Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Muliadi

23 karya publik ditemukan.

2024: 12021: 12017: 21

EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK BIBLIOTHERAPY BERBASIS ISLAM UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI ANAK ASUH DI PANTI ASUHAN ADE IRMA SURYANI NASUTION LIMA KAUM KECAMATAN LIMA KAUM KABUPATEN TANAH DATAR

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MARSAL YUNAS MULIADI HASIBUAN. NIM 222051015. Judul Tesis Efektivitas Konseling Kelompok dengan Teknik Bibliotherapy Berbasis Islam untuk Meningkatkan Resiliensi Anak Asuh di Panti Asuhan Ade Irma Suryani Nasution Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat. Program studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam. Program Pascasarjana Universitas Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya resiliensi anak asuh yang disebabkan oleh beberapa hal di antaranya kurangnya ketahanan terhadap stres dan tantangan yang dimiliki anak asuh, kurangnya dukungan emosional dan sosial yang ada di panti asuhan, kurangnya rasa kepercayaan diri anak asuh karena berada di panti asuhan, adanya dampak trauma dari masa lalu anak asuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, memahami dan menganalisis efektivitas konseling kelompok dengan teknik biblioterapi berbasis Islam untuk meningkatkan resiliensi Anak Asuh di Panti Asuhan Ade Irma Suryani Nasution Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat. Jenis penelitian yaitu eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test. Teknik pengumpulan data menggunakan skala Likert Resiliensi yang dianalisis melalui paired sample t-test dan N-gain. Sampel dalam penelitian ini adalah tujuh orang anak asuh yang memiliki resiliensi pada kategori sangat rendah. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan nya perlakuan konseling kelompok dengan teknik biblioterapi berbasis Islam resiliensi anak asuh berada pada kategori rendah, setelah dilakukan perlakukan resiliensi anak asuh berada pada kategori sedang. Sementara untuk melihat tingkat efektivitasnya intervensi konseling kelompok dengan teknik biblioterapi berbasis Islam efektif dengan kategori sedang dalam meningkatkan resiliensi.

Filsafat Umum

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Filsafat bisa dimengerti dengan sifat-sifat yang dilahirkan dan melekat padanya dan tanpanya, ia tak terpahami. Sifat umum yang disebut sebagai karakternya, yaitu radikal, kritis, dan reflektif. Istilah” radikal” dimaknai sebagai bentuk keingintahuan tentang suatu objek secara menyeluruh, mendalam, dan sampai ke penyebab awalnya (First Causal atau first causal). Istilah “kritis” dimaknai sebagai bentuk seni bertanya. Untuk memahami suatu objek, maka sifat kritis mesti dimiliki seseorang untuk sampai pada pemahaman yang tepat tentang suatu objek. “tidak bertanya sesat di jalan”. Kalimat bijak ini sangat cocok disematkan pada istilah tersebut. Sementara, istilah reflektif bisa dimaknai sebagai sikap berpikir yang keras, fokus, dan serius. Tiga karakter tersebut tidak bermaksud membatasi karakter-karakter lain yang lebih spesifik sesuai dengan relasi filsafat dengan objeknya yang lain. Secara umum, Filsafat dibagi menjadi tiga, yaitu: Epistemologi, Ontologi, dan Axiologi. Pengertian populer epistemologi, yaitu teori pengetahuan yang membahas tentang sumber pengetahuan, karakter dasar pengetahuan, dan keabsahan atau validitas pengetahuan. Pengertian istilah Ontologi, yaitu teori tentang “ada” atau “Ada”. Ontologi lebih umum dikenal sebagai objek pengetahuan. Pembahasannya yang terkait dengan alam menjadikannya dikenal sebagai Kosmologi. Ia juga terkadang disinonimkan dengan Metafisika yang mengupas sesuatu yang berada dibelakang objek fisik. Sedangkan Axiologi adalah teori tentang nilai dalam segala macam, jenis, dan bentuknya. Istilah ini lebih masyhur dimaknai sebagai manfaat ilmu pengetahuan. Tiga dimensi ini sebagai struktur utuh dan solid yang membentuk filsafat sehingga menjadikannya sebagai grand mother of science. Slogan ini mengantarkan filsafat sebagai kebijaksanaan, kebijaksanaan sebagai pengetahuan, dan pengetahuan sebagai kebaikan (knowledge is good).

Effects of Conformation on Charge Flow in Gas-phase Peptides

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Neutral, unprotected phenylalanyl-glycyl-glycine (FGG) has been found to adopt four distinct rotational conformers under jet-cooling conditions. These conformers include one dispersion-stabilized folded conformer and three extended conformers with little interaction between termini. Conformer-specific ionization followed by photodissociation via visible radiation results in photofragmentation ratios that differ according to the type of neutral conformer from which the ion was formed. The folded structure of FGG yields a fragment-to-parent ion ratio of 1.4; the extended structures yield fragment-to-parent ion ratios around 0.3. The reverse peptide sequence, Glycyl-glycyl-phenylalanine (GGF), which has been found to adopt one folded and one extended conformer under the experimental conditions, acts similarly to FGG in that its folded structure exhibits a greater fragmentation ratio. The folded conformer of GGF fragments with a fragment-to-parent ratio of 3, and the extended conformer fragments with a 0.5 ratio. These results suggest that these peptides do not have time to photoisomerize under the experimental conditions, as the extent of fragmentation depends on the starting neutral structure. Photofragmentation in this experiment is controlled by the distribution of charge in the peptide - positive charge on the phenyl chromophore shifts its absorption spectrum to the visible range and thus allows absorption of sufficient energy for dissociation via visible radiation of the molecule. The possible mechanism by which secondary structure influences charge flow in these peptides was explored using quantum chemical calculations. It is proposed that, based on calculated neutral-to-cation geometry changes and charge distributions, differences in charge delocalization propensities among conformer types may cause the differences in charge flow.