) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 BATUSANGKAR
Reski Vebbyansyah, NIM. 1530050054, Judul Skripsi “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran kooperatif Tipe Formulate-Share-Listen-Create (FSLC) Terhadap Kemampuan Penalaran Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Batusangkar”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Pokok permasalahan penelitian ini adalah siswa kelas VIII memiliki kemampuan penalaran matematis sangat rendah. Rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa disebabkan karena siswa tidak ingin membiasakan dirinya untuk berpikir lebih dalam menyelesaikan suatu masalah. Tidak ada siswa yang mempunyai inisiatif untuk bertanya, padahal siswa belum mengerti tentang pelajaran yang dijelaskan dan ketika guru memberikan soal kepada siswa dengan langkah yang sama namun soalnya berbeda, siswa tidak dapat mengembangkan, membuat analogi, serta memperkirakan jawaban dan proses solusi dari masalah yang di berikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan penalaran matematis siswa dengan penggunaan model pembelajaran FSLC lebih baik dari penggunaan pembelajaran konvensional kelas VIII di SMP N 3 Batusangkar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan penelitian Randomized Control Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP N 3 Batusangkar tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari tiga kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara probability sampling tepatnya dengan teknik simple random sampling dengan melakukan uji normalitas, homogenitas dan kesamaan rata-rata. Kelas yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII1 sebagai kelas eksperimen dan VIII2 sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes kemampuan penalaran matematis. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu uji-t karena data berdistribusi normal dan memiliki variansi yang homogen. Hasil penelitian ini diperoleh hasil uji hipotesis yaitu Tolak H0 karena t_hitung>t_tabel, atau 3,63>1,645, maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan Formulate-Share-Listen-Create (FSLC) lebih baik daripada kemampuan penalaran matematis siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional.