Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Tenun Berdasarkan Variabel Costing (Studi Kasus UMKM Tenun Perkampungan Adat di Sijunjung)
MESI RESKI, NIM 2030403053, Judul Skripsi “Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Tenun Berdasarkan Metode Variabel Costing (Studi kasus UMKM Tenun Perkampungan Adat di Sijunjung).” Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah menganalisis harga pokok produksi tenun berdasarkan metode Variable Costing pada UMKM Tenun Perkampungan Adat di Kabupaten Sijunjung, UMKM tenun pada dasarnya belum mengetahui tentang biaya-biaya lain yang mempengaruhi harga pokok produksi kemudian diklasifikasikan dengan metode variabel costing yang secara rinci mencatat unsur-unsur biaya produksi dengan detail. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sekaligus memberikan perbandingan antara perhitungan harga pokok produksi metode UMKM dengan metode Variabel Costing. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Metode Kualiatatif dengan pendekatan penelitian lapangan (Field Research), penelitian ini menggunakan Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi lapangan, dilakukan secara deskriptif kualitatif menggunakan hasil wawancara mengungkapkan kejadian atau fakta, fenomena, membandingkan suatu data dan keadaan serta menerangkan keadaan secara mendalam (Fakta yang sebenarnya). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terdapat selisih harga pokok produksi sebesar Rp. 225.347, untuk perhitungan harga pokok produksi Metode UMKM Tenun Perkampungan Adat didapatkan harga sebesar Rp. 449.583, sementara menggunakan metode Variabel Costing didapatkan Harga pokok Produksi sebesar Rp. 612.083. dapat disimpulkan bahwa UMKM Tenun Perkampungan adat belum mampu mengelompokkan dan memasukan biaya overhead pabrik sehingga berpengaruh pada perhitungan harga pokok produksi, dalam penetapan harga pokok produksi UMKM Tenun Perkampungan Adat biasanya hanya menambahkan biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung sehingga biaya-biaya lain yang tidak terdeteksi tergolong ke biaya pabrik sehingga terdapat selisih–selisih harga pokok produksi yang berefek kepada perkembangan UMKM. Kata Kunci: Variable Costing, Harga Pokok Produksi, UMKM