PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN KUMON PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS X SMAN 2 BATUSANGKAR
Helsa Warlina, NIM: 15300500021, Judul Skripsi “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Model Pembelajaran Kumon Pada Pembelajaran Matematika Kelas X SMAN 2 Batusangkar”, Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Batusangkar, 2022. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah terbatasnya sumber belajar yang dipakai peserta didik untuk mamahami materi dan kesulitan peserta didk dalam memahami konsep materi yang diajarkan oleh pendidik, serta kesulitan peserta didik dalam mengembangkan kemampuan individu dalam mengerjakan latihan soal. Adapun tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Model Pembelajaran Kumon pada Pembelajaran Matematika Kelas X SMAN 2 Batusangkar dalam memahami konsep, memotivasi peserta didik, dan mengembangkan kemampuan peserta didik dlam mengerjakan latihan soal, serta untuk memperoleh data apakah karakteristik LKPD berbasis model pembelajaran kumon yang diperoleh sudah memenuhi kriteria valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan(research and development) yang terdiri atas 3 tahap, yaitu : (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi dilapangan, tahap ini dilakukan dengan cara wawancara dengan guru, wawancara dengan peserta didik, menganalisis sumber belajar, analisis RPP, dan meriview literatur tentang LKPD (2) tahap design, digunakan untuk merancang design LKPD berbasis model pembelajaran dan (3) tahap develop, digunakan untuk melihat validitas dan praktikalitas dari produk. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah analisis validitas dan analisis praktikalitas. Sedangkan instrumen yang digunakan adalah lembar validasi produk dan lembar angket respon peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik dari LKPD berbasis model pembelajaran kumon yang dirancang telah valid dan praktis. Hasil uji validitas LKPD yang diperoleh adalah 73% kategori valid. Sementara hasil praktikalitas adalah 76%