Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Penanaman Modal Asing Di Indonesia
Fella. Nim 2230402022. Judul Skripsi “Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Penanaman Modal Asing”. Program S1 Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah dalam penelitian ini adalah PMA dapat meningkatkan pembentukan modal, menciptakan lapangan kerja, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya baru. Masuknya PMA dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal, terutama inflasi, nilai tukar, dan pertumbuhan ekonomi. Inflasi mencerminkan kenaikan harga secara umum dan berkelanjutan, sementara nilai tukar menjadi indikator penting kestabilan ekonomi dan daya saing suatu negara. Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang baik menunjukkan meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan cenderung menarik investasi asing. Namun, dalam praktiknya hubungan antara inflasi, nilai tukar, pertumbuhan ekonomi, dan PMA tidak selalu sesuai dengan teori, karena terdapat periode tertentu di mana pergerakan variabel-variabel tersebut menunjukkan hubungan yang berfluktuasi. Kondisi ini menjadi dasar penting untuk meneliti pengaruh inflasi, nilai tukar, dan pertumbuhan ekonomi terhadap penanaman modal asing di Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data sekunder berupa data time series diperoleh dari World Bank dan Badan Pusat Statistik (BPS). Variabel independen dalam penelitian ini adalah inflasi, nilai tukar dan pertumbuhan ekonomi, sedangkan variabel dependennya adalah penanaman modal asing. Metode yang digunakan adalah metode analisis linear berganda untuk mengetahui apakah variabel bebas mempengaruhi variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap penanaman modal asing di Indonesia, Nilai Tukar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Penanaman Modal Asing di Indonesia, sedangkan pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap penanaman modal asing di Indonesia.