Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Jafar

21 karya publik ditemukan.

2025: 12018: 92017: 92016: 2

Pengembangan Video Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Powtoon Pada Materi Sholat Kelas VIII Mata Pelajaran PAI dan BP di SMPN 2 Pariangan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jafar Saifullah, NIM 2130101057, Judul Skripsi “Pengembangan Video Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Powtoon pada Materi Sholat Kelas VIII Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 2 Pariangan “, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2025. Penelitian ini di latar belakangi oleh permasalahan yang terjadi di lapangan yaitu peneliti melihat media pembelajaran dan bahan ajar materi Sholat yang digunakan oleh guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMPN 2 Pariangan yaitu penggunaan media pembelajaran yang masih menggunakan media PowerPoint sederhana dan dalam penjelasan materi hanya menggunakan metode ceramah. guru belum pernah menggunakan media pembelajaran berupa video pembelajaran yang dapat meningkatkan minat, motivasi dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui validitas serta praktikalitas dari produk yang akan dikembangkan yaitu video pembelajaran menggunakan Aplikasi Powtoon. Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah metode Research and Development (R&D). Kemudian, model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation) digunakan dalam jenis penelitian pengembangan ini. Analisis kebutuhan, pengembangan produk, tahap desain atau desain desain, pengembangan produk, implementasi atau uji coba produk, dan tahap evaluasi adalah langkah pertama dalam proses penelitian. Alat pengumpulan data berupa lembar validasi dan kusioner. Subjek uji coba bersifat terbatas dilakukan kepada siswa dalam satu kelas yaitu kelas VIII SMPN 2 Pariangan. Teknik analisis data terhadap validasi dan angket respon menggunakan skala Likert. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, analisis ATP menetapkan materi Sholat dengan mempertimbangkan karakteristik peserta didik, gaya belajar, serta penggunaan media sebelumnya berupa PowerPoint. Pada tahap perancangan dilakukan penyusunan GBPM, pembuatan flowchart, storyboard, pengumpulan bahan, dan pemrograman. Selanjutnya, tahap pengembangan divalidasi oleh tiga validator dan uji praktikalitas melibatkan 18 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada materi Sholat memperoleh nilai validitas aspek media sebesar 91,42% dan aspek materi sebesar 89,09%, keduanya berkategori “Sangat Valid”, serta uji praktikalitas sebesar 83,92% dengan kategori “Sangat Praktis”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran menggunakan aplikasi Powtoon pada materi Sholat kelas VIII SMP Negeri dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran.

Negara kesejehteraan

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Strengthening economic, social, political conditions, and nationality in Indonesia towards a welfare state; festschrift in honor of Isran Noor, regent of Kutai Timur.

Hukum yang Bergerak

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hukum memiliki banyak wajah, dan berada dalam bentangan aktivitas masyarakat yang luas, dan merasuk dalam setiap sendi kehidupan. Oleh karenanya hukum harus dipelajari dengan menempatkannya pada konteks sosial, budaya, ekonomi, dan politik secara holistik. Banyak persoalan hukum dan kemasyarakatan yang sangat rumit dan tidak bisa dijawab secara normatif tekstual, oleh karenanya pendekatan ilmu sosial, khususnya antropologi sangat menolong untuk dapat menjelaskan tentang bagaimanakah hukum bekerja dan beroperasi dalam keseharian hidup masyarakat. Berbagai tulisan dalam buku ini memperlihatkan studi Antropologi Hukum Indonesia yang sedang berkembang memasuki ranah baru karena terjadinya pertemuan antara berbagai sistem hukum dalam ranah global. Para aktor telah menyumbangkan kepada terjadinya pergerakan hukum dari segala arah menuju ke segala arah. Imbas pergerakan hukum global juga dapat diamati dalam kajian pluralisme hukum Indonesia. Adanya wacana akses keadilan, hak asasi manusia, perempuan dan masyarakat adat, pemberantasan korupsi, sumberdaya alam dan lingkungan, menampakkan konstelasi pluralisme hukum global dalam konteks lokal. Buku ini mengajak pembaca, khususnya mereka yang memberi perhatian pada masalah hukum dan kemasyarakatan, baik kalangan akademisi, praktisi, maupun warga masyarakat luas, untuk memahami bagaimana pentingnya mempelajari hukum dengan menempatkannya dalam konteks kemasyarakatan dan kebudayaan di mana hukum itu berada.

Prosiding Kongres Pancasila V 2013

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pancasila sebagai ideologi negara dan bangsa memiliki kesejarahannya sendiri. Sejak perumusan di BPUPKI hingga masa paska Reformasi, telah muncul berbagai tafsir dan penjabaran strategis atas nilai-nilai Pancasila. Pada masanya, tafsir Pancasila pernah terseret dalam pertentangan ideologis yang nyaris memecah belah bangsa, sebagaimana terjadi pada masa Konstituante hingga tragedi bangsa di tahun 1946/ Belajar dari konflik ideologi di masa sebelumnya, rezim Orde Baru kemudian mengedepankan pembangunan ekonomi dengan menekan secara kuat konflik-konflik ideologis dengan menggunakan jargon Pancasila dala sebagai azas tunggal. Lepas dari represi ideologis dengan tafsir tunggalnya, bangsa Indonesia masuk dalam euforia kebebasan, yang juga berimbas pada terpinggirkannya Pancasila dalam wacana kehidupan bernegara dan berbangsa. Bahkan sampai pada detik ini kemerdekaan yang kita peroleh masih bersifat "semu". Secara prinsipal, bangsa ini masih terjajah dalam semua bidang baik politik, pendidikan, ekonomi dan kebudayaan.

Tafsir (Qur'anic Exegesis)

2016 · Book · Koleksi Perpustakaan

Generation after generation of Muslim scholars have endeavoured to uncover the implications of the Qur’anic text through the science of Qur’anic exegesis (tafsir). This book traces the development of Qur’anic exegesis from its formative period in the first century hijri until the modern era. It offers a comprehensive discussion of the primary approaches to Qur’anic exegesis; namely, exegesis by traditions, literary exegesis, jurisprudential exegesis, theological exegesis, mystical exegesis, scientific exegesis, modern exegesis, and orientalist exegesis. It also discusses the requirements for an exegete and approaches to exegesis which are considered unacceptable, such as exegesis by personal opinion. This book is part of a series of translations from the Encyclopaedia of the World of Islam (EWI) which was originally compiled in Persian. Other entries from this encyclopaedia which are available in English include Hadith, Hawza-yi ‘Ilmiyya, History and Historiography, Muslim Organisations, Political Parties, Qur’anic Exegeses, and Sufism.