2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MUHAMMAD RAFIUL MUIZ. 2023. NIM, BKPI 212051013. Judul Tesis “EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN MINDFULNESS BERBASIS ISLAM UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI AKADEMIK MAHASISWA TINGKAT AKHIR”. Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam tesis ini adalah rendahnya resiliensi akademik mahasiswa tingkat akhir dalam proses penyelesaian studi. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis efektivitas konseling kelompok dengan pendekatan mindfulness berbasis Islam untuk meningkatkan resiliensi akademik mahasiswa tingkat akhir. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan desain penelitian one group pretest and posttest. Populasi penelitian ini yaitu sebanyak 35 orang mahasiswa tingkat akhir kemudian 7 orang dijadikan sampel penelitian dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala resiliensi akademik yang dianalisis melalui paired sample t-test. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ternyata konseling kelompok dengan pendekatan mindfulness berbasis Islam efektif untuk meningkatkan resiliensi akademik mahasiswa tingkat akhir, temuan tersebut dibuktikan dengan skor hasil pretest sebesar 451 dengan rata-rata 64.4 dan perolehan skor posttest sebesar 709 dengan rata-rata 101, dimana selisih antara prestest dan posttest sebesar 258 dengan rata-rata 36.9. Temuan tersebut semakin diyakini melalui hasil analisis uji paired samples t-test dari data pretest dan posttest yang menunjukkan bahwa t hitung (to) sebesar (26.898) > t Tabel (tt) (2.446) pada taraf signifikansi (α) 0.05 atau 5%. Dirinci lebih lanjut berdasarkan kepada hasi uji N-gain yang diperoleh yaitu 0,32 atau 32% berada pada taraf sedang. Artinya peningkatan ini belumlah termasuk pada taraf yang tinggi, meskipun peningkatan telah terjadi pada aspek ketekunan, refleksi diri dan mencari bantuan secara adaptif, serta respon atas emosi negatif, perlu sekiranya dan sangat direkomendasikan untuk ditingkatkan lebih lanjut pada penelitian selanjutnya
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
MUHAMMAD RAFIUL MUIZ, NIM. 16 301 080 44, JUDUL : “KENDALA PELAKSANAAN PENASEHATAN PRANIKAH PADA MASA NEW NORMAL DI KUA KECAMATAN LIMA KAUM” Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar tahun 2021.
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah kendala pelaksanaan penasehatan pranikah pada masa new normal di KUA Kecamatan Lima Kaum, yaitu bagaimana kendala yang terjadi dalam pelaksanaan penasehatan pranikah kepada calon pengantin, yang dilihat dari aspek persiapan pelaksanaan dan pelaksanaan penasehatan pranikah itu sendiri. Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk mengetahui bagaimana kendala yang terjadi dalam pelaksanaan penasehatan pranikah, yang diselenggarakan oleh pihak KUA Kecamatan Lima Kaum pada masa new normal.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis model Miles dan Huberman dan keabsahan data yaitu dengan cara triangulasi.
Berdasarkan temuan penelitian diketahui bahwa kendala petugas pelaksana dalam pelaksanaan penasehatan pranikah pada masa new normal di KUA Kecamatan Lima Kaum terdapat pada aspek persiapan pelaksananaan penasehatan pranikah dan pada aspek pelaksanaan penasehatan pranikah itu sendiri, pada aspek persiapan itu sendiri yang menjadi kendala yaitu: 1) Proses administrasi yang dilakukan dengan sistem satu meja, dimana kuota pelayanan yang dibatasi sehingga tidak dapat melibatkan peserta sebanyak pada saat masa normal. 2) Persiapan materi yang akan diberikan dalam pelaksanaan penasehatan pranikah. 3) Persiapan pemateri yang akan dilibatkan dalam pelaksanaan penasehatan pranikah itu sendiri.
Lebih lanjut dalam aspek pelaksanaan penasehatan pranikah yang menjadi kendala adalah; 1) Waktu pelaksanaan penasehatan pranikah yang dipersingkat jika dibandingkan dengan pelaksanaan normalnya. 2) Pemateri/ penasehat yang tidak dapat dilibatkan dari pihak instansi lain, seperti polisi dan penyuluh kesehatan, sehingga pemateri pada masa new normal ini hanya dilakukan oleh penghulu nikah semata. 3) Materi penasehatan pranikah yang dipadatkan, diakibatkan oleh waktu pelaksanaan yang dikuarngi, serta juga merupakan akibat dari tidak dapatnya melibatkan pihak ahli dari instansi lain, sehingga dalam pelaksanaan penasehatan pranikah materi yang diberikan hanya dari penghulu nikah dan dipadatkan sedemikian rupa mengingat waktu pelaksanaan yang juga terbatas.