Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

INDAH SAPUTRI

2 karya publik ditemukan.

2026: 12021: 1

Pengaruh Kecukupan Modal, Pembiayaan Bermasalah dan Efisiensi Manajemen Terhadap Profitabilitas Pada PT Bank KB Bukopin Syariah Periode Tahun 2018-2025

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sovia Indah Saputri, NIM. 2230401115, dengan Judul Skripsi "Pengaruh Kecukupan Modal, Pembiayaan Bermasalah dan Efisiensi Manajemen Terhadap Profitabilitas Pada PT Bank KB Bukopin Syariah Periode Tahun 2018 - 2025". Program studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun akademik 2026. Masalah pokok penelitian adalah tingkat profitabilitas PT Bank KB Bukopin Syariah periode 2018 - 2025 masih berada dibawah standar yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecukupan modal yang diukur menggunakan rasio (CAR), pembiayaan bermasalah yang diukur menggunakan rasio Non Performing Financing (NPF) dan efisiensi manajemen yang diukur menggunakan rasio Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Profitabilitas yang diukur menggunakan rasio (ROA) pada PT Bank KB Bukopin Syariah periode 2018 - 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan analisis regresi linear berganda menggunakan data sekunder laporan triwulan sebanyak 32 observasi yang diolah melalui software EViews 13. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan, bahwa CAR tidak berpengaruh terhadap ROA, NPF berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA. Secara simultan, CAR, NPF, dan BOPO terbukti berpengaruh signifikan terhadap ROA bank dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 70,73%, sementara sisanya sebesar 29,27% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini. Hasil ini menegaskan pentingnya bank dalam menjaga efisiensi biaya operasional dan kualitas penyaluran aset guna mengoptimalkan profitabilitas lembaga keuangan syariah.

Prospek Usaha Pedagang Kaki Lima Nagari Saruaso Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar Dalam Perspektif Ekonomi Islam

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK INDAH SAPUTRI, NIM 1630403048, Judul skripsi : Prospek Usaha Pedagang Kaki Lima Nagari Saruaso Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar Dalam Perspektif Ekonomi Islam. Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Manajemen Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah masih kecilnya jumlah modal yang dimiliki oleh pedagang kurang larisnya barang yang mereka jual akibat pandemi civid-19, tempat yang tersedia tidak seimbang dengan jumlah pedagang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi masalah dan solusi terhadap masalah pedagang kaki lima Nagari Saruaso dan untuk mengetahui prospek usaha berdasarkan kiat bisnis para pedegang dan juga berdasarkan manajemen pihak pengelolaan pasar (pemerintah) pedagang kaki lima di Nagari Saruaso Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar perspektif ekonomi Islam. Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan (field research). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pedangang kaki lima yang berada di pasar Nagari Saruaso yang berjulamlah 60 orang. Sedangkan sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang dari jumlah populasi dengan menggunakan metode random sampling. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang penulis gunakan yaitu dengan data Reduksi Data dan Data Display. Hasil penelitian menunjukan bahwa, berdasarkan penelitian yang dilakukan, kondisi pedagang kaki lima cukup membantu kehidupan mereka, namun dari aspek prospek kedepan, para pedagang kaki lima kurang mengembirakan karena terjadinya status quo atau tidak berobah keadaan bisnis mereka kepada kondisi yang lebih baik karena usaha mereka tidak berkembang dan kurang mampu menjadi pedagang yang lebih besar. Solusinya agar pedangang kaki lima lebih berkembang pedang harus memiliki srataegi yang baik dan pemerintah sebaikanya memberikan tempat yang strategis untuk para pedagang kaki lima. Sedangkan dari aspek manajemen pemerintahan setempat belum nampak hasil yang mengembirakan dalam mengembangkan usaha para pedagang kaki lima, hal demikian karena kebanyakan pelaku pedagang kaki lima (15 orang atau 75%) sudah berdagang lebih dari 20 tahun dan mereka tetap sebagai pedagang kaki lima. Adapun dari aspek pandangan ekonomi Islam terhadap kondisi pedagang kaki lima di Nagari Saruaso, nampak bahwa sudah berdagang dengan benar secara keseluruhan (tidak melanggar aturan Islam secara mikro dan makro) kecuali pada aspek masih berhubungan dengan rentenir karena tidak adanya lembaga keuangan yang menawarkan pembiayaan secara Islami. Hasil pemberdayaan pemerintah setempat dalam memberdayakan pedagang kaki lima yang masih belum maksimal menunjukkan bahwa nilai ta'awun atau takaful (membantu pihak yang lemah) masih belum berhasil dengan baik.