Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

GIVA AFRIANTI

1 karya publik ditemukan.

2025: 1

HUBUNGAN KECERDASAN EMOSI DENGAN KEPUASAN PERNIKAHAN PADA ISTRI YANG BEKERJA DI TABEK BOTO JORONG BARINGIN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Giva Afrianti, NIM : 2030306022, Judul Skripsi : “Hubungan Kecerdasan Emosi dengan Kepuasan Pernikahan pada Istri yang Bekerja di Tabek Boto, Jorong Baringin”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang diamati oleh peneliti, yaitu di Tabek Boto, Jorong Baringin mengenai kecerdasan emosi pada istri yang bekerja terhadap kepuasan pernikahan yang dirasakan oleh istri tersebut. Pasangan suami istri selalu membicarakan hal apa saja dalam hubungannya agar tidak adanya konflik atau pertikaian dalam rumah tangga, namun tidak pernah membicarakan hal mengenai perceraian. Hal ini akan berdampak terhadap kepuasan pernikahan suami istri. Suami istri akan merasa puas dalam pernikahan apabila memiliki kecerdasan emosi yang baik. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kecerdasan emosi dengan kepuasan pernikahan pada istri yang bekerja di Tabek Boto, Jorong Baringin. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 98 orang. Teknik pengambilan sampel adalah menggunakan teknik total sampling dengan sampel sebanyak 98 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Skala Likert dengan menggunakan instrumen penelitian skala kecerdasan emosi dan skala kepuasan pernikahan. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi pearson product moment. Hasil penelitian didapat bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, karena kedua variabel memiliki nilai signifikan sebesar 0,0000,05 dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,600 sehingga dapat dikatakan bahwa kedua variabel memiliki hubungan yang positif dengan tingkat hubungan kuat. Artinya semakin tinggi kecerdasan emosi maka semakin tinggi tingkat kepuasan pernikahan begitu juga sebaliknya semakin rendah kecerdasan emosi maka semakun rendah juga tingkat kepuasan pernikahan.