Strategi Guru Memberikan Pendidikan Karakter Peserta Didik Sekolah Dasar di Tanah Datar
Prischa Cahyani Putri, NIM : 2030111107, Judul “Strategi Guru dalam Memberikan Pendidikan Karakter Peserta Didik Sekolah Dasar di Tanah Datar”, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negri (UIN ) Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Latar belakang dari penelitian ini yaitu pentingnya pendidikan karakter untuk mencapai tujuan pendidikan nasional secara optimal sesuai dengan UU No.20 tahun 2003 dan kemendiknas tentang 18 aspek pendidikan karakter yang perlu ditanamkan kepada peserta didik. Dengan begitu banyak orangtua yang menyekolahkan anaknya di SDIT dibandingkan dengan SDN yang terlihat dari jumlah peserta didik di SDIT dan SDN. Hal tersebut menjadi sebuah pertanyaan, apakah ada perbedaan terhadap bagaimana strategi guru dalam memberikan pendidikan karakter peserta didik sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi yang dilakukan guru dalam memberikan pendidikan karakter peserta didik sekolah dasar di Tanah Datar dan untuk mengetahui faktor penghambat dalam memberikan pendidikan karakter peserta didik sekolah dasar di Tanah Datar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif yang bertempat di SDIT Mesjid Raya Lantai Batu dan SDN 05 Baringin. Sumber data dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru kelas yang terdiri dari wali kelas 1 sampai kelas 6 dan peserta didik dan sumber data tambahan dalam bentuk buku, jurnal dan sumber lainnya. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tahap reduksi data, display data, dan menarik kesimpulan. Penjamin keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi guru dalam memberikan pendidikan karakter peserta didik di Tanah Datar memiliki satu acuan yang sama dalam menjalankan program yaitu kurikulum, kurikulum yang digunakan adalah kurikulum merdeka pada kelas 1,2,4 dan 5 kemudian kurikulum 2013 untuk kelas 3 dan 6 yang mencantumkan nilai-nilai karakter. Oleh sebab itu antara SDIT dan SDN tidak terlalu memiliki perbedaan yang signifikan dalam memberikan pendidikan karakter namun setiap sekolah dan guru pasti memiliki pendekatan yang berbeda untuk menanamkan nilai pendidikan karakter tesebut. Adapun faktor penghambat dalam memberikan pendidikan karakter peserta didik adalah faktor kebiasaan peserta didik pada lingkungan, keluarga, keturunan dan teknologi seperti Handphone.