Analisis SWOT Dalam Strategi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas Makanan dan/atau Minuman Untuk Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak dan Pendapatan Asli Daerah
GINADIA SAPUTRI, NIM 2130403039, Judul Skripsi “Analisis SWOT dalam Strategi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas Makanan dan/atau Minuman untuk Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak dan Pendapatan Asli Daerah (Studi Kasus pada Badan Pendapatan Daerah Kota Dumai)”, Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian adalah Realisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas makanan dan/atau minuman di Kota Dumai menunjukkan tren peningkatan selama periode 2015–2024. Namun, peningkatan tersebut belum diikuti dengan pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang stabil, bahkan pada beberapa tahun terjadi penurunan PAD meskipun penerimaan PBJT meningkat. Fenomena ini menunjukkan adanya permasalahan dalam efektivitas strategi pengelolaan PBJT, khususnya terkait pemungutan, pengawasan, dan tingkat kepatuhan wajib pajak. Meskipun Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Dumai telah menerapkan berbagai kebijakan, seperti digitalisasi sistem perpajakan melalui e-tax dan tapping box, ekstensifikasi wajib pajak, serta sosialisasi perpajakan, implementasinya belum sepenuhnya optimal. Rendahnya kesadaran wajib pajak, keterbatasan pengawasan, serta belum maksimalnya pemanfaatan sistem digital menjadi faktor yang menghambat optimalisasi penerimaan PBJT atas makanan dan/atau minuman. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian pada Badan Pendapatan Daerah Kota Dumai. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan SWOT yang didukung dengan Matriks Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), serta Matriks Internal–Eksternal (IE) untuk mengetahui posisi strategis pengelolaan PBJT dan alternatif strategi yang dapat diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai total Matriks IFE sebesar 2,62 dan Matriks EFE sebesar 2,62, yang menempatkan pengelolaan PBJT atas makanan dan/atau minuman di Bapenda Kota Dumai pada Kuadran V Matriks IE, yaitu posisi hold and maintain. Kondisi ini menunjukkan bahwa Bapenda Kota Dumai memiliki kekuatan dan peluang yang cukup baik, meskipun masih dihadapkan pada beberapa kelemahan dan ancaman. Strategi yang direkomendasikan adalah strategi intensifikasi pemungutan pajak, peningkatan pengawasan dan kepatuhan wajib pajak, optimalisasi pemanfaatan teknologi digital, serta peningkatan sosialisasi dan kualitas pelayanan perpajakan guna mendukung peningkatan PAD secara berkelanjutan.