Implementasi Program Ngaji Pagi dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa di SDI Raudhatul Jannah Payakumbuh
Putri absyah, NIM. 2030101072 judul skripsi: ” Implementasi Program Ngaji Pagi dalam Meniingkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa di SDI Raudhatul Jannah Payakumbuh” Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program Ngaji Pagi dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa di Sdi Raudhatul Jannah Payakumbuh. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pembiasaan membaca Al-Qur’an sejak dini, mengingat masih banyak siswa yang belum lancar dalam membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid dan makharijul huruf. Program Ngaji Pagi di Sdi Raudhatul Jannah telah dilaksanakan secara rutin dan terstruktur sejak tahun 1990-an, dengan keterlibatan dua guru di setiap kelas yang mendampingi siswa mengaji secara bergiliran setiap pagi sebelum pembelajaran dimulai. Jenis penelitiannya adalah penelitian lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, teknik penjaminan keabsanahan data yang digunakan adalah pengamatan yang tekun dan teknik triangulasi dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Ngaji Pagi di sekolah ini meliputi tiga tahap, yaitu: perencanaan yang matang dengan penyesuaian terhadap visi dan misi sekolah, pelaksanaan yang dilakukan secara individual dengan pendampingan intensif oleh guru, serta evaluasi berkelanjutan terhadap kemampuan membaca siswa. Program ini terbukti dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa, memperkuat karakter religius, serta meningkatkan konsentrasi dan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran. Dengan demikian, Program Ngaji Pagi di SDI Raudhatul Jannah Payakumbuh dapat dijadikan sebagai model pembiasaan religius yang berdampak positif terhadap keterampilan membaca Al-Qur’an siswa dan patut direplikasi di sekolah dasar lainnya.