· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nurhafizah, NIM 15300900037 (2019). Judul Skripsi “Pemahaman Orang Tua tentang Digital Parenting Di Nagari Banja Loweh Kecamatan Bukik Barisan Kabupaten Lima Puluh Kota”. Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi kurang pahamnya orang tua tentang digital parenting, adanya pengaruh positif dan negatif dalam penggunaan perangkat digital pada anak, dan belum terlihatnya bentuk pendampingan orang tua dalam penggunaan perangkat digital pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman orang tua tentang digital parenting di Nagari Banja Loweh Kecamatan Bukik Barisan Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh orang tua yang memiliki anak usia 4-6 tahun di Nagari Banja Loweh yang berjumlah 120 orang. Sampel penelitian adalah sebanyak 60 orang tua yang diambil dari masing-masing jorong, namun ada 11 kuesioner diantaranya tidak lengkap jawaban responden yang menjadikan jumlah data yang dapat diolah berjumlah 49 kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman orang tua berada pada kategori paham dengan jumlah 48 orang tua (98.0%), yang terlihat dari hasil masing-masing aspek mengenai pemahaman orang tua tentang digital parenting sesuai usia anak berada pada kategori sangat paham berjumlah 30 orang tua (61.2%), sementara itu yang berada pada kategori paham yaitu perangkat digital membuat otak tidak bisa berfikir berjumlah 45 orang tua (91.8%), selanjutnya kiat-kiat sukses orang tua menerapkan digital parenting berjumlah 35 Orang tua (71.4%), terkahir prinsip digital parenting berjumlah 29 orang tua (59.2%). Dari persentase tersebut ditunjukkan dengan hasil pengamatan bahwa orang tua mengetahui digital parenting di Nagari Banja Loweh karena orang tua mengikut sertakan anak pada lembaga PAUD yang memudahkan orang tua dapat bekerja sama dengan guru dan juga orang tua lainnya serta dengan adanya dukungan program posyandu yang memudahkan orang tua untuk saling berbagi informasi terkait pengasuhan anak di era digital.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NURHAFIZAH. NIM. 2030103061 Judul Skripsi: “Strategi Promosi Sekolah dalam Menarik Minat Peserta Didik Baru di SMP Islam Raudhatul Jannah kota Payakumbuh”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah apa yang menjadi strategi promosi sekolah dalam menarik minat peserta didik baru di SMP Islam Raudhatul Jannah Kota Payakumbuh. Fokus dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bagaimana strategi promosi yang diterapkan oleh sekolah tersebut dalam menarik minat peserta didik baru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, staf administrasi, dan peserta didik baru yang terlibat langsung dalam proses penerimaan peserta didik baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa sekolah SMP Islam Raudhatul Jannah kota Payakumbuh menerapkan strategi “beberapa strategi promosi, beberapa program dan pelayanan yang ditawarkan untuk menarik selera dan minat masyarakat. kegiatan promosi yang dilakukan sekolah dikelola secara terpusat oleh staff administrasi dan dibantu oleh kepala sekolah melalui media sosial, kunjungan ke sekolah-sekolah dasar, dan pengadaan kegiatan ekstrakurikuler dan program khusus yang menarik. Selain itu, sekolah juga memperkuat citra positif melalui peningkatan kualitas pendidikan dan fasilitas sekolah. Strategi-strategi tersebut digunakan dalam meningkatkan jumlah pendaftar di SMP Islam Raudhatul Jannah.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK NURHAFIZAH, NIM. 1930103066, Judul Skripsi: “Strategi Kepala Bidang Perpustakaan dalam Pengembangan Koleksi Perpustakaan di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Tanah Datar” Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2023. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah jumlah koleksi di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Tanah Datar masih belum mencapai standar, jumlah koleksi perpustakaan kabupaten/kota disesuaikan dengan jumlah penduduk (jiwa) di kabupaten/kota. Saat ini koleksi di perpustakaan berjumlah sekitar 18.000 judul buku. Jumlah penduduk di Kabupaten Tanah Datar pada tahun 2021 sebanyak 376. 