Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Meilinda

2 karya publik ditemukan.

2023: 12018: 1

PENGARUH KEGIATAN MELUKIS DENGAN BENANG TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI DI TK PERTIWI IV SAWAHLUNTO

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Meilinda Sari, NIM 1930109030, Judul Skripsi “Pengaruh Kegiatan Melukis Dengan Benang Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Di TK Pertiwi IV Sawahlunto”. Fakultas Tarbiyyah dan Ilmu Keguruan, Program studi pendidikan Islam Anak Usia Dini, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar (UIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan anak pada kemampuan motorik halus anak dalam memanfaatkan gerak sederhana yang sebagaimana fungsinya seperti menggunakan alat tulis, mewarnai masih keluar-keluar garis, kurangnya kefokusan mata dan tangan dalam penyelesaian tugas. Maka dari itu perlu adanya kegiatan yang membantu dalam mempengaruhi kemampuan motorik halus anak dengan kegiatan melukis dengan benang. Melukis dengan benang merupakan kegiatan seni lukis dengan memanfaatkan benang cat warna, lembar kertas dan kain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kegiatan melukis dengan benang memberi pengaruh pada kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian one group pretest posttest design dan pengambilan sampel secara random sampling. Dalam penelitian ini populasinya adalah anak di TK Pertiwi dengan jumlah anak 70 orang anak. Sampel penelitian adalah anak usia 5-6 tahun di TK Pertiwi dengan jumlah anak 16 orang anak. Pada penelitian ini peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi atau pengamatan. Teknik analisis data yaitu menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Sebelum melakukan treatment kepada anak terlebih dahulu diberikan pretest. Adapun rata-rata hasil pretest adalah 15,1. Setelah pretest dilakukan kemudian diberikan perlakuan berupa kegiatan melukis dengan benang. Selama melakukan perlakuan terjadi suatu peningkatan yang terlihat dari rata-rata T1 15,4; T2 rata-ratanya 15,8; T3 rata-ratanya 17; T4 rata-ratanya 18,7; untuk hasil posttest yang mana rata-ratanya yaitu 19,9. Dari hasil uji pada penelitian ini maka dapat dijelaskan bahwa dalam hasil uji t yang diperoleh terlihat bahwa Thitung memiliki angka 0,000 dimana apabila dibandingkan berarti 0,000 0,05 = Thitung