Profil penulis
Kaelan
9 karya publik ditemukan.
Inkonsistensi dan inkoherensi dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 hasil amandemen
Studi, mengabdi, dan berprestasi
Festschrift in honor of Jimly Asshiddiqie who dedicates his life in Indonesian Constitutional Court.
Kajian tentang Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia hasil amandemen disahkan 10 Agustus 2002
Comments on the Indonesian 1945 Constitution as amended in 2002; philosophical and juridical viewpoints.
Filsafat Bahasa, Semiotika dan Hermeneutika
Filsafat bahasa semiotika dan hermeneutika
Pendidikan kewarganegaraan
Prosiding Kongres Pancasila VI
Prosiding Kongres Pancasila V 2013
Pancasila sebagai ideologi negara dan bangsa memiliki kesejarahannya sendiri. Sejak perumusan di BPUPKI hingga masa paska Reformasi, telah muncul berbagai tafsir dan penjabaran strategis atas nilai-nilai Pancasila. Pada masanya, tafsir Pancasila pernah terseret dalam pertentangan ideologis yang nyaris memecah belah bangsa, sebagaimana terjadi pada masa Konstituante hingga tragedi bangsa di tahun 1946/ Belajar dari konflik ideologi di masa sebelumnya, rezim Orde Baru kemudian mengedepankan pembangunan ekonomi dengan menekan secara kuat konflik-konflik ideologis dengan menggunakan jargon Pancasila dala sebagai azas tunggal. Lepas dari represi ideologis dengan tafsir tunggalnya, bangsa Indonesia masuk dalam euforia kebebasan, yang juga berimbas pada terpinggirkannya Pancasila dalam wacana kehidupan bernegara dan berbangsa. Bahkan sampai pada detik ini kemerdekaan yang kita peroleh masih bersifat "semu". Secara prinsipal, bangsa ini masih terjajah dalam semua bidang baik politik, pendidikan, ekonomi dan kebudayaan.