Profil penulis
M.B.A.
6 karya publik ditemukan.
Cara Mengunakan Dan Memakai Path ( Analysis ( Anialisis Jalur)
66 Hari Bersama Soeharto Dari Perspektif Kepemimpinan
Saya tidak perlu malu mengagumi Pak Harto. Dialah sang manajer sejati. He is number one. Budaya Jawa yang diusung Pak Harto, Hasto Broto khususnya, luar biasa bermanfaat dalam mengelola Indonesia. Meskipun begitu, Pak Harto mempunyai kelemahan. Kelemahannya adalah system behind him sebagai orang Jawa. Di balik sistem itu ketika seseorang telah berhasil, dia menganggap Republik adalah miliknya. Anak-anak dan lingkarannya boleh saja mengambil peluang lebih dari yang lain. Cara pandang seperti itu, menurut saya tidak benar. Banyak orang mengatakan kalau sudah menyangkut anak-anaknya, selalu nggak boleh ada yang melawan. Namun, kok saya melawan? Dan, Pak Harto tak apa-apa kok! Jadi saya heran, apakah karena sudah krisis atau memang dahulu tidak ada yang melawan. Meskipun hanya 66 hari saya bersama Pak Harto, saya dapat merekam sisi kepemimpinan beliau sampai detik-detik lengser Keprabonnya. Sampai kini kemelut 1998 masih menjadi misteri yang sebagian bisa diungkap dan sebagian lagi masih terselubung dalam tataran praduga. Saya yakin Pak Harto telah berlapang dada dan bebas dari dendam. Ini terbukti dari tulisan di pintu gerbang pemakamannya di Astana Giri Bangun yang mengutip dari syair tembang Pucung yang berbunyi: Trimo Yen Ketaman Sirik Sameng Dumadi. Lilo Kelangan Ra Gegetan. Tri Legowo Ing Bathoro. (Berlapang dada dan membebaskan diri dari rasa dendam atas kesyirikan dan caci maki orang lain. Ikhlas kehilangan tanpa rasa menyesal. Membangun kebersihan hati untuk senantiasa berpasrah diri kepada Allah Swt.) Filosofi yang lazim berkembang di masyarakat Jawa ini dapat diartikan sebagai bentuk jawaban Pak Harto atas perlakuan kurang baik dari sebagian kalangan menjelang krisis politik pada tahun 1998. Ia menyikapinya dengan rasa tanpa dendam dan tanpa rasa penyesalan atas semua kebijakan dalam masa kepemimpinannya, karena menyakini apa yang diputuskan didasarkan atas pertimbangan yang tepat, dan beliau menyerahkan semuanya pada keadilan Ilahi.
Manajemen UMKM Dan Sumber Daya Manusia
Buku ini memberikan panduan bagaimana pengusaha– mula yang sangat mikro menapak secara perlahan tetapi pasti menjadi pengusaha kecil atau menengah. Pada dasarnya suatu usaha yang dimulai dari kekuatan diri sendiri mau dan mampu bertahan walau terpaan dahsyat sekalipun. Pengusaha-mula mau makan bubur ketika rezeki belum begitu baik, atau mau memberikan waktunya bekerja lebih dari sekadar jam kerja normal, yaitu 7 jam, plus 1 jam istirahat.
Digital Mastery, Membangun Kepemimpinan Digital Untuk Memenangkan Era Disrupsi
Disrupsi digital adalah momok menakutkan bagi perusahaan yang masih dikelola secara konvensional. Untuk sukses di era disrupsi, Anda harus melakukan transformasi digital untuk mencapai posisi Digital Masters. Dalam buku ini, Anda akan mendapati bahwa Digital Mastery lebih banyak ditentukan oleh faktor manusia seperti kepemimpinan digital, budaya digital, dan pola pikir digital. Oleh sebab itu, perusahaan harus membentuk sebanyak mungkin pemimpin digital sehebat Mark Zuckerberg, Larry Page, atau Elon Musk di dalam organisasi. Untuk membentuk Digital Masters, buku ini mengusulkan setiap perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang mirip Sillicon Valey (Sillicon Valey-like environment) untuk menumbuhsuburkan pemimpin-pemimpin digital yang mumpuni. Be a digital masters… and disrupt your industry!
HR PLAN & STRATEGY
Buku ini dilengkapi oleh pendekatan filosofi berbasis kearifan lokal dengan 6 (enam) aplikasi komitmen sukses seperti impian, mindset, kolaborasi, road map, program riil dan strategis, serta berkelanjutan dalam praktikpraktik SDM yang disajikan terintegrasi dengan kasus-kasus praktis pengelolaan SDM. Selain itu, dilengkapi pula pembahasan mengenai strategi pengelolaan SDM untuk usaha kecil dan menengah (SME’S Business). RAIH ASA SUKSES