Profil penulis
PRIYA
85 karya publik ditemukan.
Kupas tuntas atmosfer dan hidrosfer menurut Al Quran
Pengungkapan nilai budaya dari naskah
Islamic teachings in verse.
Menyayangi makhluk hidup 3B
Menyayangi Makhluk Hidup
Lembar Belajar Tematik Matematika
Lembar Belajar Tematik Matematika
Lembar Belajar tematik Matematika
Kamus Gaul Percakapan Bahasa Inggris Indonesia-Inggris
Lembar Belajar Tematik ILMU Pengetahuan sosial
Pengalaman 2C
Lingkungan Rumah 2A: Untuk SD/MI Kelas 2 Semester 1
Lingkungan Rumah 2A
Seteru 1 Guru
Surabaya, awal tahun 1900-an, di Jalan Peneleh Gang VII ada sebuah rumah yang dihuni sejumlah anak muda pembentuk sejarah bangsa ini. Rumah itu menjadi saksi bagaimana H.O.S Tjokroaminoto, sang Raja Jawa Tanpa Mahkota, menggembleng anak-anak kosnya dalam perjuangan melawan penjajahan. Para muridnya itu adalah Soekarno, Musso, dan Kartosoewirjo. Dari Tjokroaminoto, ketiganya belajar tentang kemerdekaan, kebebasan, dan ideologi dalam berbangsa. Ketiganya bersahabat dan saling mendukung. Namun, sejarah berkata lain. Ketiga murid kesayangan Tjokroaminoto ini harus berpisah jalan. Mereka menempuh jalan sesuai kata hati masing-masing. Sebuah persimpangan yang akhirnya membawa mereka kembali dalam sebuah pertemuan berdarah. Perselisihan paham yang membuat sahabat harus saling menumpas. Seteru 1 Guru, novel tentang pergulatan sejarah anak bangsa, Soekarno, Musso, dan Kartosoewirjo. Tentang bagaimana ketiga sahabat satu perguruan itu harus berpisah jalan demi keyakinan yang berbeda. Tentang bagaimana sebuah bangsa merdeka harus dibangun dengan darah dan air mata. "Novel Seteru 1 Guru ini patut dibaca sebagai kunci pembuka ke arah penziarahan sejarah bangsa." -Yudi Latif, cendekiawan [Mizan, Qanita, Soekarno, Musso, Kartosoewirjo, Novel, Sejarah, Indonesia]
Fitoterapi Sistem Organ: Pandangan Dunia Barat terhadap Obat Herbal Global
Pandangan Dunia Barat terhadap obat herbal memiliki nilai strategis yang tinggi, mengingat hal ini akan meningkatkan nilai tambah obat herbal. Apabila komoditas botani ini sudah mendapat rekomendasi dari pihak barat, eksistensi obat herbal akan setaraf dengan obat konvensional (obat sintetis). Dengan memahami buku ini, kita bisa mengevaluasi posisi obat herbal dan memahami munculnya sederetan pekerjaan rumah untuk meningkatkan kualitas obat herbal agar bisa digunakan di klinik dan rumah sakit. masih memandang sebelah mata tentang obat herbal? baca selengkapnya dalam buku [Penerbit Deepublish, Deepublish, Obat Herbal]
Strategi pengelolaan dan pengendalian penyakit KHV
KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN KESEHATAN
Buku ini disusun untuk memberikan pemahaman kepada para pembaca terhadap bagaimana kebijakan di bidang kesehatan serta manajemen yang mengatur konsep reformasi di sektor kesehatan. Dengan memahami prinsip-prinsip kebijakan serta manajemen dibidang kesehatan diharapkan pembaca dapat turut serta memahami kerangka konseptual dilakukannya reformasi dibidang kesehatan serta turut melakukan reinventing di dalam organisasi sehingga dicapai peningkatan sistem pelayanan kesehatan melalui terlaksananya kualitas pelayanan, akses yang lebih mudah dicapai masyarakat, ekuitas yang sesuai, kualitas pelayanan yang prima serta lebih menjamin keselamatan, efisien serta berkelanjutan.
Sistem akuntansi sektor publik
Accounting for public sectors in Indonesia.
MOTIVASI KERJA KARYAWAN PERUSAHAAN KARYA RAJUT NUSANTARA DI PINCURAN TUJUH BATUSANGKAR
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah tentang Motivasi Kerja Marketing Karya Rajut Nusantara, apa saja faktor yang menyebabkan motivasi kerja marketing menjadi turun. Tujuan penelitian ini sebagai sumbangan pemikiran bagi Perusahaan Karya Rajut Nusantara. Jenis penelitian ini adalah peneltian lapangan (Field Research) yang bersifat kualitatif yaitu suatu metode dengan mengumpulkan data, disusun, dianalisis sehingga memberikan gambaran yang sebenarnya. Sumber data dalam penelitian ini adalah 20 Marketing Perusahaan Karya Rajut Nusantara, Pimpinan, dan Kepala marketing. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara Angket dan Wawancara. Berdasarkan penelitian ini yang dilakukan mengenai Motivasi Kerja Karyawan Perusahaan Karya Rajut Nusantara menjadi turun diantaranya ada dua faktor yaitu internal dan faktor eksternal. Faktor internal dalam penelitian adalah dari penghargaan yang tidak diberikan perusahaan, gaji yang masih kurang, dan dari hasil kuesioner menunjukan 70% marketing tidak suka dari gaji yang diberikan ada 14 orang yang belum puas terhadap gaji, dan 75 % belum pernah mendapatkan penghargaan yang berjumlah 15 orang belum pernah mendapatkan penghargaan. Faktor eksternal dalam peneltian ini adalah dari jaminan pekerjaan yang tidak ada serta peraturan penjualan yang banyak tidak menyukai, dari hasil peneltian ini menunjukan 100% dari 20 marketing menginginkan jaminan pekerjaan perlu diberikan, dan peraturan penjualan menunjukan 100 % tidak menyukainnya.