Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak Linear Satu Variabel untuk Meningkatkan Self Efficacy Peserta Didik pada Pembelajaran Matematika Kelas X di SMA Negeri 1 Rambatan
ABSTRAK Nindy Juvenia, NIM : 15300500042, Judul Skripsi “Pengembangan Lembar kerja Peserta Didik (LKPD) Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak Linear Satu Variabel untuk Meningkatkan Self Efficacy Peserta Didik padaPembelajaran Matematika Kelas X di SMA Negeri 1 Rambatan”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2019. Permasalahan dalam penelitian ini adalah sumber belajar yang digunakan lebih banyak mengarahkan peserta didik kepada aspek kognitf. Selain itu disekolah tidak ada menggunakan sumber belajar berupa LKPD. Peserta didik masih banyak yang tidak yakin akan kemampuan yang dimilikinya. Di dalam kurikulum 2013 sangat mengutamakan tiga aspek yaitu aspek kognitif, afektif dan psikomotor. Yangmana aspek ini sangat diperlukan dalam pembelajaran agar peserta didik dapat mencapai tujuan pembelajaran. Untuk mengatasi hal seperti ini perlu adanya suatu sumber belajar yang tidak hanya memuat kognitif saja, akan tetapi juga memuat aspek afektif. Agar sumber belajar yang ada dapat mengarahkan peserta didik dalam membangun keyakinan positif akan kemampuan yang dimiliki. Salah satunya ialah sumber belajar yang memuat aspek-aspek dari self efficacy. Adapun tujuan penelitian ini adalah menghasilkan suatu produk atau sumber belajar berupa LKPD persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak linear satu variabel untuk meningkatkan self efficacy peserta didik. Tujuan penelitian secara khusus adalah untuk memperoleh sebuah data, apakah LKPD yang dihasilkan sudah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan ini terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define (pendefinisian), tahap ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran dan kondisi awal yang ada di lapangan, dalam tahap ini dilakukan observasi dan wawancara, analisis RPP, analisis sumber belajar, analisis kebutuhan peserta didik, analisis literatur LKPD. (2) tahap design (perancangan), hasil dari tahap ini adalah rancangan awal dari LKPD yang dikembangkan dan rancangan awal dari instrumen yang akan dibawa kelapangan. (3) tahap develop (pengembangan), pada tahap ini peneliti melakukan tahap validasi LKPD yang telah dirancang dan praktikalitas serta efektivitas dari LKPD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dirancang telah valid dengan hasil validitas yang diperoleh adalah 79,03% dengan kategori valid. Berdasarkan uji coba dari 27 orang peserta didik kelas X MIPA 2 di SMAN 1 Rambatan, menyatakan bahwa LKPD telah praktis dengan persentase 90,91% (sangat praktis). Selain itu LKPD persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak linear satu variabel untuk meningkatkan self efficacy peserta didik telah efektif digunakan terlihat pada ketuntasan klasikal peserta didik kelas X MIPA 2 dengan persentase 74,07% dengan kategori baik dan self efficacy peserta didik meningkat dengan nilai N-Gain0,4dengan kategori sedang.