Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MUHAMMAD FAIZ

3 karya publik ditemukan.

2026: 12017: 2

Pengaruh Nominal Transaksi QRIS, Jumlah Uang Beredar, dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Periode 2020-2025

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Muhammad Faiz, Nim 2230401064, Judul Skripsi “Pengaruh Nominal Transaksi Qris, Jumlah Uang Beredar, Dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Periode 2020-2025”. Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun Akademik 2026. Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya paradoks ekonomi digital di Indonesia, yaitu peningkatan nominal transaksi QRIS yang sangat pesat selama periode 2020–2025, dari Rp43,34 triliun menjadi Rp827,56 triliun, namun pertumbuhan ekonomi Indonesia setelah mengalami pemulihan pascapandemi justru cenderung stagnan di kisaran 5%. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara perkembangan transaksi pembayaran digital dengan pertumbuhan ekonomi, yang diduga berkaitan dengan dinamika jumlah uang beredar dan inflasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, dengan sumber data dari laporan tahunan dan publikasi statistik oleh Bank Indonesia (BI), Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2020–2025. Analisis data dilakukan menggunakan metode Error Correction Model (ECM) dengan bantuan EViews 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nominal transaksi QRIS dan jumlah uang beredar tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Inflasi tidak berpengaruh signifikan dalam jangka pendek, sedangkan dalam jangka panjang berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara simultan, nominal transaksi QRIS, jumlah uang beredar, dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek, tetapi berpengaruh signifikan dalam jangka panjang. Nilai Error Correction Term (ECT) yang negatif dan signifikan menunjukkan adanya mekanisme penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang dengan kecepatan penyesuaian sebesar 21,40% pada setiap periode pengamatan. Dengan demikian, hubungan antara nominal transaksi QRIS, jumlah uang beredar, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi menunjukkan dinamika yang berbeda antara jangka pendek dan jangka panjang.