693 jiwa yang kemungkinan pada tahun 2023 ini jumlah penduduk di Kabupaten Tanah Datar mengalami peningkatan. Sehingga jumlah koleksi di perpustakaan masih perlu dilakukan pengembangan koleksi agar pemustaka dapat mencari dan mendapatkan buku yang mereka butuhkan, dan dapat memperoleh koleksi yang up to date. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana strategi kepala bidang perpustakaan dalam pengembangan koleksi perpustakaan serta hambatan yang terjadi dalam pengembangan koleksi perpustakaan di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti ialah melalui: 1. Observasi, 2. Wawancara, 3. Dokumentasi. Sumber data dari penelitian ini adalah Kepala Bidang Perpustakan, 2 orang Pustakawan dan 2 Pengunjung di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Tanah Datar. Teknik penjaminan keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi dan menggunakan bahan referensi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di lapangan bahwasanya strategi yang digunakan kepala bidang perpustakaan dalam pengembangan koleksi perpustakaan di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Tanah Datar yaitu: 1) Penyebaran kuesioner/angket pengunjung tentang buku atau koleksi yang ingin ditambah di perpustakaan, 2) Melaksanakan kegiatan wakaf buku ASN, semacam gerakan wajib menyumbang 1 buku di setiap perjalanan dinas ASN di pemerintahan Kabupaten Tanah Datar, 3) Pada tahun 2023 Perpusda menganggarkan pengadaan koleksi e-book (koleksi digital) sebagai belanja modal 2023.. Hambatan yang terjadi dalam pengembangan koleksi perpustakaan yaitu: 1) Terbatasnya anggaran dalam pengadaan koleksi sehingga pengembangan koleksi belum maksimal dilakukan, 2) Belum adanya SOP atau panduan sendiri dalam pengembangan koleksi, 3) Kurangnya kontribusi dinas-dinas terkait dalam kegiatan wakaf buku. Kata Kunci : Strategi Kepala Bidang Perpustakaan, Pengembangan Koleksi
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Nurhafizah, NIM 15300900037 (2019). Judul Skripsi “Pemahaman Orang Tua tentang Digital Parenting Di Nagari Banja Loweh Kecamatan Bukik Barisan Kabupaten Lima Puluh Kota”. Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar.
Penelitian ini dilatar belakangi kurang pahamnya orang tua tentang digital parenting, adanya pengaruh positif dan negatif dalam penggunaan perangkat digital pada anak, dan belum terlihatnya bentuk pendampingan orang tua dalam penggunaan perangkat digital pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman orang tua tentang digital parenting di Nagari Banja Loweh Kecamatan Bukik Barisan Kabupaten Lima Puluh Kota.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh orang tua yang memiliki anak usia 4-6 tahun di Nagari Banja Loweh yang berjumlah 120 orang. Sampel penelitian adalah sebanyak 60 orang tua yang diambil dari masing-masing jorong, namun ada 11 kuesioner diantaranya tidak lengkap jawaban responden yang menjadikan jumlah data yang dapat diolah berjumlah 49 kuesioner.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman orang tua berada pada kategori paham dengan jumlah 48 orang tua (98.0%), yang terlihat dari hasil masing-masing aspek mengenai pemahaman orang tua tentang digital parenting sesuai usia anak berada pada kategori sangat paham berjumlah 30 orang tua (61.2%), sementara itu yang berada pada kategori paham yaitu perangkat digital membuat otak tidak bisa berfikir berjumlah 45 orang tua (91.8%), selanjutnya kiat-kiat sukses orang tua menerapkan digital parenting berjumlah 35 Orang tua (71.4%), terkahir prinsip digital parenting berjumlah 29 orang tua (59.2%). Dari persentase tersebut ditunjukkan dengan hasil pengamatan bahwa orang tua mengetahui digital parenting di Nagari Banja Loweh karena orang tua mengikut sertakan anak pada lembaga PAUD yang memudahkan orang tua dapat bekerja sama dengan guru dan juga orang tua lainnya serta dengan adanya dukungan program posyandu yang memudahkan orang tua untuk saling berbagi informasi terkait pengasuhan anak di era digital.