Kolaborasi Guru Dengan Orang Tua Dalam Membina Akhlak Siswa di SMP Negeri 1 Rambatan
Iksan Habil Ramadhan, NIM 1930101075, judul skripsi: “Kolaborasi Guru Dengan Orang Tua Dalam Membina Akhlak Siswa DI SMP Negeri 1 Rambatan”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam Skripsi ini adalah kolaborasi guru dengan orang tua dalam membina Akhlak siswa di SMP Negeri 1 Rambatan. Tujuan pembahasan ini adalah untuk mengetahui kolaborasi guru dengan orang tua dalam membina akhlak terpuji siswa serta untuk mengetahui kolaborasi guru dengan orang tua dalam mencegah akhlak tercela siswa di SMP Negeri 1 Rambatan. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan pendekatan metode deskriptif kualitatif, yaitu suatu penelitian yang mengungkapkan kejadian-kejadian, fenomena dan data yang ada terjadi dilapangan, sebagaimana adanya sesuai dengan kenyataan yang ada ditempat penelitian lakukan. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan di lapangan dapat disimpulkan bahwa bentuk kolaborasi guru dengan orang tua dalam membina akhlak terpuji siswa serta dalam mencegah akhlak tercela siswa yakni dengan cara kolaborasi tim melalui group wa, surat menyurat atau surat panggilan, melalui telepon, mengadakan pertemuan dengan orang tua, kunjungan guru ke rumah siswa dan kunjungan orang tua siswa ke sekolah, adanya daftar nilai atau raport, mengadakan perayaan pesta sekolah atau pameran-pemeran hasil karya siswa, jadi dari sinilah guru dengan orang tua bisa melakukan kolaborasi dan saling berkomunikasi terkait membina akhlak siswa, baik itu akhlak siswa disekolah maupun akhlak siswa dirumah, maka dari itu guru dengan orang tua saling tukar menukar informasi dalam membina akhlak siswa, serta orang tua dan guru perlu mengawasi serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan anak kepada Allah dan memberikan contoh teladan yang baik ke anak. Jadi bentuk-bentuk akhlak terpuji yang dibina itu ada beberapa akhlak yaitu akhlak sabar artinya jiwanya yang kokoh atau jiwanya tidak tergoyahkan, akhlak jujur artinya memberitahukan atau menuturkan sesuatu kejadian yang sebenarnya sesuai dengan fakta, akhlak syukur artinya ungkapan rasa terimakasih dan pengakuan atas segala bentuk nikmat yang telah diberikan oleh Allah kepada kita, akhlak huznuzhan artinya berbaik sangka atau berfikir positif, akhlak ta’awun artinya saling tolong menolong terhadap sesama, dan akhlak tawakal artinya berserah diri kepada Allah. Sementara itu bentuk-bentuk akhlak tercela yang dicegah itu ada beberapa akhlak yaitu akhlak marah artinya ungkapan rasa emosional terhadap sesuatu, akhlak sombong artinya cuek atau membanggakan diri, akhlak adu domba artinya saling menyebarkan omongan yang berisi provokasi dan jahat, akhlak mengolok-olok artinya memandang rendah atau menertawakan seseorang, dan akhlak dusta artinya mengatakan yang tidak benar atau berbicara tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.